Pansel Serahkan Berkas 15 Calon Anggota KIP Bener Meriah - TMMD Ke 103, Kodim 0106 Aceh Tengah Bener Meriah Buka Jalan Sepanjang 5.500 Meter - KORPRI Bener Meriah Gelar Porda ASN 2018 - Danrem dan Plt Bupati Bener Meriah Tinjau Lokasi TMMD 103 - Plt Bupati Bener Meriah Wisuda 1140 Santri - Pemuda Pancasila Bandar Serahkan Bantuan Tsunami Palu Donggala - Pemkab Bener Meriah Ikuti Sidang APBK Perubahan Dengan DPRK - Sebanyak 256 Orang Ikuti MTQ Ke-7 Bener Meriah - Sebanyak 11 Juta lebih Pemkab Kumpulkan Dana Korban Untuk Palu - Abuya Syarqawi Akan Buka MTQ Ke-7, Ini Jadwalnya - Peringatan Milad Dayah Terpadu Bustanil Arifin Ke 18 - Kemenag Bener Meriah Gelar Bimbingan Perkawinan Pra Nikah - Pemkab Bener Meriah Fasilitasi Roadshow KPK, Gerak Aceh Dan Gerak Gayo - Sistem Informasi Desa (SID) Penunjang Potensi Desa - Pelayanan Adminduk di Bener Meriah Kembali Normal -

Antisipasi Berita Hoax, Kepala MPU Bener Meriah Himbau Untuk Teliti

15-05-2018 09:29:47

 

REDELONG - Dalam acara dialog antar ormas pengurus FKUB dengan Pemerintahan Bener Meriah, Kepala MPU Bener Meriah Tgk Almuzani himbau untuk tidak menyebarkan berita bohong atau hoax.

Hal ini disampaikannya kepada para peserta siswa, santriwan dan santriwati, di Aula Kantor MPU Bener Meriah, pada Senin, 14 Mei 2018.

"Kepada peserta para pimpinan Pesantren dan Dayah yang ada di lingkungan Bener Meriah untuk dapat memberikan informasi anti berita Hoax atau berita tidak benar, kepada murid, dan santri bisa di sampaikan,"Kata Tgk Almuzani

Kegiatan yang di inisiasi oleh Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) ini dilakukan untuk mengantisipasi berita Hoax, yang secara cepat merosot hingga ke tengah-tengah masyarakat.

Kemudian ia menjelaskan yang sebenarnya, menyebarkan berita hoax merupakan menyebarkan kebohongan yang keji dan sangat berdosa besar.

Ia juga menghimbau agar kita semua terhindari dari perilaku buruk ini, sehingga tidak merugikan orang lain serta masyarakat banyak. 

"Hindarilah prilaku yang menyimpang ini karena merusak masyarakat banyak dan jelas sudah paling berbahaya,"ungkapnya. 

Turut hadir sebagai pemateri perwakilan Kemenag Bener Meriah, Kejaksaan Negeri Bener Meriah, dan perwakilan Polres Kabupaten Bener Meriah.[]