Menangkal Isu Negatif Terhadap Kopi Arabika Gayo, DPRK Bener Meriah Ngopi Bersama - Bupati Bener Meriah Tak Ada Masalah Dengan Ekspor Kopi dari Bener Meriah - Kelompok Tani Genap Sepakat Panen Perdana Kentang G-0, Bupati Bener Meriah Ikut Hadir - Isu Kopi Gayo Mengandung Zat Kimia, Pemkab Bener Meriah Gelar Pertemuan - CPNS dan PPPK Tahun 2019 Kabupaten Bener Meriah Diusulkan Sebanyak 287 Orang - Dinas PUPKP Bener Meriah Gelar Konsultasi Publik Tentang KLHS dan RDTR - Pondok Gajah Jadi Pilot Project Taman Desa - Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di Bener Meriah Mencapai 507 Jiwa - Mahasiswa Bener Meriah Adakan Temu Ramah Dengan Sesama Mahasiswa Perantau di Sumatera Utara - Pelajar SMA di Bener Meriah Diedukasi Pencegahan Paham Radikal - Disdukcapil Bener Meriah Kekurangan Blangko E-KTP dan Tinta Cetak KIA - Diguyur Hujan, Masyarakat Tetap Antusias Saksikan Pertunjukan Rakyat Bahaya Narkoba - Bersama Diskominsa Aceh, Diskominfo Bener Meriah Gelar Pertunjukan Rakyat Bahaya Narkoba - Melalui Seni, Jauhi Narkoba - Kesbangpol Kabupaten Bener Meriah Gelar Sosialisasi Bahaya Narkoba Bagi Pelajar SMA -

Menangkal Isu Negatif Terhadap Kopi Arabika Gayo, DPRK Bener Meriah Ngopi Bersama

14-10-2019 17:55:04


Redelong- Guna memberikan dukungan moril terhadap petani kopi Gayo, anggota DPRK Bener Meriah bersama Seketaris dewandan seluruh stafnya serta beberapa awak media gelar ngopi bersama di ruang sidang DPRK Bener Meriah, Senin, (14/10/2019).

Sedikitnya 100 cup kopi disediakan dan minum  secara serentak sebelum pelaksanaan rapat paripurna tentang pengumuman dan pengusulan calon pimpinan defenitif DPRK Bener Meriah.

Darwinsah, ketua sementara DPRK Bener Meriah pada kesempatan itu mengatakan, menyikapi isu yang berkembang bahwa kopi arabika gayo terkontaminasi dengan zat kimia glyphosate, DPRK Bener Meriah mengambil langkah pertama dengan menyurati pemerintah daerah agar mengambil langkah-langkah konkrit terhadap isu itu.

"Sebagai mana yang kita ketahui bersama perekonomian masyarakat Gayo khususnya Bener Meriah adalah bersumber dari kopi. Oleh sebab itu, kita segera mengambil tindakan dengan menyurati pemerintah," katanya.

Acara ngopi bersama sebelum sidang paripurna tentang pengumuman pengusulan calon pimpinan defenitif DPRK Bener Meriah merupakan sebagai bentuk perlawanan dan tidak terpengaruh akan isu negatif tersebut. 

"Mudah-mudahan setelah ini, ada tindakan kongkrit yang akan diambil oleh pemerintah menangkal isu-isu tersebut," pinta Darwinsah.*(gn/fa).