Bupati Sarkawi Antar Tugas Camat Syiah Utama - Pekan Inovasi Kampung Se-Aceh akan Digelar di Bener Meriah - Masyarakat dan Pemkab Bener Meriah Bersama Pawai Takbiran dengan Mobil Hias - Meriahkan Pawai Takbiran, Pemkab Bener Meriah Gelar Lomba Dekorasi Mobil Hias - Pemkab Bener Meriah Peringati Hari Lahir Pancasila - Bupati Bener Meriah Buka Pemilihan Calon Anggota MPU Tingkat Kabupaten - Rayakan Kelulusan Siswa Siswi SMA Negeri 1 Bandar Berbagi Takjil - Camat Bandar Serahkan Donasi Ratusan Juta untuk Palestina - Komunitas TBP Menyerahkan Donasi Untuk Palestina - Baitul Mal Bener Meriah Salurkan Bantuan Dana Pada 1500 Fakir Dan Miskin - Bupati dan Disperindag Bener Meriah Sidak Sejumlah Swalayan dan Toko Grosir - Harga Kopi Turun, Pemkab Bener Meriah Gelar Rapat Koordinasi - Peduli Palestina, Pemuda Karang Taruna Wih Pesam Bener Meriah Serahkan Bantuan - Tutup Kegiatan Pesantren Ramadhan, SDIT Asy-Syifa Bener Meriah Bagi-Bagi Takjil - Pada Minggu Ketiga Ramadhan, Pemkab Bener Meriah Santuni 2100 Anak Yatim Piatu -

Dinas Pendidikan Kabupaten Bener Meriah Bakal Gelar Pasantren Kilat

10-05-2019 09:40:12

Redelong- Dalam upaya meningkatkan pemahaman keagamaan Islam, pada Bulan Ramadan 1440 H, Dinas Pendidikan Kabupaten Bener Meriah akan laksanakan kegiatan Pesantren kilat bagi pelajar tingkat SD dan SMP.

"Kegiatan Pesantren kilat tersebut, direncanakan akan dilaksanakan pada minggu kedua bulan Ramadan selama dua Minggu," Kata Kepala Dinas Pendidikan Bener Meriah, Drs. Rayendra, saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Selasa (07/05/19).

Menurut Rayendra,  terkait materi dalam  kegiatan pelaksanaan Pesantren kilat, untuk SD akan kita arahkan mempelajari tentang  Penyempurnaan Pelaksanaan Sholat. Sedangkan untuk SMP, materinya kita akan tekankan perihal pelaksanaan fardu kifayah.

"Untuk tingkat SMP kenapa kita mengambil materi syar'i tentang fardhu kifayah. Di samping agar mereka tau bagaimana tata cara memandikan jenazah, termasuk do'a sakaratul maut, mengkhafankan jenazah, mensholatkan, dan menguburkan jenazah. Juga agar para pelajar tersebut ingat tentang kematian sejak dini.

"Pertimbangan lainnya, fardu kifayah  itu telah menjadi kebutuhan, dan menjadi keluhan para orang tua dan  masyarakat,  karena masih banyak yang tidak paham dengan pelaksanaan fardhu kifayah," ungkap Rayendra.

"Begitu juga dengan SD," tambah Rayendra. "Agar mereka mempelajari bukan hanya tentang tatacara sholat, namun memberikan pemahaman para pelajar bahwa sholat itu adalah merupakan  kebutuhan manusia untuk lebih dekat dan beriman kepada Allah SWT."

Bahkan menurut Rayendra, untuk sekolah tingkat SMP, pada tahun ajaran baru nanti, materi tersebut akan diperlombakan. Untuk itu setiap sekolah akan dibentuk tim perlombaan tentang fardhu kifayah.

Melalui kegiatan seperti ini  sesuai dengan penekanan program prioritas pendidikan, yang pertama untuk penguatan karakter peserta didik, peningkatan kapasitas guru, dan ketersediaan sarana dan prasarana pendidikan, serta keempat memperkuat budaya dalam artian budaya kemitraan antara guru dengan orang tua wali murid, dan itu yang merupakan penekanan paling utamanya, terang Rayendra.

Rayendra sangat optimis sebanyak 600 pelajar SMP akan paham dengan fardhu kifayah. "Karena setiap sekolah SMP akan dibentuk tim perlombaan fardhu kifayah minimal 15 orang dan maksimal 20 orang. Kalau 40 sekolah saja dikali 15 peserta didik,  maka sebanyak 600 orang akan  paham fardhu kifayah."

"Apalagi pada kegiatan pesentren kilat ini, kan setiap murid diharapkan mengikutinya bisa jadi lebih dari 600 yang akan paham hal itu," ucap Kadis Pendidikan Bener Meriah itu.

Selama kegiatan ini berlangsung, Rayendra juga sudah membentuk tim monitoring agar kegiatan ini menjadi semakin efektif.

"Tim monitoring itu sendiri adalah masing-masing kepala sekolah yang akan diroker. Itu akan menjadi sebuah kompetisi antar-sekolah," kata Rayendra.* (diskominfo-bm/gn&fa)


 
 
 
 
Facebook Fans Page