Satu ODP dari Bener Meriah, Batal Dirujuk ke RSUD Cut Meutia - Antisipasi Dampak Covid-19, DPRK Bener Meriah Tinjau Ketersediaan Kebutuhan Bahan Pokok - Bupati Bener Meriah Hentikan Kegiatan Yang Menghimpun Keramaian - Penanganan Pencegahan Covid-19, Pemkab Bener Meriah Anggarkan 4 Milyar Lebih - Antisipasi Penyebaran Covid 19 Pemkab Bener Meriah Tutup Pemandian Umum Air Panas - MPU Bener Meriah Imbau Tunda Kegiatan Keagamaan - Anggaran di Bener Meriah Akan Direvisi untuk Penanganan Covid-19 - Polres Bener Meriah Patroli Imbau Masyarakat Tetap Waspada Covid-19 - Di Bener Meriah 6 Orang ODP, 1 Orang Telah Dirujuk Ke RSUD Cut Mutia - Terkait Wabah Covid 19, Masuk ke Bener Meriah Kini dilakukan Pemeriksaan - Guru dan Siswa SMAN Unggul Binaan Bener Meriah Ikuti Pelatihan Literasi - Anggota DPRK Bener Meriah Minta Pelaku Eksportir Kopi Jujur Terhadap Petani Menyangkut Harga - Masyarakat Bener Meriah Laksanakan Shalat Jumat Seperti Biasanya - Terkait Tes Polri, Kapolres Bener Meriah Imbau Jangan Percaya Calo - MPU Bener Meriah Imbau Masyarakat Tetap Melaksanakan Shalat Berjamaah -

Penanganan Pencegahan Covid-19, Pemkab Bener Meriah Anggarkan 4 Milyar Lebih

24-03-2020 14:56:26

Redelong - Dalam rangka penanganan penyebaran wabah virus corona (Covid-19) , Pemerintah Kabupaten Bener Meriah, sesuai dengan instruksi Permendagri Nomor 20 Tahun 2020 dan PMK Keuangan Nomor 19 kemudian Instruksi Presiden, melakukan penggeseran anggaran untuk penanganan pencegahan Covid-19.

Terkait dengan penggeseran beberapa mata anggaran untuk pencegahan covid-19, Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD ) Kabupaten Bener Meriah Drs Haili Yoga yang didampingi Ketua Dinas Pengelola Keuangan Bener Meriah Armansyah, Asisten II Abdul Muis, Kadis Pendidikan Sukur, Kepala Sekretariat MPD Bener Meriah M Tamin, saat dikonfirmasi di Sekretariat MPD setempat, Selasa (24/3/2020) menyampaikan, dalam mengantisipasi penanganan pencegahan penyebaran virus corona yang semakin merebak Pemkab Bener Meriah mengalokasikan sebesar 4 milyar lebih anggaran untuk pencegahan Covid-19.

Mata anggaran yang digeser untuk penanganan Covid -19, kata Sekda Bener Meriah itu, di antaranya  DBH (Dana Bagi Hasil) CAT sebesar Rp 450 juta lebih.

Selain itu dari pajak rokok kita sisihkan sebanyak Rp. 449 juta lebih. BOK (Bantuan Operasional Kesehatan) dana khusus Dinas Kesehatan sebanyak Rp.  2 milyar.  BOK kesehatan tersebut  sudah ada di Dinas kesehatan.

“Karena saat ini masanya kita fokus ke Covid-19 , maka peruntukan anggaran BOK untuk para medis. Kita juga menyiapkan belanja tidak terduga sebesar 1,2 milyar,“ jelas Haili Yoga.

Ia menambahkan, total anggaran yang dipersiapkan untuk menangani Covid-19 mencapai 4 milyar lebih. Tetapi BOK yang 2 milyar tadi itu adanya di Dinas kesehatan, yang mana   penggunaanya pun selama ini memang untuk penangganan stunting.  Anggaran tersebut  yang dipakai untuk penanganan Covid-19, papar Sekda Bener Meriah tersebut.

Sementara itu Kepala Dinas Pengelola Keuangan Bener Meriah,  Armansyah menyebutkan mendukung anggaran pencegahan Covid 19 di Dinas Kesehatan ada  anggaran untuk DBH CAT, Pajak rokok, dan BOK Kesehatan.

Semula penggunaannya, lanjut Armansyah,  sudah dianggarkan sebetulnya ke beberapa kegiatan sosialisasi, termasuk di antaranya DBH CAT, Pajak Rokok, dan BOK kesehatan. Kemudian karena instruksi Permendagri Nomor 20 Tahun 2020 dan PMK Keuangan Nomor 19 kemudian instruksi Presiden, Pemkab harus melakukan penggeseran anggaran terutama anggaran di Bidang Kesehatan. Yang wajib anggaran bidang kesehatan harus digeser sebagian atau yang memungkinkan untuk menanggulangi pencegahan Covid 19, sebut Armansyah.

Ke depan, sambung Arman,  kita melihat kondisinya apabila memang ini belum berakhir sampai batas waktu yang di tetapkan per 29 Mei  2020 nanti,  kita akan melakukan penggeseran anggaran termasuk dari kegiatan-kegiatan lain untuk biaya tak terduga tersebut .

“Kemarin kita sudah mencairkan untuk biaya tak terduga, dan hari ini kita akan cairkan untuk Dinas Kesehatan,“  kata  Armansyah. (gn/fa/diskominfo-bm)