Sebanyak 101 Peserta Ikuti Rakor PID Di Kabupaten Bener Meriah - Bupati Bener Meriah Buka Forum Rapat Koordinasi Pelayanan Publik - Bener Meriah Siap Jadi Tuan Rumah Cabor Paralayang pada PON 2024 - Tgk. Sarkawi Dampingi Ketua FASI Tinjau Lokasi Para Layang di Bener Meriah - Dinas Pendidikan Bener Meriah Bangun Gedung Aula - Bupati Bener Meriah Lepas Kontigen Porda Korpri Aceh 2019 - Penyuluhan Pecegahan KDRT Bagi Pasangan Pengantin Baru - Pemkab Bener Meriah Gelar Karnaval Meriahkan Tahun Baru Islam 1 Muharam 1441 H - Kemenag Bener Meriah Siap Sambut dan Jemput Jemaah Haji - Pengurus PMI Kabupaten Bener Meriah Periode 2019-2024 Dilantik - Pelaku Sejarah Pendiri Bener Meriah Hadir Dalam FGD Review RT/RW Kabupaten Bener Meriah - Masyaraka Blang Pulo dan Sinar Jaya Paya Ringkel Gelar Kanduri Sambut Satu Muharam Hijriah - Dinas Pendidikan Bener Meriah Gelar Sosialisasi Penyelengaraan Pendidikan Keluarga - Bupati Bener Meriah Tinjau Pelaksanaan Pilkades Serentak Tahun 2019 - KH. Muhammad Idrus Ramli Penceramah Milad Dayah Terpadu Bustanul Arifin Ke 19 -

Dinas Pendidikan Bener Meriah Bangun Gedung Aula

08-09-2019 20:12:51

Redelong- Bertempat di belakang Dinas Pendidikan Kabupaten Bener Meriah, Aceh, dibangun sebuah gedung dua lantai. Peletakan batu pertama secara resmi dilakukan Bupati Bener Meriah, Tgk. H. Sarkawi didampingi Plt. Sekda Bener Meriah, Khairun Aksa dan Kepala Dinas Pendidikan Bener Meriah, Drs.  Rayendra pada Jum'at, (6/92019).

Bupati Bener Meriah menyampaikan pembangunan gedung tersebut untuk menjalankan tugas dan fungsi para pengawas  dengan baik. Salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Bener Meriah adalah membangun gedung ini sebagai pusat perumusan peningkatan kualitas dan mutu pendidikan di daerah penghasil kopi arabika Gayo ini. 

"Bukan hanya sekolah-sekolah saja yang akan diwujudkan pendidikan berdaya saing dan berkualitas, namun para pengawas juga harus berintegritas," kata Tgk. H. Sarkawi.

Selama ini ada yang beranggapan, bahwa orang-orang yang ditempatkan di pengawasan pendidikan itu adalah orang-orang "buangan",  tapi dengan tegas, kami tegaskan, membantah anggapan tersebut, lanjutnya.

Ia menegaskan orang yang ditempatkan di pengawas pendidikan merupakan orang yang paham dan sudah berpengalaman tentang peningkatan kualitas pendidikan.  

Ia berharap, pada pihak rekanan (kontraktor), pengawas benar-benar memperhatikan kualitas bangunan yang dibangun. "Jangan sampai setelah setahun atau dua tahun kedepannya setelah dibangun pihak rekanan dipanggil lagi karena gedung yang di bangun rusak.

"Karena gedung ini adalah merupakan sarana publik, maka kualitas, harus bener-benar dipastikan sesuai dengan yang diharapkan," pinta Bupati.

Dalam kesempatan itu, Sarkawi juga menyarankan, hendaknya pembangunan gedung ini dan gedung-gedung yang akan dibangun  lainnya nanti ada ornamen-ornamen khas Gayo.

Kepala Dinas Pendidikan Bener Meriah, Drs. Rayendra menyebutkan, sebagai bentuk komitmen pemerintah mewujudkan pendidikan yang berdaya saing dan berkualitas maka perlu dibangun gedung aula untuk sebagai sarana pelaksanaan pelatihan maupun kegiatan lainnya menyangkut dengan pendidikan.

Harapan adanya suatu gedung aula dinas pendidikan, bukan hanya keinginan pengawas sekolah, unsur dinas namun juga keinginan pemerintah daerah sejak dulu. Namun kesempatan ini baru terwujud di Pemerintahan Bupati Sarkawi, kata Rayendra.

Gedung ini akan dibangun dua lantai, dimana untuk lantai bawah akan menjadi tempat parkir dan ruang kerja para Pengawas, sedangkan untuk lantai dua akan menjadi tempat pelaksanaan pelatihan maupun kegiatan lainnya.

"Semoga dengan dibangunnya aula ini, menjadi pusat untuk membahas peningkatan kualitas pendidikan di daerah ini," harap Kadis Pendidikan itu.*(gn/fa)