Plt Bupati Bener Meriah Dampingi Plt Gubernur Aceh di Palu - Upacara Hari Senin Kesadaran Nasional - Bener Meriah Genjot Pariwisata - Ibu Angkat Presiden Jokowi di Bener Meriah, Aceh Tutup Usia - Ini Jadwal Sidang Paripurna Istimewa Pemberhentian Ahmadi - Komunitas Fauzul Abadi (Faul) Jabodetabek Temui Plt Bupati Bener Meriah - Plt Bupati Bener Meriah Temui PT Citilink Indonesia - Minat Petani Milenial Meningkat Tajam Menjadi 1.237 % - Pemerintah Kabupaten Bener Meriah Jajaki Kerjasama Dengan Investor India - Plt Bupati Bener Meriah Hadiri Pelantikan Pengurus DPC Ika Boga - Abuya Sarkawi Koordinasi dengan KPU RI Terkait SK KIP Bener Meriah - Pemkab Bener Meriah Serahkan Pengelolaan Objek Wisata Air Terjun Peteri Pintu - Plt Bupati Bener Meriah Hadiri Maulid Nabi Muhammad SAW Di Menasah KMAP - Puluhan Pejabat Adminstrator Dan Pengawas Dilingkungan Pemkab Bener Meriah Dilantik - Sekda Drs. Ismarissiska, MM Membesuk Korban Tertabrak Kuda Pacuan -

Siswa Bener Meriah Tingkatkan Pengetahuan SBMPTN

13-02-2018 05:17:41

KBRN, Takengon: Ratusan pelajar setingkat SMA sederajat di dua Kabupaten Aceh Tengah-Bener Meriah mengikuti peningkatan pengetahuan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN), yang diselenggarakan Forum Pendidikan Mahasiswa Aceh Tengah (Fopmat).

Ketua Panitia, Rahmi Wahyuni menyampaikan, tahap pertama peserta di uji kemampuannya untuk menjawab kisi-kisi soal ujian dalam pelaksanaan SBMPTN, selanjutnya peserta juga dibekali pengetahuan segala aspek seleksi SBMPTN.

“Memberikan penjelasan kepada adik-adik semua tentang aspek perguruan tinggi negeri, kemudian memberikan gambaran tentang bagaimana kisi-kisi soal SBMPTN dan memberi trik bagaimana agar lolos di SBMPTN,”ujar Rahmi Wahyuni, Minggu (28/1/2018)

Ditambahkan Ketua Panitia, pelaksanaan peningkatan pengetahuan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN), di Kabupaten Aceh Tengah dilaksanakan di SMP Negeri 1 Takengon, sedangkan di Kabupaten Bener Meriah di SMA Negeri 1 Bukit.

Kegiatan yang sama juga akan dilaksanakan di Kabupaten Aceh Tenggara pada 31 januari 2018 mendatang, dengan jumlah peserta mencapai 150 orang.

Sementara itu Bupati Aceh Tengah, Shabela Abubakar turut hadir dan membuka kegiatan mengharapkan simulasi menjadi tolok ukur kemampuan siswa sebelum mengikuti SBMPTN sebenarnya.

Bupati juga memotivasi generasi muda untuk tidak berfikir menjadi PNS, namun berfikir bagaimana cara menjadi seorang yang sukses tanpa harus menjadi PNS.

"Walaupun simulasi harus diikuti dengan sungguh-sungguh, karena hasilnya jadi tolok ukur kemampuan siswa sebelum SBMPTN," kata Shabela. (Sn/AA) 

(Sumber : rri.co.id)