Pemkab Bener Meriah Jalin Kerjasama dengan UGM Yogyakarta - Bupati Sarkawi Antar Tugas Camat Syiah Utama - Pekan Inovasi Kampung Se-Aceh akan Digelar di Bener Meriah - Masyarakat dan Pemkab Bener Meriah Bersama Pawai Takbiran dengan Mobil Hias - Meriahkan Pawai Takbiran, Pemkab Bener Meriah Gelar Lomba Dekorasi Mobil Hias - Pemkab Bener Meriah Peringati Hari Lahir Pancasila - Bupati Bener Meriah Buka Pemilihan Calon Anggota MPU Tingkat Kabupaten - Rayakan Kelulusan Siswa Siswi SMA Negeri 1 Bandar Berbagi Takjil - Camat Bandar Serahkan Donasi Ratusan Juta untuk Palestina - Komunitas TBP Menyerahkan Donasi Untuk Palestina - Baitul Mal Bener Meriah Salurkan Bantuan Dana Pada 1500 Fakir Dan Miskin - Bupati dan Disperindag Bener Meriah Sidak Sejumlah Swalayan dan Toko Grosir - Harga Kopi Turun, Pemkab Bener Meriah Gelar Rapat Koordinasi - Peduli Palestina, Pemuda Karang Taruna Wih Pesam Bener Meriah Serahkan Bantuan - Tutup Kegiatan Pesantren Ramadhan, SDIT Asy-Syifa Bener Meriah Bagi-Bagi Takjil -

Diseminasi Posyandu Terintegrasi Untuk Tim Penggerak PKK Kampung Tahun 2019 di Bener Meriah

14-03-2019 10:21:44

REDELONG - Pemerintah Aceh melalui Pemkab Bener Meriah melakukan Diseminasi Posyandu Terintegrasi untuk Tim Penggerak PKK Kampung Tahun 2019 di Kabupaten Bener Meriah di Gedung Empu Beru, Rabu (13/03/19). Wakil Ketua I TP PKK Kabupaten Bener Meriah, Ny Nikmah Sarkawi  mengatakan selaku sekretariat pokjanal posyandu, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampong provinsi maupun kabupaten/kota memiliki peran, tugas, dan fungsi dalam penyelenggaraan atau pengelolaan posyandu sesuai dengan kedudukannya masing-masing. Perlu adanya peningkatan koordinasi, pembinaan, fasilitasi, advokasi dan bantuan yang berkaitan dengan fungsi dan kinerja posyandu di Aceh khususnya di Bener Meriah.

"Satu tugas penting yang harus segera diselesaikan adalah bagaimana mewujudkan seluruh posyandu yang ada di Aceh khususnya di Bener Meriah menjadi posyandu terintegrasi sebagaimana yang diamanatkan oleh peraturan Mendagri nomor 19 tahun 2011 dan peraturan Gubernur Aceh no 60 tahun 2012 tentang pengintegrasian layanan sosial dasar di pos pelayanan terpadu," katanya.

Tujuan kegiatan ini adalah untuk mempercepat pengintegrasian layanan sosial dasar di posyandu di Aceh sehingga untuk mencapai target setidaknya 40 % dari 7.011 posyandu yang ada di provinsi Aceh dapat terwujud. Ia menambahkan, berdasarkan data yang diperoleh dari 23 Kabupaten/Kota target 40 % pengintegrasian layanan sosial dasar di posyandu baru terwujud sebesar 13,18 % kondisi ini sampai bulan November 2018. 

"Maka bagaimana caranya agar posyandu di Aceh lebih khusus di Bener Meriah dapat segera menjadi posyandu terintegrasi," tandasnya.* (diskomfo-bm/jun).


 
 
 
 
Facebook Fans Page