Tutup Kegiatan Pesantren Ramadhan, SDIT Asy-Syifa Bener Meriah Bagi-Bagi Takjil - Pada Minggu Ketiga Ramadhan, Pemkab Bener Meriah Santuni 2100 Anak Yatim Piatu - Produktif Meningkatkan Panen, Kelompok Tani GG TANI Bale Purnama, Dapat Bantuan Becak Barang - Calon Anggota MPU Bener Meriah Dites Kemampuan Baca dan Paham Kitab Kuning - SDIT Asy- Syifa Bener Meriah Gelar Pesantren Ramadhan - SMA Negeri 1 Permata dan MAN 1 Bener Meriah Akan Ikut Lomba Sekolah Adiwiyata Tingkat Aceh - Terpilih Sebagai Kampung Terbaik, Kampung Sumber Jaya Wakili Bener Meriah ke Tingkat Provinsi Aceh - Pemkab Bener Meriah Safari Ramadhan Tiap Masjid Kecamatan - Mengapa Faul LIDA 2019 Diberi Umrah Gratis Oleh Pemkab Bener Meriah? - Camat Bandar Turun Ke Jalan Untuk Galang Dana Bantu Palestina - Pelajar Bener Meriah Dihimbau Jangan Rayakan Kelulusan Dengan Aksi Coret-Coret dan Konvoi - Dinas Pendidikan Kabupaten Bener Meriah Bakal Gelar Pasantren Kilat - Bupati Bener Meriah Nobatkan Faul Sebagai Duta Budaya - Wakil Dubes Australia Tatap Muka dengan Kampung Binaan Kompak di Bener Meriah - Wakil Dubes Australia Kunjungi Kabupaten Bener Meriah -

Kominfo Bener Meriah Koordinasi ke kemenlu RI Tentang Rekaman Radio Rimba Raya

01-04-2019 10:06:04

KBRN, Redelong: Pemerintah Kabupaten Bener Meriah melalui Dinas Komunikasi dan Informasi melakukan koordinasi ke kementerian luar negeri terkait hasil penelusuran rekaman Radio Rimba Raya yang menyatakan Indonesia masih ada tersimpan di india saat agresi militer belanda ke 2 tahun  (1948).

Kepala dinas Kominfo Bener meriah Irmansyah kepada RRI mengatakan hasil pertemuanya melalui direktur Asia Selatan dan Tengah Ferdi Piay serta Wuri yang menangani India menyampaikan akan menelusuri dan menindak lanjuti melalui pihak KBRI yang ada India.

“Pihak Kementerian luar Negeri menyampaikan melalui Bapak Direktur Asia Selatan dan Tengah serta Wuri yang menangani india menyampaikan akan segera menenulusuri dan menindaklanjuti melalui pihak KBRI yang ada India.” Jelas Irman, Sabtu (30/3/2019). Dikatakan koordinasi yang dilakukan tersebut  bersama tim pengembangan kawasan Gayo-Alas Kementerian koordinator bidang pembangunan manusia Yusradi Usman Al-Gayoni.

Ia berharap kemenlu dan KBRI segera menindak lanjuti apa yang disampaikan oleh Direktur All India Radio kepada perwakilan RRI pada saat ABU Dance Festival 2019 lalu dikarenakan rekaman tersebut merupakan bukti sejarah penting bagi republik Indonesia.

 

Sumber : rri.co.id

 


 
 
 
 
Facebook Fans Page