4 Juli 2018 Pemkab Adakan Seminar Radio di Tugu Rimba Raya - Bupati Ahmadi Akan Gelar Rapat Lanjutan UAS dan Sosialisasi Qanun Rokok - Bupati Ahmadi Pimpin Rapat Kedatangan UAS di Bener Meriah - Tutup MTQ Se-Kecamatan Bener Kelipah Bupati Ahmadi Usulkan Setiap Kecamatan Harus Ada - Hari Pertama Dinas Kehadiran Pegawai di Bener Meriah Diperhitungkan 99% - Pemuda Blang Tampu Bener Meriah Galang Dana Untuk Palestina - Hari Idul Fitri Pemkab Bener Meriah Terus Berbenah Diri - Di Bener Meriah, Tgk Mahadir MA Isi Khutbah Idul Fitri 1439 H - Pawai Akbar di Bener Meriah Berjalan Sukses - Bupati Ahmadi Akan Hadiri Pawai Takbir di Masjid Agung Babussalam - Bupati Bener Meriah Pantau Pos Pengamanan Angkutan Lebaran Terpadu 2018. - Bupati Ahmadi Berikan Bonus Kepada Pemenang Mendali POPDA 2018 - Pemda Bener Meriah Kembali Salurkan Santunan Yatim untuk Tiga Kecamatan - Bupati Ahmadi Bener Meriah Siap Dukung Reforestasi Hutan - Direktur Pengusaha Kapal Api Akan Bangun Industri Kopi di Bener Meriah dan Gayo Lues -

Sekda Bener Meriah Arahkan 6 Bulan Tidak Bagus Kinerja Akan di Tarik

12-04-2018 18:09:33

REDELONG-Bupati Bener Meriah, Ahmadi SE melalui Sekretaris Daerah Kabupaten Bener Meriah, Drs Ismarisiska MM menegaskan untuk bekerja lebih bagus. Jika tidak, dalam kurun waktu 6 bulan akan di evaluasi sesuai sanksi yang telah ditetapkan.


Hal ini ia sampaikan setelah selesai mengukuhkan 116 orang dari pejabat Administrator (eselon III), dan 69 orang pejabat Pengawas (eselon IV) di Aula Setdakab setempat pada Kamis, 12 April 2018.


"Kemungkinan besar jika karir pejabat Eselon III dan IV pada Admistrator dan Pejabat Pengawas tidak baik, maka akan kita ganti dan evaluasi. Tentu akan kita lihat selama 6 bulan ini kedepannya," kata Sekda


Sekda yang didampingi Asisten I, II dan III menerangkan, tujuan dari semua mutasi ini adalah sebagai bentuk penyegaran dari setiap lembaga pemerintahan, karena barang kali sudah beberapa tahun ditempat tersebut sudah biasa sehingga menimbulkan rasa kejenuhan.


"Dari itu kita lakukan penyegaran, hal ini supaya kinerja ASN bertambah lebih bagus, tidak jenuh dari yang dialaminya selama ini," tambahnya.


Disamping itu ia juga menjelaskan bahwa bagi camat yang belum dilantik, mereka terlebih dahulu mengikuti kepamongan selama sebulan penuh di kota Bandung, Jawa Barat, yang diundang langsung oleh Kementerian dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia.


Informasi yang dihimpun, setelah mereka kembali akan langsung d defenitifkan, "yang tidak dari pamong mereka harus mengikuti pamong lagi, namun yang sudah pamong tidak ada masalah lagi. Sebanyak 3 camat yang belum mengikuti pamong, diantaranya adalah camat Masidah, Permata dan Syiah Utama,"tutupnya.[]


 
 
 
 
Facebook Fans Page