Bupati Bener Meriah Menyambut dan Melepas Mahasiswa KKN-PPM UGP. - Wabup Tgk. H. Sarkawi : Pendamping Desa Harus Profesional - Pemkab Bener Meriah Gelar Penyusunan LAKIP - Pekik Merdeka dari Rimba Raya - ASN Naik Pangkat Luar Biasa, Ini Tahapannya - Belum Ada Skema Kenaikan Gaji PNS Tahun 2018 - Gubernur Aceh larang perayaan Valentine Day - Bupati dan Wabup Hadiri Maulid Nabi Besar Muhammad SAW di Pasantren Nurul Huda - Pekan Kebudayaan Aceh 2018 Harus Tidak Biasa - Perjuangan Heriyan Tuah Miko, Penyandang Disabilitas dari Bener Meriah - Siswa Bener Meriah Tingkatkan Pengetahuan SBMPTN - Bupati Bener Meriah Ahmadi, SE, menghadiri undangan warga Kampung Syura - Bupati Bener Meriah Antar Imam Hafiz 30 Jus Ke Masjid Kecamatan - Wakil Bupati Antar Tugas dan Serah Terimakan Jabatan Camat Bukit - Bupati Ahmadi Ikut Musnahkan Barang Bukti Narkoba -

Empat Tenaga Medis Bener Meriah ke Istana Merdeka

23-08-2017 02:28:23

Sabtu, 12 Agustus 2017 12:26

Empat Tenaga Medis Bener Meriah ke Istana Merdeka

ARSIP PERPUSTAKAAN NASIONAL RI

Istana Merdeka 

REDELONG - Empat tenaga medis paling beprestasi di Kabupaten Bener Meriah akan mendapat penghargaan dari Menteri Kesehatan, di Istana Merdeka pada HUT ke-72 RI di Jakarta.

Kepala Dinas Kesehatan Bener Meriah, dr Aliyen, Jumat (11/8) menjelaskan ke empat tenaga medis itu telah dinilai oleh pihaknya dan provinsi sebelum ditetapkan menjadi yang terbaik. “Ada empat tenaga kesehatan Bener Meriah yang akan berangkat ke Jakarta untuk mendapatkan penghargaan dari Kemenkes RI,” sebutnya.

Dia menjelaskan penghargaan dari Menkes akan membawa angin segar terhadap dunia medis Bener Meriah. Dikatakan, dari 11 penerimaan penghargaan dari Aceh, empat di antaranya berasal dari Bener Meriah. Disebutkan penilaian yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Aceh, ternyata Bener Meriah mendapat penghargaan terbanyak.

“Belum pernah ada kabupaten yang berhasil meraih penghargaan sebanyak ini, tetapi Bener Meriah mewujudkannya dengan empat tenaga medis teladan berdasarkan aspek penilaian dari provinsi,” jelasnya. Dia mengungkapkan ke empat tenaga medis itu juga akan menghadiri peringatan HUT ke-72 RI di Istana Merdeka.

Aliyan mengungkapkan tahun lalu, hanya satu tenaga medis teladan dengan hadiah umrah, tetapi tahun 2017 ini sebanyak empat orang. “Saya belum tahu, apakah ke empat tenaga medis tahun ini juga akan mendapat hadiah umrah dari provinsi,” ujarnya.

Satu tenaga medis teladan, Fitriani Amd Keb menyatakan sangat bangga bisa mendapat penghargaan dan hadir di Istana Merdeka. Dia mengaku akan sangat senang jika bisa bertemu langung Presiden Jokowi dan menghadiri HUT Kemerdekaan ke-72 RI di Istana Merdeka.

“Ini sebuah kehormatan bagi saya sebagai bidan teladan Aceh, tentu saya sangat bangga, karena bisa mengharumkan nama keluarga, daerah dan Provinsi Aceh,” ujar Fitriani, yang saat ini sebagai bidan Desa di Kebun Baru, Kecamatan Wih Pesam, Bener Meriah.

Ditambahkan, berdasarkan undangan yang diterimanya, dia dan bersama tiga tenaga medis lainnya berangkat ke Banda Aceh pada Jumat (11/8) malam dan Minggu (13/8) terbang ke Jakarta. Disebutkan, selain dirinya, juga ada

drs Marta Rinda, perawat Wiwi Muzakir Amd Kep, serta tenaga ahli laboratorium medik, Raini Susana Amd AK.(c51)