Pemkab Bener Meriah Jalin Kerjasama dengan UGM Yogyakarta - Bupati Sarkawi Antar Tugas Camat Syiah Utama - Pekan Inovasi Kampung Se-Aceh akan Digelar di Bener Meriah - Masyarakat dan Pemkab Bener Meriah Bersama Pawai Takbiran dengan Mobil Hias - Meriahkan Pawai Takbiran, Pemkab Bener Meriah Gelar Lomba Dekorasi Mobil Hias - Pemkab Bener Meriah Peringati Hari Lahir Pancasila - Bupati Bener Meriah Buka Pemilihan Calon Anggota MPU Tingkat Kabupaten - Rayakan Kelulusan Siswa Siswi SMA Negeri 1 Bandar Berbagi Takjil - Camat Bandar Serahkan Donasi Ratusan Juta untuk Palestina - Komunitas TBP Menyerahkan Donasi Untuk Palestina - Baitul Mal Bener Meriah Salurkan Bantuan Dana Pada 1500 Fakir Dan Miskin - Bupati dan Disperindag Bener Meriah Sidak Sejumlah Swalayan dan Toko Grosir - Harga Kopi Turun, Pemkab Bener Meriah Gelar Rapat Koordinasi - Peduli Palestina, Pemuda Karang Taruna Wih Pesam Bener Meriah Serahkan Bantuan - Tutup Kegiatan Pesantren Ramadhan, SDIT Asy-Syifa Bener Meriah Bagi-Bagi Takjil -

Minat Petani Milenial Meningkat Tajam Menjadi 1.237 %

08-02-2019 14:58:59

JAKARTA: Minat petani milenial yang mendaftar di Politeknik Pembangunan Pertanian (POBANGTAN) meningkat tajam 12 kali lipat atau 1.237 %. Sejak 2013, pendaftar milenial berjumlah 980 di Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian (STPP --kini bertransformasi menjadi  POBANGTAN) terus meningkat tajam menjadi 13.111 pada tahun 2018.

Data ini seperti disampaikan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Kementerian Pertanian (Kementan), Momon Rusmono, pada konferensi pers yang digelar di Kantor Pusat Kementan, Senin (26/11) dan juga tertuang dalam laporan tertulis Kementan RI "Kinerja Pembangunan Pertanian 2015-2018".

Disampaikan juga, kelulusan petani milenial meningkat tajam 107 % dari 977 lulusan sejak tahun 2011-2014 menjadi 2.026 lulusan pada tahun 2015--2018.

POLBANGTAN mempunyai misi untuk mencetak milenial tani profesional yang mampu menciptakan lapangan pekerjaan baru dan memiliki sertifikasi internasional. Ke depan, Momon, menambahkan Kementan terus mencetak SDM Pertanian yang mandiri, profesional dan berdaya saing. Kementan terus meningkatkan pembangunan sektor pertanian guna tercapainya Indonesia menjadi Lumbung Pangan Dunia 2045.*( fa).

referensi: pertanian.go.id dan jpnn.com


 
 
 
 
Facebook Fans Page