BKMT Bener Meriah Gelar Seminar Guna Penguatan Kapasitas Organisasi - 655 Kelompok Tani BM Menerima Bantuan Untuk Rehabilitasi Kebun Rakyat - Rakor Pembinaan Petue Kampung di Bener Meriah, Ini Pesan Penting Plt Bupati - Kapolres Bener Meriah Meninjau Lokasi Pembungan Tower Dan Shelter Yang Berada Di Polsek Pintu Rime Gayo - Menjelang Pembacaan Vonis , Ahmadi Berpesan Ke Plt Bupati Bener Meriah Tgk Sarkawi , Ini Harapannya - Perdana, Akreditasi Untuk TPA-TPQ di Bener Meriah - Sebelum di vonis Hukuman, Bupati Nonaktif Ahmadi dan Plt Bupati Abuya Sarkawi Berpose Bersama - Jalan Lintas Reje Guru-Simpang Tiga Sudah Dilakukan Pengaspalan - PORA XIII Aceh 2018, Jumlah Perolehan Medali Bener Meriah - Longsor Timbun Badan Jalan KM 92. - HUT Ke-19, DWP Bener Meriah Gelar Lomba Asma’ul Husna. - GOW Bener Meriah Gelar Khitan Masal - Prabowo Subianto Memposting Pengrajin Cangkir Dari Batang Kopi Asal Bener Meriah - DPMK Bener Meriah Laksanakan Sosialisasi P2KTD dan Rakor TIK Program Inovasi Desa (PID) - Pemda Bener Meriah Sudah Turunkan Alat Berat ke Kampung Arul Cincin -

Akhirnya Bener Meriah Miliki 2 Alat Berat Tanggulangi Bencana

24-03-2018 14:37:34

REDELONG-LintasGAYO.co : Bener Meraih merupakan salah satu daerah kabupaten yang terletak di kawasan rentan bencana di provinsi Aceh.  Namun setelah sejak keberadaan lembaga tersebut di daerah ini baru tahun 2017 memiliki 2 unit alat berat berupa ekskavator PV 160-4 dan beko  loader WB 93 R merek Komatsu.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bener Meriah Sadra. BK,SE saat dijumpai sejumlah awak media diruang kerjanya senin (5/6) mengatakan keberadaan alat berat tersebut di instansinya merupakan sebuah kebutuhan karena hampir tiap tahun kawasan ini terjadi musibah bencana, utamanya longsor dan banjir bandang.

Berdasarkan pengalaman yang rutinitas tiap tahunnya tersebut pihak kita merencanakan pengadaan alat berat ini dari bawah melalui musrenbang kecamatan hingga musrenbang provinsi  tahun 2016 silam sehingga realisasinya baru tahun 2017 ini  kita mendapat respon sehingga kedua alat yang sangat dibutuhkan tersebut  dapat domodir.

” Alhamdulillah baru tahun ini, pengadaan alat berat tersebut direalisasikan dan mudah mudahan kedepan persoalan alat berat pada saat bencana terjadi todak terkendala lagi, kecuali itu tahun depan juga akan segera kita usulkan Trado satu unit untuk memudahkan alat angkutannya,” ucap Sadra.

Disinggung tentang pemanfaatan alat berat tersebut  ke depan  Sadra mengatakan pihaknya akan menyerahkan pengelolaan alat berat tersebut kepada tim teknis membidanginya agar dalat disesuaikan dengan SOP atau aturan lainnya mendukung untuk itu

“Sebelum ada aturan maupun qanun tentang pengelolaan, kita akan mengacu kepada SOP dan kebijakan tapi untuk sekatang alat berat kita terima untuk distanbaykan terlebih dahulu di gudangnya,” kata Sadra BK.

Ke 2 alat berat itu diadakan oleh rekanan PT. United Tractors Tanjung Merawa Medan dengan Pagu Anggaran Rp. 2.7 Milyar nilai penawaran sebesar Rp. 2.640 Milyar  bersumber  dari dana otsus Bener Meriah tahun 2017. (GM)


 
 
 
 
Facebook Fans Page