Kapusdiklat Kemenkominfo RI Temu Wicara Bersama Diskominfo Bener Meriah - Kakan Kemenag Bener Meriah Hadiri Peringatan Isra’ Mi’raj 1440 H Di Masjid Agung Babussalam - Kominfo Bener Meriah Koordinasi ke kemenlu RI Tentang Rekaman Radio Rimba Raya - Dokumen Rekaman Radio Rimba Raya Masih Tersimpan di Arsip Nasional India - Pemkab Bener Meriah Minta Kemenlu RI Telusuri Dokumen Rekaman Siaran Radio Rimba Raya di India - Perangkat Radio Rimba Raya Saat Ini Ada Di Museum TNI AD Yogyakarta, Radio Penyelamat Indonesia - Begini Kisah Pemancar Radio Rimba Raya Yang Diselundupkan Dari Malaya - Perangkat Radio Rimba Raya Pernah Dibawa ke Cot Gue Sebelum Akhirnya Dikirim ke Gayo - Bener Meriah Gelar Forum SKPK - Majelis Zikrullah Bener Meriah Beri Santunan Kepada 1500 Anak Yatim - Plt. Bupati Sambut Kepulangan Sanggar Bener Meriah dari India - Diseminasi Posyandu Terintegrasi Untuk Tim Penggerak PKK Kampung Tahun 2019 di Bener Meriah - BPBD Bener Meriah Berikan Edukasi Kebencanaan Kepada Anak Usia Dini - Plt Bupati Bener Meriah Serahkan Bantuan Pinjam Pakai Mesin Pengolah Kopi - Jelang Technical Metting, Masih Sempat Latihan -

Minat Petani Milenial Meningkat Tajam Menjadi 1.237 %

08-02-2019 14:58:59

JAKARTA: Minat petani milenial yang mendaftar di Politeknik Pembangunan Pertanian (POBANGTAN) meningkat tajam 12 kali lipat atau 1.237 %. Sejak 2013, pendaftar milenial berjumlah 980 di Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian (STPP --kini bertransformasi menjadi  POBANGTAN) terus meningkat tajam menjadi 13.111 pada tahun 2018.

Data ini seperti disampaikan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Kementerian Pertanian (Kementan), Momon Rusmono, pada konferensi pers yang digelar di Kantor Pusat Kementan, Senin (26/11) dan juga tertuang dalam laporan tertulis Kementan RI "Kinerja Pembangunan Pertanian 2015-2018".

Disampaikan juga, kelulusan petani milenial meningkat tajam 107 % dari 977 lulusan sejak tahun 2011-2014 menjadi 2.026 lulusan pada tahun 2015--2018.

POLBANGTAN mempunyai misi untuk mencetak milenial tani profesional yang mampu menciptakan lapangan pekerjaan baru dan memiliki sertifikasi internasional. Ke depan, Momon, menambahkan Kementan terus mencetak SDM Pertanian yang mandiri, profesional dan berdaya saing. Kementan terus meningkatkan pembangunan sektor pertanian guna tercapainya Indonesia menjadi Lumbung Pangan Dunia 2045.*( fa).

referensi: pertanian.go.id dan jpnn.com


 
 
 
 
Facebook Fans Page