Kapusdiklat Kemenkominfo RI Temu Wicara Bersama Diskominfo Bener Meriah - Kakan Kemenag Bener Meriah Hadiri Peringatan Isra’ Mi’raj 1440 H Di Masjid Agung Babussalam - Kominfo Bener Meriah Koordinasi ke kemenlu RI Tentang Rekaman Radio Rimba Raya - Dokumen Rekaman Radio Rimba Raya Masih Tersimpan di Arsip Nasional India - Pemkab Bener Meriah Minta Kemenlu RI Telusuri Dokumen Rekaman Siaran Radio Rimba Raya di India - Perangkat Radio Rimba Raya Saat Ini Ada Di Museum TNI AD Yogyakarta, Radio Penyelamat Indonesia - Begini Kisah Pemancar Radio Rimba Raya Yang Diselundupkan Dari Malaya - Perangkat Radio Rimba Raya Pernah Dibawa ke Cot Gue Sebelum Akhirnya Dikirim ke Gayo - Bener Meriah Gelar Forum SKPK - Majelis Zikrullah Bener Meriah Beri Santunan Kepada 1500 Anak Yatim - Plt. Bupati Sambut Kepulangan Sanggar Bener Meriah dari India - Diseminasi Posyandu Terintegrasi Untuk Tim Penggerak PKK Kampung Tahun 2019 di Bener Meriah - BPBD Bener Meriah Berikan Edukasi Kebencanaan Kepada Anak Usia Dini - Plt Bupati Bener Meriah Serahkan Bantuan Pinjam Pakai Mesin Pengolah Kopi - Jelang Technical Metting, Masih Sempat Latihan -

Kominfo Bener Meriah Koordinasi ke kemenlu RI Tentang Rekaman Radio Rimba Raya

01-04-2019 10:06:04

KBRN, Redelong: Pemerintah Kabupaten Bener Meriah melalui Dinas Komunikasi dan Informasi melakukan koordinasi ke kementerian luar negeri terkait hasil penelusuran rekaman Radio Rimba Raya yang menyatakan Indonesia masih ada tersimpan di india saat agresi militer belanda ke 2 tahun  (1948).

Kepala dinas Kominfo Bener meriah Irmansyah kepada RRI mengatakan hasil pertemuanya melalui direktur Asia Selatan dan Tengah Ferdi Piay serta Wuri yang menangani India menyampaikan akan menelusuri dan menindak lanjuti melalui pihak KBRI yang ada India.

“Pihak Kementerian luar Negeri menyampaikan melalui Bapak Direktur Asia Selatan dan Tengah serta Wuri yang menangani india menyampaikan akan segera menenulusuri dan menindaklanjuti melalui pihak KBRI yang ada India.” Jelas Irman, Sabtu (30/3/2019). Dikatakan koordinasi yang dilakukan tersebut  bersama tim pengembangan kawasan Gayo-Alas Kementerian koordinator bidang pembangunan manusia Yusradi Usman Al-Gayoni.

Ia berharap kemenlu dan KBRI segera menindak lanjuti apa yang disampaikan oleh Direktur All India Radio kepada perwakilan RRI pada saat ABU Dance Festival 2019 lalu dikarenakan rekaman tersebut merupakan bukti sejarah penting bagi republik Indonesia.

 

Sumber : rri.co.id

 


 
 
 
 
Facebook Fans Page