Bupati Bener Meriah Dukung Penuh Pembangunan Gedung Baru RRI Rimba Raya - Nota Perhitungan Anggaran 2018 Disetujui Seluruh Fraksi DPRK Bener Meriah - PNS Bener Meriah Dilarang Pakai LPG 3 Kg - Plt. Sekda Bener Meriah, Sambut Kedatangan SCAE dan SCAI - Lokakarya Evaluasi Pelaksanaan Peraturan Bupati Dan Penyusunan Model Pelayanan Kesehatan Ibu Dan Anak Serta Gizi - Pembangunan Jalan Samarkilang Lanjut - Bener Meriah Juara Stand PIPMG 2019 Terbaik se-Aceh - PIPMG Tahun 2019 Bener Meriah Berakhir dan Ditutup Plt. Gubernur Aceh - Rapat Koordinasi (Rakor) DPMG se-Aceh Digelar Di Bener Meriah - Diskominfo Aceh dan Bener Meriah Mengadakan Kegiatan Jaring Opini - Tim TP-PKK Aceh dan Bener Meriah Tinjau Pengobatan Gratis di Kecamatan Mesidah - Ketua TP-PKK Kabupaten Bener Meriah Buka Lomba Desain Fashion Berbasis Etnic Aceh - Peletakan Batu Pertama Pasar Rakyat di Tingkem, Bener Meriah - Alat Penarik Air Secara Manual Buatan Joko Dipamerkan di PIPMG Bener Meriah - Salmah, Si Pengembang Alat Recycle Sampah Jadi BBM dari Bener Meriah -

Kopi Kelas Dunia “Wine”, Temani Peserta Pelatihan Jurnalistik Diskominfo Bener Meriah

11-07-2019 10:34:33

Redelong- Kopi arabika gayo merupakan kopi berkualitas dunia. Di antara kopi kelas dunia ini, terdapat kopi arabika gayo varian wine.

Kopi yang diracik khusus, penuh kesabaran, mendapatkanya harus melalui tetesan. Harganya lebih mahal bila dibandingkan espresso. Aroma dan cita rasanya, berbeda dengan espresso.

Kopi kualitas dunia itu justru dinikmati oleh peserta pelatihan jurnalistik yang diselenggarakan Diskominfo Bener Meriah.

"Pak silakan dinikmati rasanya, kopi ini saya racik sendiri,” sebut Taufiq, peserta pelatihan jurnalistik, Rabu (10/7/2019), sambil menyuguhkan satu sloki arabika wina kepada pemateri jurnalistik, Bahtiar Gayo. 

Mendapat suguhan kopi berkelas dunia ini, wartawan senior di Gayo Lut ini sempat terkejut. Dia sempat memperhatikan peserta lainnya, saat beristirahat menikmati kopi wine dalam sloki gelas. 

“Terima kasih, siapa yang buat?” tanya sang pemateri sambil melepaskan senyum. 

“Saya sendiri yang meraciknya, kebetulan saya barista,” sebut Taufiq yang menjadi utusan Kampung Rembune, Kecamata  Timang Gajah dalam pelatihan Website dan jurnalistik gampong untuk Kabupaten Bener Meriah. 

"Kami terbiasa meminum kopi wine,” sebut Mawardi, peserta lainnya yang ikut menikmati wine itu.*(dialeksis.com/baga/fa)