Satu ODP dari Bener Meriah, Batal Dirujuk ke RSUD Cut Meutia - Antisipasi Dampak Covid-19, DPRK Bener Meriah Tinjau Ketersediaan Kebutuhan Bahan Pokok - Bupati Bener Meriah Hentikan Kegiatan Yang Menghimpun Keramaian - Penanganan Pencegahan Covid-19, Pemkab Bener Meriah Anggarkan 4 Milyar Lebih - Antisipasi Penyebaran Covid 19 Pemkab Bener Meriah Tutup Pemandian Umum Air Panas - MPU Bener Meriah Imbau Tunda Kegiatan Keagamaan - Anggaran di Bener Meriah Akan Direvisi untuk Penanganan Covid-19 - Polres Bener Meriah Patroli Imbau Masyarakat Tetap Waspada Covid-19 - Di Bener Meriah 6 Orang ODP, 1 Orang Telah Dirujuk Ke RSUD Cut Mutia - Terkait Wabah Covid 19, Masuk ke Bener Meriah Kini dilakukan Pemeriksaan - Guru dan Siswa SMAN Unggul Binaan Bener Meriah Ikuti Pelatihan Literasi - Anggota DPRK Bener Meriah Minta Pelaku Eksportir Kopi Jujur Terhadap Petani Menyangkut Harga - Masyarakat Bener Meriah Laksanakan Shalat Jumat Seperti Biasanya - Terkait Tes Polri, Kapolres Bener Meriah Imbau Jangan Percaya Calo - MPU Bener Meriah Imbau Masyarakat Tetap Melaksanakan Shalat Berjamaah -

Antisipasi Dampak Covid-19, DPRK Bener Meriah Tinjau Ketersediaan Kebutuhan Bahan Pokok

24-03-2020 14:59:13

Redelong- Komisi A dan B DPRK Kabupaten Bener Meriah memantau ketersediaan Bahan pangan di gudang Bulog Blang Kolak II Takengon Regional Aceh Tengah dan Bener Meriah, Senin (23/03/2020).

Rombongan Komisi A dihadiri oleh Abu Bakar, Zulham dan Komisi B Herman Ramli, Yuzmuha dan Kasim. Kedatangan ke gudang BULOG tersebut untuk melihat langsung stok beras yang ada di dalam gudang Bulog tersebut.

Rombongan DPRK ke Gudang Bulog untuk memastikan ketersediaan bahan pangan utamanya beras. Mereka tiba meninjau kualitas dari stok beras yang siap didistribusikan oleh Bulog.

Stok beras di gudang Bulog Aceh Tengah saat ini 250 ton. Menurut Bulog, jumlah tersebut cukup untuk persediaan hingga 3 bulan ke depan. Namun, stok bahan pokok lainnya kosong.

Dalam pandangan anggota DPRK, jika pandemi Covid-19 menyebabkan kondisi darurat, persediaan bahan makanan harus cukup. Pemerintah Kabupaten Bener Meriah harus memastikan itu. Belum lagi bulan suci Ramadan dan Idul Fitri di depan mata.

Rombongan DPRK menyampaikan bahwa Pemerintah harus melakukan langkah-langkah cepat untuk mengantisipasi dampak dari pandemi Covid-19. Salah satunya adalah ketersediaan bahan pangan.

"Pemerintah harus memastikan ketersediaan bahan kebutuhan pokok cukup memadai untuk kebutuhan masyarakat," ujarnya.

Rombongan DPRK tersebut menyampaikan Agar masyarakat tidak panik, selalu menjaga kesehatan, tetap di rumah terkecuali belanja atau berobat.(gn/fa/diskominfo-bm).