Istri Plt. Gubernur Aceh Ikut Memeriahkan Fiesta Lomba Panen Kopi di Bener Meriah - Puluhan Mobil Hias Ikuti Karnaval Feista Panen Kopi Gamifest 2019 di Bener Meriah - Piala Juara 1 API Awards untuk Air Terjun Tansaran Bidin Diserahkan Kepada Bupati Bener Meriah - Bupati Bener Meriah Buka Secara Resmi Festival Guel Gamifest 2019 - TP-PKK Kecamatan Dihimbau Berperan Aktif Dampingi Program-Program Pemerintah - 21 Sanggar Se-Aceh Ikut Festival Tari Guel di Bener Meriah - Konflik Gajah Dengan Manusia Tak Kunjung Selesai, Bupati Minta BKSDA Cari Solusi - Kesbangpol Aceh Gelar Forum Dialog Terakit Perkembangan Politik di Bener Meriah - BPBD Bener Meriah Ikuti Jambore Penanggulangan Bencana - Pemkab Dan Kejari Bener Meriah Jalin Kerjasama Bantuan Hukum Perdata dan TUN - Syech Muhammad Nasir Pimpin Zikir Akbar Peringati Maulid Nabi Muhamad - Ini Nama-Nama Juara Lomba Menulis Puisi Bahasa Gayo Tingkat Pelajar SMP Dan SMA - Pemkab Bener Meriah Gelar Zikir Akbar Peringati Maulid Nabi - LK Ara: Manfaatkan Open Stage Sebagai Wadah Mengembangkan Bakat Seni - Darwinsah Terpilih Secara Aklamasi Ketum KONI Bener Meriah -

Istri Plt. Gubernur Aceh Ikut Memeriahkan Fiesta Lomba Panen Kopi di Bener Meriah

25-11-2019 10:27:50

Redelong,-  Istri Plt Gubernur Aceh Ny Dyah Erti Idawati ikut meramaikan dalam 
Fiesta Lomba Panen Kopi di Bener Meriah yang dikemas dalam rangkaian acara penutupan Gayo Alas Mountain Internasional Festival (Gamifest), Minggu (24/11/2019). 

Ia mengaku tidak sulit memanen kopi arabika gayo meskipun baru pertama kali dalam hidupnya memetik kopi. Saat memetik buah-buah kopi yang sudah matang sembari sambil bercerita, ia merasakan sensasi ketika bersentuhan langsung dengan buah kopi.

"Memetik kopi itu gampang, kok. Bahkan terasak asik memanen komoditi unggulan Dataran Tinggi Gayo ini," ujarnya saat Fiesta Lomba Panen Kopi di Bener Meriah yang dikemas dalam rangkaian acara penutupan Gayo Alas Mountain Internasional Festival (Gamifest), Minggu (24/11/2019).

Bersama Bupati Bener Meriah, Tgk. H. Sarkawi dan Ketua TP-PKK Bener Meriah, Ny Nikmah Sarkawi serta para forkopimda-forkopimda plus di Dataran Tinggi Gayo, dengan mengenakan pakaian ala petani Gayo, Dyah terlihat cekatan memetik satu persatu buah warna merah sebesar kelereng itu  dari tangkainya.

Namun, ketika hasil petikannya disortir dan dinilai oleh juri sebagian kopi yang dipetik Dosen Arsitektur itu masih hijau atau belum matang.

"Saat mencoba metiknya tidak sulit, tetapi saat dinilai untuk menghasilkan kopi berkualitas ternyata tidak mudah karena kopi yang dipetik tidak boleh ada yang masih mentah" ungkap Istri Plt Gubernur Aceh itu.

Lanjutnya, ternyata yang paling sukar adalah menyortir kopi untuk menghasilkan kualitas terbaik bukan perkara mudah. Butuh ketelatenan memisahkan antara kopi spesial dengan lainnya, ungkap Dyah Erti Idawati.

Ia berharap, pihak-pihak yang berkompeten terus menerus memberikan pengetahuan kepada petani kopi mulai dari proses menanam kopi dengan baik, merawat, dan memanennya. 

Sementara itu, Bupati Bener Meriah Tgk. H. Sarkawi berterimakasih dan mengapresiasi kegiatan Fiesta Lomba  Panen Raya Kopi dalam rangkaian penutupan Gamifest tersebut.

"Terlebih pada panen raya ini, Ibu Plt Gubernur Aceh terjun langsung memetik kopi di kebun masyarakat Bener Meriah. Tentunya itu merupakan suatu penghargaan bagi bener meriah," ujar Bupati.

Orang nomor satu di negeri penghasil kopi arabika gayo itu juga menyampaikan,  bahwa kopi arabika gayo adalah salah satu kopi terbaik dunia tidak diragukan lagi. Hal itu dinyatakan oleh Starbucks yang merupakan sebuah perusahan kopi dan jaringan kedai kopi global di Amerika Serikat.

Untuk itu, guna menjaga kualitas kopi gayo, Sarkawi,  menghimbau masyarakat petani kopi tidak mengunakan glyphosate (racun pembasmi rumput), pintanya.* (gn/fa).