Bener Meriah Gelar Forum SKPK - Majelis Zikrullah Bener Meriah Beri Santunan Kepada 1500 Anak Yatim - Plt. Bupati Sambut Kepulangan Sanggar Bener Meriah dari India - Diseminasi Posyandu Terintegrasi Untuk Tim Penggerak PKK Kampung Tahun 2019 di Bener Meriah - BPBD Bener Meriah Berikan Edukasi Kebencanaan Kepada Anak Usia Dini - Plt Bupati Bener Meriah Serahkan Bantuan Pinjam Pakai Mesin Pengolah Kopi - Jelang Technical Metting, Masih Sempat Latihan - Plt. Bupati Bupati Bener Meriah: Tanah Gayo Akan Selalu Merindukan Ustadz Abdul Somad - Sempat Diguyur Hujan, Jamaah Tabligh Akbar Ustadz Abdul Somad Tetap Shalat Ashar Berjamaah - Musrenbang Tingkat Kecamatan Permata, Jalan dan Perkebunan Mendominasi Skala Prioritas Pembangunan - Peserta ABU International Dance Festival Diberangkatkan ke India - Hoax Itu Haram: Fatwa Ulama Aceh - 10 Penari Gayo ke India - Festival Durian di Bener Meriah, Seribu Durian Ledes - Plt Bupati Bener Meriah: Wisata Tidak Identik dengan Maksiat -

Akhirnya Bener Meriah Miliki 2 Alat Berat Tanggulangi Bencana

24-03-2018 14:37:34

REDELONG-LintasGAYO.co : Bener Meraih merupakan salah satu daerah kabupaten yang terletak di kawasan rentan bencana di provinsi Aceh.  Namun setelah sejak keberadaan lembaga tersebut di daerah ini baru tahun 2017 memiliki 2 unit alat berat berupa ekskavator PV 160-4 dan beko  loader WB 93 R merek Komatsu.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bener Meriah Sadra. BK,SE saat dijumpai sejumlah awak media diruang kerjanya senin (5/6) mengatakan keberadaan alat berat tersebut di instansinya merupakan sebuah kebutuhan karena hampir tiap tahun kawasan ini terjadi musibah bencana, utamanya longsor dan banjir bandang.

Berdasarkan pengalaman yang rutinitas tiap tahunnya tersebut pihak kita merencanakan pengadaan alat berat ini dari bawah melalui musrenbang kecamatan hingga musrenbang provinsi  tahun 2016 silam sehingga realisasinya baru tahun 2017 ini  kita mendapat respon sehingga kedua alat yang sangat dibutuhkan tersebut  dapat domodir.

” Alhamdulillah baru tahun ini, pengadaan alat berat tersebut direalisasikan dan mudah mudahan kedepan persoalan alat berat pada saat bencana terjadi todak terkendala lagi, kecuali itu tahun depan juga akan segera kita usulkan Trado satu unit untuk memudahkan alat angkutannya,” ucap Sadra.

Disinggung tentang pemanfaatan alat berat tersebut  ke depan  Sadra mengatakan pihaknya akan menyerahkan pengelolaan alat berat tersebut kepada tim teknis membidanginya agar dalat disesuaikan dengan SOP atau aturan lainnya mendukung untuk itu

“Sebelum ada aturan maupun qanun tentang pengelolaan, kita akan mengacu kepada SOP dan kebijakan tapi untuk sekatang alat berat kita terima untuk distanbaykan terlebih dahulu di gudangnya,” kata Sadra BK.

Ke 2 alat berat itu diadakan oleh rekanan PT. United Tractors Tanjung Merawa Medan dengan Pagu Anggaran Rp. 2.7 Milyar nilai penawaran sebesar Rp. 2.640 Milyar  bersumber  dari dana otsus Bener Meriah tahun 2017. (GM)


 
 
 
 
Facebook Fans Page