Kapusdiklat Kemenkominfo RI Temu Wicara Bersama Diskominfo Bener Meriah - Kakan Kemenag Bener Meriah Hadiri Peringatan Isra’ Mi’raj 1440 H Di Masjid Agung Babussalam - Kominfo Bener Meriah Koordinasi ke kemenlu RI Tentang Rekaman Radio Rimba Raya - Dokumen Rekaman Radio Rimba Raya Masih Tersimpan di Arsip Nasional India - Pemkab Bener Meriah Minta Kemenlu RI Telusuri Dokumen Rekaman Siaran Radio Rimba Raya di India - Perangkat Radio Rimba Raya Saat Ini Ada Di Museum TNI AD Yogyakarta, Radio Penyelamat Indonesia - Begini Kisah Pemancar Radio Rimba Raya Yang Diselundupkan Dari Malaya - Perangkat Radio Rimba Raya Pernah Dibawa ke Cot Gue Sebelum Akhirnya Dikirim ke Gayo - Bener Meriah Gelar Forum SKPK - Majelis Zikrullah Bener Meriah Beri Santunan Kepada 1500 Anak Yatim - Plt. Bupati Sambut Kepulangan Sanggar Bener Meriah dari India - Diseminasi Posyandu Terintegrasi Untuk Tim Penggerak PKK Kampung Tahun 2019 di Bener Meriah - BPBD Bener Meriah Berikan Edukasi Kebencanaan Kepada Anak Usia Dini - Plt Bupati Bener Meriah Serahkan Bantuan Pinjam Pakai Mesin Pengolah Kopi - Jelang Technical Metting, Masih Sempat Latihan -

Menghilang 18 Tahun, Kerangka Warga Bener Meriah Ditemukan Di Kebun Kopi

11-08-2018 11:46:35

REDELONG-LintasGAYO.co : Warga Kampung Kenawat Redelong, Kecamatan Bukit, Bener Meriah dikagetkan dengan penemuan kerangka manusia yang diketahui berjenis kelamin laki-laki, Kamis 14 Maret 2018 sekira pukul 15.32 Wib di perkebunan milik warga setempat.

Kerangka tersebut awalnya ditemukan oleh Rupita (30) saat memetik kopi di kebun milik salah seorang warga Kenawat Redelong. Sontak penemuan kerangka manusia tersebut mengangetkan warga dan langsung menghubungi Reje setempat dan kemudian diteruskan kepada personil Bhabinkamtibmas Polsek Bukit, Brigadir Zamzam.

Demikian disampaikan Kapolres Bener Meriah, AKBP Fahmi Irwan Ramli,SH.,SiK.,M.Si melalui Kapolsek Bukit AKP Hartana, S.Sos saat dikonfirmasi Jum’at 15 Maret 2018.

“Awalnya Rupita melihat adanya sebuah pakaian yang terbungkus kerangka manusia. Ia kaget dan langsung memberitahu kepada petani yang juga ikut memetik kopi di kebun tersebut,” kata Kapolsek.

Kejadian itu, katanya lagi, sontak mengundang perhatian warga lainnya. Salah seorang warga Jumiar dengan seksama memperhatikan pakaian yang ditemukan itu.

“Setelah diperhatikan, Jumiar kaget ternyata ciri-ciri pakaian sama persis dengan yang dikenakan oleh suaminya yang menghilang 18 tahun lalu,” kata Hartana.

Setelah mengecek dengan seksama, dipastikan kerangka tersebut adalah kerangka Harun Alrasyid yang menghilang 18 tahun yang lalu teoatnya di tahun 2000.

“Jumiar bercerita bahwa saat hilang suaminya mengenakan baju abu-abu, celana pendek bergaris biru. Dan mita cocokkan ternyata sama persis. Suaminya hilang, saat meninggalkan rumah tahun 2000 silam dan tak pernah kembali,” jelas Hartana.

Dilanjitkan, kerangka Harun Alrasyid kemudian dikebumikan dengan layak di TPU Kenawat Redelong

[Darmawan Masri]

 

 
 
 
 
Facebook Fans Page