Sekalipun UN Dibatalkan, Kadis Pendidikan Imbau Siswa Tetap Fokus Belajar - Satu ODP dari Bener Meriah, Batal Dirujuk ke RSUD Cut Meutia - Antisipasi Dampak Covid-19, DPRK Bener Meriah Tinjau Ketersediaan Kebutuhan Bahan Pokok - Bupati Bener Meriah Hentikan Kegiatan Yang Menghimpun Keramaian - Penanganan Pencegahan Covid-19, Pemkab Bener Meriah Anggarkan 4 Milyar Lebih - Antisipasi Penyebaran Covid 19 Pemkab Bener Meriah Tutup Pemandian Umum Air Panas - MPU Bener Meriah Imbau Tunda Kegiatan Keagamaan - Anggaran di Bener Meriah Akan Direvisi untuk Penanganan Covid-19 - Polres Bener Meriah Patroli Imbau Masyarakat Tetap Waspada Covid-19 - Di Bener Meriah 6 Orang ODP, 1 Orang Telah Dirujuk Ke RSUD Cut Mutia - Terkait Wabah Covid 19, Masuk ke Bener Meriah Kini dilakukan Pemeriksaan - Guru dan Siswa SMAN Unggul Binaan Bener Meriah Ikuti Pelatihan Literasi - Anggota DPRK Bener Meriah Minta Pelaku Eksportir Kopi Jujur Terhadap Petani Menyangkut Harga - Masyarakat Bener Meriah Laksanakan Shalat Jumat Seperti Biasanya - Terkait Tes Polri, Kapolres Bener Meriah Imbau Jangan Percaya Calo -

Sekalipun UN Dibatalkan, Kadis Pendidikan Imbau Siswa Tetap Fokus Belajar

24-03-2020 19:58:31


Redelong- Berkenaan dengan penyebaran Coronavirus Disease (Covid-19) yang semakin meningkat, Menteri Pendidikan Republik Indonesia mengeluarkan Surat Edaran Nomor 4 Tahun 2020 tertanggal 24 Maret 2020 tentang Pelaksanaan Kebijakan Pendidikan dalam Masa Darurat Penyebaran Corona Virus Diseases (COVID-19) yang salah satunya berisi pembatalan penyelenggaraan Ujian Nasional (UN) Tahun 2020.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bener Meriah, Aceh Sukur, S.Pd, M.Pd menyatakan Selasa (24/03/2020) pihaknya belum menerima secara resmi surat edaran yang dimaksud, namun beliau mengaku telah mendapatkannya melalui pesan WhatsApp walau belum ditandatangani Menteri Pendidikan Republik Indonesia Nadiem Anwar Makarim.

Menyikapi surat edaran itu, mantan Kabag Humas Setdakab Bener Meriah itu kembali mengingatkan agar para siswa agar selalu tetap fokus dalam belajar dan para orang tua agar selalu mengontrol dan mengawasi serta memfasilitasi para generasi yang saat ini lagi belajar di rumah secara mandiri.

"Kami berharap walaupun UN dibatalkan, tapi para siswa yang kini belajar di rumah selalu fokus dan bersungguh-sungguh dalam belajar. Jangan hanya karena UN dibatalkan justru para siswa tidak lagi belajar," kata Sukur.

Belajar itu tentu bukan hanya untuk UN, tetapi lebih jauh dari itu agar kompetensi dan potensi diri para siswa dapat tergali secara maksimal, sehingga memiliki daya saing serta mampu bersaing dan bersanding dengan siswa lain di luar Bener Meriah, lanjut Sukur. (dn/fa/diskominfo-bm).