BKMT Bener Meriah Gelar Seminar Guna Penguatan Kapasitas Organisasi - 655 Kelompok Tani BM Menerima Bantuan Untuk Rehabilitasi Kebun Rakyat - Rakor Pembinaan Petue Kampung di Bener Meriah, Ini Pesan Penting Plt Bupati - Kapolres Bener Meriah Meninjau Lokasi Pembungan Tower Dan Shelter Yang Berada Di Polsek Pintu Rime Gayo - Menjelang Pembacaan Vonis , Ahmadi Berpesan Ke Plt Bupati Bener Meriah Tgk Sarkawi , Ini Harapannya - Perdana, Akreditasi Untuk TPA-TPQ di Bener Meriah - Sebelum di vonis Hukuman, Bupati Nonaktif Ahmadi dan Plt Bupati Abuya Sarkawi Berpose Bersama - Jalan Lintas Reje Guru-Simpang Tiga Sudah Dilakukan Pengaspalan - PORA XIII Aceh 2018, Jumlah Perolehan Medali Bener Meriah - Longsor Timbun Badan Jalan KM 92. - HUT Ke-19, DWP Bener Meriah Gelar Lomba Asma’ul Husna. - GOW Bener Meriah Gelar Khitan Masal - Prabowo Subianto Memposting Pengrajin Cangkir Dari Batang Kopi Asal Bener Meriah - DPMK Bener Meriah Laksanakan Sosialisasi P2KTD dan Rakor TIK Program Inovasi Desa (PID) - Pemda Bener Meriah Sudah Turunkan Alat Berat ke Kampung Arul Cincin -

16 Rumah di Bener Meriah Aceh Rusak Diterjang Angin Puting Beliung

06-04-2018 15:24:02

ACEH – Sedikitnya 16 bangunan rumah warga mengalami kerusakan akibat diterjang angin puting beliung disertai hujan deras di kawasan Pante Raya, Kecamatan Wih Pesam, Kabupaten Bener Meriah, Jumat (30/3/2018) sore.

Camat Wih Pesam, Iwan Pasha kepada wartawan menuturkan bahwa ke-16 bangunan warga yang terdampak angin kencang mengalami tingkat kerusakan berbeda.

Ia menjelaskan, sebagian besar bangunan umumnya mengalami kerusakan pada bagian luar, seperti bagian atap dan teras bangunan.

"Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Saat ini rekan-rekan pihak terkait sudah berada di lokasi bersama warga mulai membantu membenahi kerusakan rumah yang tertiup angin," tutur Iwan Pasha.

Hingga saat ini, menurut Iwan Pasha, pihak terkait dari Dinas Sosial Kabupaten Bener Meriah juga telah mendirikan posko dan tenda-tenda darurat di lapangan sepak bola Panter Raya guna mengantisipasi adanya warga yang harus mengungsi sementara.

"Walaupun tidak ada yang mengungsi, tapi tetap disiapkan tenda-tenda oleh Dinas Sosial Kabupaten Bener Meriah untuk antisipasi atau persiapan," ujar Iwan.

Sebagai penanganan darurat pascaperistiwa angin kencang ini, kata Iwan Pasha, pihak terkait juga telah bersiap untuk menyalurkan bantuan yang mungkin diperlukan warga, seperti bantuan sembako.

Menurut dia, secara keseluruhan ada 60 jiwa yang terdampak langsung dari musibah yang terjadi. Namun hingga saat ini belum diketahui dampak kerugian dari peristiwa ini.

"Untuk kerugian kita belum mendata karena masih fokus pada penanganan darurat memperbaiki rumah-rumah yang tertiup angin," tutur Iwan.


 
 
 
 
Facebook Fans Page