Kapusdiklat Kemenkominfo RI Temu Wicara Bersama Diskominfo Bener Meriah - Kakan Kemenag Bener Meriah Hadiri Peringatan Isra’ Mi’raj 1440 H Di Masjid Agung Babussalam - Kominfo Bener Meriah Koordinasi ke kemenlu RI Tentang Rekaman Radio Rimba Raya - Dokumen Rekaman Radio Rimba Raya Masih Tersimpan di Arsip Nasional India - Pemkab Bener Meriah Minta Kemenlu RI Telusuri Dokumen Rekaman Siaran Radio Rimba Raya di India - Perangkat Radio Rimba Raya Saat Ini Ada Di Museum TNI AD Yogyakarta, Radio Penyelamat Indonesia - Begini Kisah Pemancar Radio Rimba Raya Yang Diselundupkan Dari Malaya - Perangkat Radio Rimba Raya Pernah Dibawa ke Cot Gue Sebelum Akhirnya Dikirim ke Gayo - Bener Meriah Gelar Forum SKPK - Majelis Zikrullah Bener Meriah Beri Santunan Kepada 1500 Anak Yatim - Plt. Bupati Sambut Kepulangan Sanggar Bener Meriah dari India - Diseminasi Posyandu Terintegrasi Untuk Tim Penggerak PKK Kampung Tahun 2019 di Bener Meriah - BPBD Bener Meriah Berikan Edukasi Kebencanaan Kepada Anak Usia Dini - Plt Bupati Bener Meriah Serahkan Bantuan Pinjam Pakai Mesin Pengolah Kopi - Jelang Technical Metting, Masih Sempat Latihan -

11 Agustus Seniman Bener Meriah Tampil Didong

10-08-2018 09:24:41

BANDA ACEH : Dijadwalkan, para Seniman Gayo Bener Meriah  akan tampil Didong di panggung utama pada PKA Ke-7 di Taman Ratu Safiatuddin,11 Agustus 2018 mendatang.

Berkaitan dengan penampilan tersebut, Ketua Himpunan Seni Gayo (HSG) Bener Meriah Sudirman SR mengharapkan agar dapat meramaikan panggung utama itu khususnya bagi masyarakat Gayo yang ada di Banda Aceh.

"Kami berharap, mari kita semarakkan kesenian ini, khususnya bagi seluruh masyarakat Gayo yang ada di Banda Aceh," kata Sudirman SR, saat ditemui wartawan di wisma Jeulingke pada Kamis, 9 Agustus 2018.

Tidak hanya penampilan Didong saja, namun dibalik Didong itu akan ada penampilan teaterikal dibawah binaan seniman Gayo M Isa Arita terkait peran radio Rimba Raya yang telah mengabarkan kepada dunia bahwa Indonesia masih ada.

M Isa Arita yang didampingi oleh ceh Arita Bujang, Baharuddin menerangkan bahwa, dalam penampilannya itu nantiya akan membawakan beberapa karangan syair mengenai radio Rimba Raya.

"Juga lagu berikutnya kita akan membawakan dan menunjukkan kesenian tradisional didong dari tanah Gayo, seperti menerangkan duduk melingkar dalam Didong, seperti rantai yang menunjukkan persatuan dan kesatuan masyarakat Gayo dalam kehidupan," tandas Arita.

Ia menambahkan, sengaja ia bersama Ceh lainnya mengambil tema radio Rimba Raya ini, dikarenakan begitu pentingnya peran radio Rimba Raya tersebut yang telah menyiarkan Indonesia masih ada dan berdaulat saat agresi militer Belanda tahun 1948-1948. []


 
 
 
 
Facebook Fans Page