Kapusdiklat Kemenkominfo RI Temu Wicara Bersama Diskominfo Bener Meriah - Kakan Kemenag Bener Meriah Hadiri Peringatan Isra’ Mi’raj 1440 H Di Masjid Agung Babussalam - Kominfo Bener Meriah Koordinasi ke kemenlu RI Tentang Rekaman Radio Rimba Raya - Dokumen Rekaman Radio Rimba Raya Masih Tersimpan di Arsip Nasional India - Pemkab Bener Meriah Minta Kemenlu RI Telusuri Dokumen Rekaman Siaran Radio Rimba Raya di India - Perangkat Radio Rimba Raya Saat Ini Ada Di Museum TNI AD Yogyakarta, Radio Penyelamat Indonesia - Begini Kisah Pemancar Radio Rimba Raya Yang Diselundupkan Dari Malaya - Perangkat Radio Rimba Raya Pernah Dibawa ke Cot Gue Sebelum Akhirnya Dikirim ke Gayo - Bener Meriah Gelar Forum SKPK - Majelis Zikrullah Bener Meriah Beri Santunan Kepada 1500 Anak Yatim - Plt. Bupati Sambut Kepulangan Sanggar Bener Meriah dari India - Diseminasi Posyandu Terintegrasi Untuk Tim Penggerak PKK Kampung Tahun 2019 di Bener Meriah - BPBD Bener Meriah Berikan Edukasi Kebencanaan Kepada Anak Usia Dini - Plt Bupati Bener Meriah Serahkan Bantuan Pinjam Pakai Mesin Pengolah Kopi - Jelang Technical Metting, Masih Sempat Latihan -

Kemenag Bener Meriah Gelar Bimbingan Perkawinan Pra Nikah

27-09-2018 12:49:18

harianfikiransumut.com - Bener Meriah : Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bener Meriah melalui Seksi Bimbingan Masyarakat Islam, menggelar kegiatan Bimbingan Perkawainan Pra Nikah Angkatan V (Lima), acara tersebut berlangsung bertempat di Aula Kantor tersebut, Rabu (26/9/2018).

Kepala Kementerian Agama Kabupaten Bener Meriah, Saidi Bentara, S. Ag., MA, menyampaikan, "Bahwa acara Bimbingan Perkawainan Pra Nikah ini akan dilaksanakan selama dua hari (26-27/9/2018) yang akan diikuti oleh 80 orang calon pengantin dan sebagai pemateri dari Dinas Kesehatan dan sejumlah tokoh Agama", ungkap Saidi.

Sementara itu Plt. Bupati Bener Meriah Abuya Tgk. H. Sarkawi yang diwakili oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Drs. Mukhlis, juga menyampaikan dalam arahannya, Ia menjelaskan betapa pentingnya keikhlasan dan kesabaran dalam menjalin sebuah keluarga, perlu adanya saling pengertian dan memaklumi kelemahan masing-masing dan saling menutupi kelemahan satu sama lain.

Lebih lanjut Drs. Mukhkis menambahnya, "untuk mewujudkan keluarga yang langgeng, sakinah mawwaddah dan wa rahmah, maka suami dan isteri harus saling setia, saling percaya dan menjadikan Allah SWT sebagai sandaran dengan berpegang teguh pada ajaran agama dan menjaga keharmonisan keluarga besar dari kedua belah pihak", jelas Mukhlis. (Dasa)

 

Sumber : harianfikiransumut.com

 


 
 
 
 
Facebook Fans Page