Para Reje Kampung Bener Meriah Ikuti Sosialisasi Peran TP4D Terkait Pengunaan Dana Desa - FIESTA PANEN KOPI BENER MERIAH 2019 - KTNA Bener Meriah Gelar Musda Periode 2019-2024 - Kampung Pantan Sinaku Salah Satu Daerah Penerima Program KAT - MPU Bener Meriah Muzakarah Tentang Hukum Hibah dan Wasiat - SMK Negeri 5 Bener Meriah Kembangkan Inovasi Cascara Kopi - Bukit Oregon Tingkem Siap Dikembangkan Jadi Destinasi Wisata - Ribuaan Jamaah Hadiri Zikir Akbar Rateb Seribe Di Pondok Baru - Pemkab Bener Meriah Kerja Sama Pengolahan Sampah Jadi Pupuk - Kunjungi Puncak Oregon Tingkem, Bupati dan Anggota DPRK Bener Meriah Takjub - Silaturrahmi Eksekutif dan Legislatif Bener Meriah Diskusi Bahas Pembangunan - Bupati Bener Meriah: Membangun Tanpa Data Bagai Berjalan Tanpa Tujuan - Milenial Bener Meriah Ditingkatkan Kesadaran Bela Negara - Inovasi PRK Kampung Pondok Gajah Hendak Diadopsi Disdukcapil Pidie Jaya dan Gayo Lues - Bupati Bener Meriah: Santri Berkontribusi Rawat Perdamaian Dunia -

Para Reje Kampung Bener Meriah Ikuti Sosialisasi Peran TP4D Terkait Pengunaan Dana Desa

07-11-2019 08:34:52

Redelong- Kejaksaan Negeri (Kejari) Bener Meriah sosialisasikan peran Tim Pengawalan dan Pengamanan Pembangunan Daerah ( TP4D), terkait pengunaan dana desa serta aspek perpajakan dana desa pada Reje Kampung (Kepala Kampung) se-kabupaten Bener Meriah, Rabu, (6/112019) di GOR Kejari Setempat. Kegiatan tersebut bekerjasama Ditjen Pajak, Kejari Bener Meriah, serta Pemerintah Kabupaten Bener Meriah.

Dalam sambutannya, Rahmat Azhar Kepala Kejari Bener Meriah menyampaikan melalui kegiatan yang dilaksanakan hari ini, Kejari Bener Meriah ingin mengajak para Reje Kampung untuk sama-sama berdiskusi dan saling mendukung dalam pengawasan pengunaan dana desa. Aturan tentang pengunaan dana desa, yang sudah tegas harus dilaksanakan sesuai dengan ketentuan dan petunjuk yang sifatnya sudah baku.

Menurut Rahmat Azhar, tahun lalu desa difasilitasi pemda yang bekerjasama dengan Kejaksaan dalam hal mengawal dana desa melalui TP4D, namun untuk tahun ini belum ada desa yang dikawal TP4D.

Keberadaan TP4D sifatnya bukan secara otomatis langsung mengawal, melainkan harus berdasarkan permintaan dari desa yang ingin dikawal oleh tim TP4D.

"Akhir-akhir ini, banyak laporan masuk ke Kejari Bener Meriah terkait penyalahgunaan dana desa oleh oknum dan beberapa diantaranya sudah di vonis bersalah oleh Pengadilan Negeri Tipikor," papar Rahmat Azhar.

Dalam kesempatan itu, Kepala Kejari Bener Meriah itu mengucapkan terimakasih pada Pemda Bener Meriah dan Kantor Pajak atas pelaksanaan kegiatan sosialisasi ini.

Melalui kegiatan ini, kita meminta kedepannya tidak ada lagi penyelewengan dana desa dengan dalih tidak tahu karena kita telah laksanakan sosialisasi pengunaan dana desa.

"Setelah sosialisasi ini kita menganggap para desa sudah tahu dan paham," tegas Rahmat Azhar.

Sosialiasi peran TP4D itu dihadiri, Kepala Kejari Bener Meriah, Rahmat Azhar, SH. MH, Kepala Kantor Pelayanan Pajak Pratama Bireuen Susanto, SE. MT, Kepala KP2KP Rimba Raya Andi Nugraha, SE, Seketaris Inspektorat Bener Meriah Misdal, S. Pd, Kasi Intel Bener Meriah Puji Rahmadian, SH, perwakilan Kadis DPMK, perwakilan KC Bank Mandiri Syariah Takengon dan 112 Reje Kampung se-Bener Meriah.* (gn/fa).