Kapusdiklat Kemenkominfo RI Temu Wicara Bersama Diskominfo Bener Meriah - Kakan Kemenag Bener Meriah Hadiri Peringatan Isra’ Mi’raj 1440 H Di Masjid Agung Babussalam - Kominfo Bener Meriah Koordinasi ke kemenlu RI Tentang Rekaman Radio Rimba Raya - Dokumen Rekaman Radio Rimba Raya Masih Tersimpan di Arsip Nasional India - Pemkab Bener Meriah Minta Kemenlu RI Telusuri Dokumen Rekaman Siaran Radio Rimba Raya di India - Perangkat Radio Rimba Raya Saat Ini Ada Di Museum TNI AD Yogyakarta, Radio Penyelamat Indonesia - Begini Kisah Pemancar Radio Rimba Raya Yang Diselundupkan Dari Malaya - Perangkat Radio Rimba Raya Pernah Dibawa ke Cot Gue Sebelum Akhirnya Dikirim ke Gayo - Bener Meriah Gelar Forum SKPK - Majelis Zikrullah Bener Meriah Beri Santunan Kepada 1500 Anak Yatim - Plt. Bupati Sambut Kepulangan Sanggar Bener Meriah dari India - Diseminasi Posyandu Terintegrasi Untuk Tim Penggerak PKK Kampung Tahun 2019 di Bener Meriah - BPBD Bener Meriah Berikan Edukasi Kebencanaan Kepada Anak Usia Dini - Plt Bupati Bener Meriah Serahkan Bantuan Pinjam Pakai Mesin Pengolah Kopi - Jelang Technical Metting, Masih Sempat Latihan -

Pacuan Kuda Diharapkan Bebas dari Pelanggaran Syari’at Islam

11-01-2019 08:58:05

KBRN, Redelong : Pacuan kuda tradisional gayo dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) kabupaten Bener Meriah ke – 15 berlangsung pada 7 – 13 Januari 2019 di lapangan pacuan kuda Sengeda, kecamatan Bukit.

Pelaksaan Tugas (Plt) Bupati Bener Meriah T Sarkawi berharap kepada seluruh elemen untuk saling menjaga serta menghindari berbagai bentuk pelanggaran syari’at islam diarena pacuan kuda.

“Wisata Bener Meriah akan tetap kita bingkai dengan syar’at islam termasku pacuan kuda ini. Insyaallah seua yang hadir para peserta, masyarakat sepakat untuk menghindari udi, menghindari maksiat, menghindari minuman keras. Ini komitmen kita bersama untuk menjaga Bener Meriah bersyari’at.” Kata Sarkawi

Selama berlangsungnya event pacuan kuda paniti juga mendirikan posko penegakan qanun syari’at islam. Selain itu juga disediakan sarana ibadah diareal lapangan pavuan kuda tersebut.

Ditambahkan Sarkawi pacuan kuda juga diharapakan dapat menumbuhkan industri kreatif  didaerah itu , mengingat saat event tersebut berlangsung tidak hanya masyarakat dari kabupaten Bener Meriah dan Aceh Tengah juga turut disaksikan pengunjung dari berbagai daerah di propinsi Aceh

 

Sumber : rri.co.id

 


 
 
 
 
Facebook Fans Page