Antisipasi Penyebaran Covid 19 Pemkab Bener Meriah Tutup Pemandian Umum Air Panas - MPU Bener Meriah Imbau Tunda Kegiatan Keagamaan - Anggaran di Bener Meriah Akan Direvisi untuk Penanganan Covid-19 - Polres Bener Meriah Patroli Imbau Masyarakat Tetap Waspada Covid-19 - Di Bener Meriah 6 Orang ODP, 1 Orang Telah Dirujuk Ke RSUD Cut Mutia - Terkait Wabah Covid 19, Masuk ke Bener Meriah Kini dilakukan Pemeriksaan - Guru dan Siswa SMAN Unggul Binaan Bener Meriah Ikuti Pelatihan Literasi - Anggota DPRK Bener Meriah Minta Pelaku Eksportir Kopi Jujur Terhadap Petani Menyangkut Harga - Masyarakat Bener Meriah Laksanakan Shalat Jumat Seperti Biasanya - Terkait Tes Polri, Kapolres Bener Meriah Imbau Jangan Percaya Calo - MPU Bener Meriah Imbau Masyarakat Tetap Melaksanakan Shalat Berjamaah - Di Tengah Isu Wabah Covid 19, Harga Kopi Arabica Gayo Stabil - Di Sela Pembukaan Posko Siaga Covid 19, Bupati Bener Meriah Sebut Ekspor Kopi Gayo Aman - Bupati Bener Meriah Jangan Benturkan Aqidah dengan Ketakutan Terhadap Wabah Virus Corona - 57 Orang Peserta Seleksi Akan Tereliminasi Dari Calon MPD Bener Meriah. -

Antisipasi Penyebaran Covid 19 Pemkab Bener Meriah Tutup Pemandian Umum Air Panas

24-03-2020 14:31:05

Redelong, InfoPublik- Mengantisipasi penyebaran wabah virus Corona (Covid-19), Pemerintah Kabupaten Bener Meriah, Aceh melalui Dinas Pariwisata menutup wisata pemandian umum air panas. Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pariwisata Bener Meriah Riswandika Putra saat dikonfirmasi media ini dirangannya, Selasa (24/3/2020)

Wisata Pemandian Air Panas di Simpang Balik Kecamatan Wih Pesam yang dikelola Pemkab telah ditutup untuk sementara waktu. Namun, objek wisata pemandian air panas yang dikelola oleh swasta seperti di Bandar Lampahan disosialisasikan terlebih dahulu kepada pengelola.

"Untuk saat ini sudah kita sampaikan kepada pengelola untuk sementara pembatasan. Namun, jika kedepan stiuasi tidak memungkinkan maka kita akan meminta kepada pengelola untuk menutupnya," kata Riswandika.

Kadis Pariwisata Bener Meriah itu menambahkan, untuk tempat tempat wisata lainnya di Bener Meriah yang paling ramai dikunjungi warga telah kita tutup.

'Kalau di Bener Meriah, objek wisata yang ramai dikunjungi itu Bur Telong, dan itu sudah kita tutup. Saat kian merebaknya penyebaran Covid-19, angka pengunjung drastis menurun dari hari-hari sebelumnya," ungkap Riswandika. (gn/fa/diskominfo-bm).