Pemkab Bener Meriah Kerja Sama Pengolahan Sampah Jadi Pupuk - Kunjungi Puncak Oregon Tingkem, Bupati dan Anggota DPRK Bener Meriah Takjub - Silaturrahmi Eksekutif dan Legislatif Bener Meriah Diskusi Bahas Pembangunan - Bupati Bener Meriah: Membangun Tanpa Data Bagai Berjalan Tanpa Tujuan - Milenial Bener Meriah Ditingkatkan Kesadaran Bela Negara - Inovasi PRK Kampung Pondok Gajah Hendak Diadopsi Disdukcapil Pidie Jaya dan Gayo Lues - Bupati Bener Meriah: Santri Berkontribusi Rawat Perdamaian Dunia - BKMT Bener Meriah Pengajian Akbar ke-4 di Kecamatan Permata - Sesuai SE Mendagri RI, Bupati Himbau Masyarakat Bener Meriah Doa Bersama - Air Terjun Tansaran Bidin Bener Meriah Masuk Nominasi Surga Tersembunyi Terpopuler API 2019 - Pemkab dan DPRK Bener Meriah Siap Susun Rancangan Qanun Perlindungan Kopi Arabika Gayo - Sekda Aceh Kunjungan Kerja Ke Bener Meriah: ASN Jangan Mengeluh - Bupati Bener Meriah Lantik Pejabat Eselon II, III, dan IV - Menangkal Isu Negatif Terhadap Kopi Arabika Gayo, DPRK Bener Meriah Ngopi Bersama - Bupati Bener Meriah: Tak Ada Masalah Dengan Ekspor Kopi dari Bener Meriah -

Pemkab Bener Meriah Kerja Sama Pengolahan Sampah Jadi Pupuk

29-10-2019 09:51:33

Redelong- Dalam rangka menangani problem sampah di Kabupaten Bener Meriah, Bupati  Bener Meriah Tgk. H. Sarkawi tandatangani memorandum of understanding atau (MoU) terkait  penanganan sampah dengan PT Nusantara Siana Eko Solusi, Senin, (28/10/2019) di offrom Bupati Bener Meriah.

Keberadaan sampah yang mencapai 64 ton perhari, merupakan problem bersama yang dihadapi pemerintah dan masyarakat Kabupaten Bener Meriah, kata Bupati Bener Meriah Tgk. H. Sarkawi.

Bupati mengatakan sampah yang mencapai 64 ton perhari itu adalah dari hitungan jumlah penduduk Kabupaten Bener Meriah. Apabila itu tidak ditangani secara baik akan menjadi masalah yang berat.

"Dengan adanya kerjasama ini, baik sampah organik maupun anorganik di Kabupaten Bener Meriah dapat dikelola menjadi kompos dan energi terbaru atau menjadi pupuk organik," sebut Sarkawi.

Karena, tambah Bupati Bener Meriah itu, sampah adalah merupakan musuh,  namun dapat juga menjadi berkah apabila dapat diolah dan dikelola  dengan baik.  Untuk itu kita sangat menyambut baik nota kesepahaman tentang penanggulangan  sampah di tempat pemrosesan akhir (TPA) Kabupaten Bener Meriah melalui daur ulang sampah untuk kompos dan energi terbarukan yang akan di kembangan PT. Nusantara Siana Eko Solusi.

Ia menambahkan, bentuk  kerjasama pengolahan sampah antara Pemkab Bener Meriah dengan PT Nusantara Siana Eko Solusi,  yakni Pemda akan menyiapkan lahan-lahan untuk tempat pengolahan mendaur ulang sampah yang akan mereka olah menjadi pupuk, terang Abuya Sarkawi.
 
"Hari kita melakukan penandatanganan MoU kerjasama,  namun untuk tahun depan kita berharap  mereka bisa membangun fasilitas yang dibutuhkan, sehingga dengan diprosesnya sampah menjadi pupuk dapat memenuhi kebutuhan pupuk yang non kimia di daerah ini," pinta orang nomor satu di Kabupaten Bener Meriah itu.

Sementara itu, dr. Muhammad Yani, yang merupakan inovator pengolahan sampah menjadi pupuk menyampaikan, untuk saat ini pihaknya belum mengedarkan produk pupuk yang diolah dari sampah organik maupun anorganik tersebut ke pasar. Namun dalam waktu dekat  akan segera mereka  pasarkan.

Warga kebangsaan Singapore itu menuturkan, setelah pihaknya melakukan MoU dengan Pemerintah Kabupaten Bener Meriah, nantinya setelah produknya hadir ke kabupaten Bener Meriah maka mulai akhir November 2019 nanti sudah bisa aksi untuk pengolahan sampah menjadi pupuk. 

"Pupuk yang dihasilkan dari sampah organik maupun anorganik itu, nantinya bisa digunakan untuk semua jenis tanaman," terang Muhammad Yani. *(gn/fa)