Bupati Bener Meriah Dukung Penuh Pembangunan Gedung Baru RRI Rimba Raya - Nota Perhitungan Anggaran 2018 Disetujui Seluruh Fraksi DPRK Bener Meriah - PNS Bener Meriah Dilarang Pakai LPG 3 Kg - Plt. Sekda Bener Meriah, Sambut Kedatangan SCAE dan SCAI - Lokakarya Evaluasi Pelaksanaan Peraturan Bupati Dan Penyusunan Model Pelayanan Kesehatan Ibu Dan Anak Serta Gizi - Pembangunan Jalan Samarkilang Lanjut - Bener Meriah Juara Stand PIPMG 2019 Terbaik se-Aceh - PIPMG Tahun 2019 Bener Meriah Berakhir dan Ditutup Plt. Gubernur Aceh - Rapat Koordinasi (Rakor) DPMG se-Aceh Digelar Di Bener Meriah - Diskominfo Aceh dan Bener Meriah Mengadakan Kegiatan Jaring Opini - Tim TP-PKK Aceh dan Bener Meriah Tinjau Pengobatan Gratis di Kecamatan Mesidah - Ketua TP-PKK Kabupaten Bener Meriah Buka Lomba Desain Fashion Berbasis Etnic Aceh - Peletakan Batu Pertama Pasar Rakyat di Tingkem, Bener Meriah - Alat Penarik Air Secara Manual Buatan Joko Dipamerkan di PIPMG Bener Meriah - Salmah, Si Pengembang Alat Recycle Sampah Jadi BBM dari Bener Meriah -

Deliniasi Batas Desa Kecamatan Permata

17-06-2019 14:40:31

Berdasarkan Dokumen DPA-SKPD Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Nomor 59/4.02.1.1/DPA-SKPD/2019 Tanggal 02 Januari 2019 salah satu program yang akan dilaksanakan adalah program perencanaan Tata Ruang dengan Kegiatan Survey Batas Desa. Kegiatan Survey Batas Desa pada Tahun Anggaran 2019 ini Akan dilaksanakan Untuk penyelesaian batas-batas desa indikatif di 3 (tiga) kecamatan yaitu Permata, Mesidah, dan Syiah Utama.

Sejak 2013, Bappeda Bener Meriah telah memulai mendeliniasi batas-batas kampung yang ada di Bener Meriah. Hingga tahun 2018, telahselesai deliniasi batas kampung di tujuh kecamatan. Deliniasi batas-batas kampung hanya untuk menunjukkan batas-batas indikatif sebuah kampung tanpa upaya pengesahan atau definitif, dikarenakan itu merupakan domain urusan atau didang pemerintahan. Kendala yang dihadapi tentu saja ada, salah satunya adalah persepsi sebuah kampung yang berbeda dengan persepsi kampung yang berbatasan. Penyebab adalah kepemilikan lahan oleh pribadi. Lahan pribadi ini sering menjadi acuan masyarakat untuk penentuan batas wilayahnya. Ini sering menyulitkan penyelesaian batas administrasi.

Pada tahun ini, Bappeda kembali melaksanakan deliniasi batas kampung di tiga kecamatan. Kecamatan pertama yang dipilih adalah Kecamatan Permata. Sebuah kecamatan di sebelah utara Bener Meriah yang berbatasan dengan Kabupaten Aceh Utara. Metode deliniasi yang dilaksanakan berbeda dari tujuh kecamatan lainnya, yang menggunakan survey lapangan secara penuh. Kali ini cukup dengan metode kartografis. Semua pihak cukup duduk di atas meja di depan layar komputer dengan media citra satelit sebagai basis data. Pihak kampung cukup mengarahkan batas kampung mereka termasuk wilayah hutan bila memang memiliki. 

Kegiatan yang sudah di laksanakan pada hari kamis tanggal 13 Juni 2019 di Aula lantai dua BAPPEDA  untuk Kecamatan Permata terdapat 27 kampung namun yang baru terselesaikan baru 12 kampung. Diharapkan nantinya dapat digunakan sebagai gambaran dan acuan data sementara. Dan sementara itu bagi 15 kampung yang belum menyelesaikan kegiatan ini diharapkan dapat segera berhadir agar ketersedian data batas desa di kecamatan terpenuhi dan dapat digunakan sebagai mana tersebut di atas.

Hingga deliniasi batas ini selesai dilaksakan untuk 12 Kampung, belum didapati adanya beda persepsi antar kampung sehingga membuat data lapangan menjadi overlapping (tumpang tindih). Tidak terjadinya overlapping lahan atau wilayah akan memudahkan proses pendefinisian batas kampung itu sendiri.

Writen and photo by Abdul Basith

Edited by editor