Bupati Bener Meriah Menyambut dan Melepas Mahasiswa KKN-PPM UGP. - Wabup Tgk. H. Sarkawi : Pendamping Desa Harus Profesional - Pemkab Bener Meriah Gelar Penyusunan LAKIP - Pekik Merdeka dari Rimba Raya - ASN Naik Pangkat Luar Biasa, Ini Tahapannya - Belum Ada Skema Kenaikan Gaji PNS Tahun 2018 - Gubernur Aceh larang perayaan Valentine Day - Bupati dan Wabup Hadiri Maulid Nabi Besar Muhammad SAW di Pasantren Nurul Huda - Pekan Kebudayaan Aceh 2018 Harus Tidak Biasa - Perjuangan Heriyan Tuah Miko, Penyandang Disabilitas dari Bener Meriah - Siswa Bener Meriah Tingkatkan Pengetahuan SBMPTN - Bupati Bener Meriah Ahmadi, SE, menghadiri undangan warga Kampung Syura - Bupati Bener Meriah Antar Imam Hafiz 30 Jus Ke Masjid Kecamatan - Wakil Bupati Antar Tugas dan Serah Terimakan Jabatan Camat Bukit - Bupati Ahmadi Ikut Musnahkan Barang Bukti Narkoba -

Siswa Bener Meriah Tingkatkan Pengetahuan SBMPTN

13-02-2018 05:17:41

KBRN, Takengon: Ratusan pelajar setingkat SMA sederajat di dua Kabupaten Aceh Tengah-Bener Meriah mengikuti peningkatan pengetahuan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN), yang diselenggarakan Forum Pendidikan Mahasiswa Aceh Tengah (Fopmat).

Ketua Panitia, Rahmi Wahyuni menyampaikan, tahap pertama peserta di uji kemampuannya untuk menjawab kisi-kisi soal ujian dalam pelaksanaan SBMPTN, selanjutnya peserta juga dibekali pengetahuan segala aspek seleksi SBMPTN.

“Memberikan penjelasan kepada adik-adik semua tentang aspek perguruan tinggi negeri, kemudian memberikan gambaran tentang bagaimana kisi-kisi soal SBMPTN dan memberi trik bagaimana agar lolos di SBMPTN,”ujar Rahmi Wahyuni, Minggu (28/1/2018)

Ditambahkan Ketua Panitia, pelaksanaan peningkatan pengetahuan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN), di Kabupaten Aceh Tengah dilaksanakan di SMP Negeri 1 Takengon, sedangkan di Kabupaten Bener Meriah di SMA Negeri 1 Bukit.

Kegiatan yang sama juga akan dilaksanakan di Kabupaten Aceh Tenggara pada 31 januari 2018 mendatang, dengan jumlah peserta mencapai 150 orang.

Sementara itu Bupati Aceh Tengah, Shabela Abubakar turut hadir dan membuka kegiatan mengharapkan simulasi menjadi tolok ukur kemampuan siswa sebelum mengikuti SBMPTN sebenarnya.

Bupati juga memotivasi generasi muda untuk tidak berfikir menjadi PNS, namun berfikir bagaimana cara menjadi seorang yang sukses tanpa harus menjadi PNS.

"Walaupun simulasi harus diikuti dengan sungguh-sungguh, karena hasilnya jadi tolok ukur kemampuan siswa sebelum SBMPTN," kata Shabela. (Sn/AA) 

(Sumber : rri.co.id)