Pansel Serahkan Berkas 15 Calon Anggota KIP Bener Meriah - TMMD Ke 103, Kodim 0106 Aceh Tengah Bener Meriah Buka Jalan Sepanjang 5.500 Meter - KORPRI Bener Meriah Gelar Porda ASN 2018 - Danrem dan Plt Bupati Bener Meriah Tinjau Lokasi TMMD 103 - Plt Bupati Bener Meriah Wisuda 1140 Santri - Pemuda Pancasila Bandar Serahkan Bantuan Tsunami Palu Donggala - Pemkab Bener Meriah Ikuti Sidang APBK Perubahan Dengan DPRK - Sebanyak 256 Orang Ikuti MTQ Ke-7 Bener Meriah - Sebanyak 11 Juta lebih Pemkab Kumpulkan Dana Korban Untuk Palu - Abuya Syarqawi Akan Buka MTQ Ke-7, Ini Jadwalnya - Peringatan Milad Dayah Terpadu Bustanil Arifin Ke 18 - Kemenag Bener Meriah Gelar Bimbingan Perkawinan Pra Nikah - Pemkab Bener Meriah Fasilitasi Roadshow KPK, Gerak Aceh Dan Gerak Gayo - Sistem Informasi Desa (SID) Penunjang Potensi Desa - Pelayanan Adminduk di Bener Meriah Kembali Normal -

Genab Setahun Plt Bupati Syarkawi Gelar Doa Bersama

14-07-2018 09:29:19

REDELONG: Kepemimpinan Bupati Bener Meriah dan Wakilnya Ahmadi-Sarkawi dihitung genab selama satu tahun ini, terhitung sejak tanggal 14 Juli 2017 lalu hingga sampai sekarang.

Dalam kesempatan tersebut, Plt Bupati Tgk Syarkawi mengajak sekaligus mengundang para Pemerintahan, lapisan jajaran pemerintahan dan masyarakat hadir di Pendopo Plt Bupati, dalam rangka Do'a bersama serta menyaksikan pemutaran refleksi program yang telah dikerjakan selama setahun itu, pada Jum'at, 13 Juli 2018.

"Terimakasih kepada hadirin yang telah meluangkan waktu pada malam ini. Ini adalah momentum yang luar biasa dimana duduk seluruh pimpinan daerah, para ulama dan pimpinan Dayah, seluruh masyarakat dan seluruh orang-orang yang hebat yang dahulu mengusung dan mendorong kami untuk berada di posisi ini," kata Abuya.

Abuya menyebutkan pertemuan tersebut merupakan hal yang penting untuk diketahui publik secara menyeluruh, serta masyarakat banyak berhak tahu pertemuan tersebut.

Dalam kesempatan tersebut Abuya juga menerangkan bahwa pristiwa yang menimpa Bupati Bener Meriah yang terjadi beberapa waktu lalu mengharapkan Do'a bersama dari mereka yang hadir, agar proses hukum yang dilakukan dapat diringankan.

"Semoga Allah SWT memberikan jalan terbaik agar bapak Bupati kita dapat kembali lagi ke Bener Meriah sebagaimana sedia kala. Berkaitan dengan peristiwa itu juga, kita harus tetap menghormati dan menaati penegakan hukum yang dilakukan oleh KPK, karena mereka juga sedang melaksanakan tugasnya," terangnya.

Beberapa hal lainnya dalam kesempatan tersebut Abuya juga turut menyampaikan kepada hadirin dan seluruh masyarakat Bener Meriah tentang kartu petani mulia (KPM). KPM ini akan segera direalisasikan kepada masyarakat secara bertahap pada tahun pertama ini.

Artinya, dana yang dianggarkan untuk KPM itu adalah sebanyak 12 M sedang masyarakat yang menerimanya sekitar 15 ribu orang. Uang 12 M tersebut hanya bisa diberikan kepada 12 ribu orang saja sedang penerimanya lebih.

"Untuk itu kami memanggil ketua DPRK pihak Kapolres, Dandim dan semua unsur jajaran pemerintahan untuk menyampaikan hal penting ini. Setelah kami pertimbangkan bahwa, janji kami dulu adalah sebanyak 1 jt/KK. Namun, ditahap pertama akan kita bagikan rata untuk 15 ribu orang per KK, walau tidak sama sesuai yang dijanjikan, karena melihat banyaknya masyarakat," tambah Abuya.

Disamping itu, tidak hanya sekedar uang dan alat bantu petani lainnya yang akan pemerintah berikan, melainkan juga akan dibantu melalui pembibitan kopi sesuai yang telah diprogramkan sebelumnya.

Diakhir sambutannya itu, Abuya menyampaikan bahwa tanah Bener Meriah ini adalah tanah berkah. "Bener Meriah mutuah, ari karna oya, mari kite morom bersatu untuk membangun Bener Meriah yang partisipatif dan lebih baik kedepannya, sesuai visi-misi Pemerintah, yang Islami, Harmoni, Maju dan Sejahtera,"tutupnya.

Sementara itu, pada tahap pertama ini uang sebanyak 12 M itu akan dibagikan sesuai arahan. Namun, tidak serta merta diberikan secara langsung berupa tunai, melainkan sebagian dalam bentuk barang dan sebagian tunai.

"Karena jika dilakukan tunai ini menjadi bagian dari hukum. Jangan niat kita baik namun cara kita salah dalam menggunakannya," tutup Kapolres Bener Meriah AKBP Fahmi Irwan Ramli SH, S.Ik, M.Si.[]