21 Sanggar Se-Aceh Ikut Festival Tari Guel di Bener Meriah - Konflik Gajah Dengan Manusia Tak Kunjung Selesai, Bupati Minta BKSDA Cari Solusi - Kesbangpol Aceh Gelar Forum Dialog Terakit Perkembangan Politik di Bener Meriah - BPBD Bener Meriah Ikuti Jambore Penanggulangan Bencana - Pemkab Dan Kejari Bener Meriah Jalin Kerjasama Bantuan Hukum Perdata dan TUN - Syech Muhammad Nasir Pimpin Zikir Akbar Peringati Maulid Nabi Muhamad - Ini Nama-Nama Juara Lomba Menulis Puisi Bahasa Gayo Tingkat Pelajar SMP Dan SMA - Pemkab Bener Meriah Gelar Zikir Akbar Peringati Maulid Nabi - LK Ara: Manfaatkan Open Stage Sebagai Wadah Mengembangkan Bakat Seni - Darwinsah Terpilih Secara Aklamasi Ketum KONI Bener Meriah - KONI Bener Meriah Laksanakan Musorkablub Pemilihan Ketua Umum Priode 2019-2023 - Puluhan Pelajar di Bener Meriah Ikuti Lomba Menulis Puisi Bahasa Gayo - Gajah Liar Kembali Rusak Rumah Warga di Pintu Rime Gayo - Pendaftaran CPNS Resmi Dibuka, Bupati Bener Meriah Himbau Masyarakat Tidak Percaya Calo - Bener Meriah Bangun Open Stage Terbesar Di Aceh -

21 Sanggar Se-Aceh Ikut Festival Tari Guel di Bener Meriah

21-11-2019 19:28:41

Redelong- Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Bener Meriah, Aceh, melalui Kabid Seni dan Budaya, Sukri Thomas menyampaikan sejak dibuka sampai batas akhir penerimaan pendaftaran (21/11/2019) sebanyak 21 sanggar telah mendaftar Festival Guel.

Festival Guel merupakan salah satu rangkaian acara penutupan Gayo Alas Mountain Internasional Festival (Gamifest) 2019 di Bener Meriah. Selain Festival Guel, beragam kegiatan lain akan memeriahkan penutupan Gamifest 2019, seperti Fiesta Panen Kopi, Lomba Panen Kopi, Lomba Kreasi Coffee, Bean, Minum Kopi Massal, dll. Rangkaian kegiatan tersebut dilaksanakan mulai 22--24 November di Lapangan Umah Pitu Ruang, Kampung Bale Atu, Kec. Bukit, Bener Meriah 

Sukri Thomas merincikan dari 21 sanggar yang mendaftar Festival Tari Guel, sebanyak 10 sanggar berasal dari Kabupaten Aceh Tengah, dan 9 sanggar dari Kabupaten Bener Meriah, 1 sanggar dari Aceh Besar dan 1 sangar dari Kota Banda Aceh.

Dalam perlombaan itu, Sukri menjelaskan, kriteria yang dinilai meliputi, yaitu kompleksitas gerak tari guel, ras, kepur nunguk, sining lintah, redep, munatap, cincang nangka, ketibung/runcang. Selain itu, teknik tari guel, penghayatan, kekompakan, keselarasan musik dan tari, padu papan musik, busana dan rias.

Berikut sanggar-sanggar yang ikut festival tari guel di antaranya, Sengedah Etnik, Jejani, Sanggar Tunes Ayu, sanggar lsmi, sanggar Pegayon, sanggar Aras Naru, sanggar Uyem Ratus, Geresek Toweren dan sanggar Lengkawi yang berasal dari kabupaten Aceh Tengah.

Sementara sanggar dari Kabupaten Bener Meriah di antaranya, sanggar Pucuk Lemi, sanggar Sedenge, sanggar Tajuk Lengkawi, sanggar Emun Beriring, sanggar Karang Taruna, sanggar Rembune, sanggar Celala Bengi, dan sanggar Seranting Gayo Art.

Sementara sanggar mewakili Aceh Besar, yakni sanggar Pelanuk, dan mewakili kota Banda Aceh sanggar Pegayon.

Sukri berharap masyarakat Bener Meriah memanfaatkan sebaik-baiknya untuk menunjukkan ekspresi dan bakat seni melalui kegiatan tersebut. *(gn/fa).