Bupati Bener Meriah Dukung Penuh Pembangunan Gedung Baru RRI Rimba Raya - Nota Perhitungan Anggaran 2018 Disetujui Seluruh Fraksi DPRK Bener Meriah - PNS Bener Meriah Dilarang Pakai LPG 3 Kg - Plt. Sekda Bener Meriah, Sambut Kedatangan SCAE dan SCAI - Lokakarya Evaluasi Pelaksanaan Peraturan Bupati Dan Penyusunan Model Pelayanan Kesehatan Ibu Dan Anak Serta Gizi - Pembangunan Jalan Samarkilang Lanjut - Bener Meriah Juara Stand PIPMG 2019 Terbaik se-Aceh - PIPMG Tahun 2019 Bener Meriah Berakhir dan Ditutup Plt. Gubernur Aceh - Rapat Koordinasi (Rakor) DPMG se-Aceh Digelar Di Bener Meriah - Diskominfo Aceh dan Bener Meriah Mengadakan Kegiatan Jaring Opini - Tim TP-PKK Aceh dan Bener Meriah Tinjau Pengobatan Gratis di Kecamatan Mesidah - Ketua TP-PKK Kabupaten Bener Meriah Buka Lomba Desain Fashion Berbasis Etnic Aceh - Peletakan Batu Pertama Pasar Rakyat di Tingkem, Bener Meriah - Alat Penarik Air Secara Manual Buatan Joko Dipamerkan di PIPMG Bener Meriah - Salmah, Si Pengembang Alat Recycle Sampah Jadi BBM dari Bener Meriah -

Kominfo Bener Meriah Koordinasi ke kemenlu RI Tentang Rekaman Radio Rimba Raya

01-04-2019 10:06:04

KBRN, Redelong: Pemerintah Kabupaten Bener Meriah melalui Dinas Komunikasi dan Informasi melakukan koordinasi ke kementerian luar negeri terkait hasil penelusuran rekaman Radio Rimba Raya yang menyatakan Indonesia masih ada tersimpan di india saat agresi militer belanda ke 2 tahun  (1948).

Kepala dinas Kominfo Bener meriah Irmansyah kepada RRI mengatakan hasil pertemuanya melalui direktur Asia Selatan dan Tengah Ferdi Piay serta Wuri yang menangani India menyampaikan akan menelusuri dan menindak lanjuti melalui pihak KBRI yang ada India.

“Pihak Kementerian luar Negeri menyampaikan melalui Bapak Direktur Asia Selatan dan Tengah serta Wuri yang menangani india menyampaikan akan segera menenulusuri dan menindaklanjuti melalui pihak KBRI yang ada India.” Jelas Irman, Sabtu (30/3/2019). Dikatakan koordinasi yang dilakukan tersebut  bersama tim pengembangan kawasan Gayo-Alas Kementerian koordinator bidang pembangunan manusia Yusradi Usman Al-Gayoni.

Ia berharap kemenlu dan KBRI segera menindak lanjuti apa yang disampaikan oleh Direktur All India Radio kepada perwakilan RRI pada saat ABU Dance Festival 2019 lalu dikarenakan rekaman tersebut merupakan bukti sejarah penting bagi republik Indonesia.

 

Sumber : rri.co.id