Gajah Liar Kembali Rusak Rumah Warga di Pintu Rime Gayo - Pendaftaran CPNS Resmi Dibuka, Bupati Bener Meriah Himbau Masyarakat Tidak Percaya Calo - Bener Meriah Bangun Open Stage Terbesar Di Aceh - Pelantikan Sekda Bener Meriah Diwarnai Rasa Haru - Kampung Pantan Sinaku Salah Satu Daerah Penerima Program KAT - MPU Bener Meriah Muzakarah Tentang Hukum Hibah dan Wasiat - SMK Negeri 5 Bener Meriah Kembangkan Inovasi Cascara Kopi - Bukit Oregon Tingkem Siap Dikembangkan Jadi Destinasi Wisata - Ribuaan Jamaah Hadiri Zikir Akbar Rateb Seribe Di Pondok Baru - Pemkab Bener Meriah Kerja Sama Pengolahan Sampah Jadi Pupuk - Kunjungi Puncak Oregon Tingkem, Bupati dan Anggota DPRK Bener Meriah Takjub - Silaturrahmi Eksekutif dan Legislatif Bener Meriah Diskusi Bahas Pembangunan - Bupati Bener Meriah: Membangun Tanpa Data Bagai Berjalan Tanpa Tujuan - Milenial Bener Meriah Ditingkatkan Kesadaran Bela Negara - Inovasi PRK Kampung Pondok Gajah Hendak Diadopsi Disdukcapil Pidie Jaya dan Gayo Lues -

Gajah Liar Kembali Rusak Rumah Warga di Pintu Rime Gayo

15-11-2019 09:51:06

Redelong- Kawanan Gajah liar kembali merusak rumah warga di Kampung Rime Raya, Dusun Blang Bertona, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah, pada Rabu malam, (13/11/2019).

Atas kejadian tadi malam,  dua Kepala Keluaraga ( KK) terpaksa  harus mengungsi dari dusun Blang Bertona.  Hal itu disampaikan Camat Pintu Rime Gayo, Eddy Iwansyah Putra,  SH. Dalam kejadian tersebut, tidak ada korban jiwa. Namun, 3 rumah rumah  warga dirusak kawanan Gajah  liar itu.

Ia menjelaskan, sebelumnya sudah lima hari kami bersama BKSDA melakukan pengiringan Gajah tersebut agar menjauh dari pemukiman dan perkebunan warga. 

Eddy Iwansyah Putra lebih lanjut menuturkan,  pengiringan gajah liar tersebut terpaksa harus dihentikan untuk sementara  karena ada gajah yang beranak maka BKSDA Aceh mengarahkan untuk menghentikan pengiringan.

Camat Pintu Rime Gayo itu menghimbau, masyarakat agar berhati-hati yang beraktifitas di lahan perkebunan di daerah jarahan hewan bertubuh besar itu demi keselamatan. 

"Guna untuk menjaga agar gajah-gajah liar itu tidak masuk ke permukiman warga, diharapkan para warga untuk berjaga-jaga terutama di malam hari," himbau Eddy. 

Sementara itu,  Reje Kampung Rime Raya, Muklis ketika dihubungi via WhatsApp mengatakan, benar tadi malam gajah liar telah merusak 5 rumah warga dan 2 diantaranya merupakan rumah kebun. 

Menurutnya, kawanan gajah liar juga pernah merusak daerah tersebut, namun walaupun telah dilakukan pengiringan gajah-gajah itu datang lagi, sebutnya.* (gn/fa)