Tutup Kegiatan Pesantren Ramadhan, SDIT Asy-Syifa Bener Meriah Bagi-Bagi Takjil - Pada Minggu Ketiga Ramadhan, Pemkab Bener Meriah Santuni 2100 Anak Yatim Piatu - Produktif Meningkatkan Panen, Kelompok Tani GG TANI Bale Purnama, Dapat Bantuan Becak Barang - Calon Anggota MPU Bener Meriah Dites Kemampuan Baca dan Paham Kitab Kuning - SDIT Asy- Syifa Bener Meriah Gelar Pesantren Ramadhan - SMA Negeri 1 Permata dan MAN 1 Bener Meriah Akan Ikut Lomba Sekolah Adiwiyata Tingkat Aceh - Terpilih Sebagai Kampung Terbaik, Kampung Sumber Jaya Wakili Bener Meriah ke Tingkat Provinsi Aceh - Pemkab Bener Meriah Safari Ramadhan Tiap Masjid Kecamatan - Mengapa Faul LIDA 2019 Diberi Umrah Gratis Oleh Pemkab Bener Meriah? - Camat Bandar Turun Ke Jalan Untuk Galang Dana Bantu Palestina - Pelajar Bener Meriah Dihimbau Jangan Rayakan Kelulusan Dengan Aksi Coret-Coret dan Konvoi - Dinas Pendidikan Kabupaten Bener Meriah Bakal Gelar Pasantren Kilat - Bupati Bener Meriah Nobatkan Faul Sebagai Duta Budaya - Wakil Dubes Australia Tatap Muka dengan Kampung Binaan Kompak di Bener Meriah - Wakil Dubes Australia Kunjungi Kabupaten Bener Meriah -

Pemkab Bener Meriah Minta Kemenlu RI Telusuri Dokumen Rekaman Siaran Radio Rimba Raya di India

01-04-2019 09:39:08

JAKARTA - Pemerintah Kabupaten Bener Meriah mengharapkan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu RI) tindak lanjuti informasi keberadaan dokumen rekaman Radio Rimba Raya di Arsip Asional India. Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Bener Meriah, Irmansyah secara khusus menyampaikan hal itu kepada Direktur Asia Selatan dan Tengah Kementerian Luar Negeri RI Ferdy Piay, yang didampingi Wuri, Kasubdit yang menangani India pada Kemenlu RI.

Irmansyah datang ke Kemenlu, Jumat (29/3/2019) bersama Anggota Tim Pengembangan Kawasan Dataran Tinggi Gayo Alas Yusradi Usman Al Gayoni.

"Dokuemen siaran Radio Rimba Raya itu sangat besar artinya bagi perjalanan sejarah berbangsa dan bernegara kita. Kita ingin dokumen itu bisa kita bawa ke Indonesia. Kemenlu punya jaringan melalui Kedutaan Besar Indonesia di New Delhi, bisa melakukan pendekatan antarnegara," ujar Irmansyah.

Informasi kepastian keberadaan rekaman suara Radio Rimba Raya itu berada di Arsip Nasional India, disampaikan oleh Director General All India Radio, Fayyaz Sheheyar, saat bertemu dengan Perwakilan Radio Republik Indonesia (RRI), Agus Sukoyo dan Agung Prasetya Umar dalam acara  International Dance Festival 2019 di India yang diikuti lembaga penyiaran Asia Pasific.(*)

 

Sumber : aceh.tribunnews.com


 


 
 
 
 
Facebook Fans Page