Lagi, Ratusan Sopir Dump Truk Datangi Kantor DPRK - Bener Meriah Kembali Masuk Dinas 5 Hari Kerja - Plt Bupati Bener Meriah Shalatkan Jenazah Rizki Saradiwa - Pesta Demokrasi AKBP Fahmi Irwan Ramli Meski Pilihan Berbeda, Tapi Tetap Bersaudara - Genab Setahun Plt Bupati Syarkawi Gelar Doa Bersama - Sekda Buka Pelatihan Kelembagaan Koperasi Dan UKM - Kuatkan Silaturrahim Plt Bupati Bener Meriah Kunjungi Ruslan Abdul Gani di Bandung - SITARJAN Hadir di Bener Meriah Apa Fungsinya - Plt Bupati Bener Meriah Serahkan Bantuan Masa Panik Korban Puting Beliung Pantan Sinaku - Plt Bupati Bener Meriah Jadi Inspektur Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-72 - Sambut 17 Agustus 2018 Dinas Pariwisata Bener Meriah selenggarakan pembukaan Latihan Calon Paskibraka - Wabup Bener Meriah Konsultasi ke Kemendagri - Ini Harapan Wabup Bener Meriah Kedepannya - Masyarakat Padati Halaman Masjid Babussalam Simpang Tiga - Berminat, di Bener Meriah Ada Buku Ustad Abdul Somad -

Siswa Bener Meriah Tingkatkan Pengetahuan SBMPTN

13-02-2018 05:17:41

KBRN, Takengon: Ratusan pelajar setingkat SMA sederajat di dua Kabupaten Aceh Tengah-Bener Meriah mengikuti peningkatan pengetahuan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN), yang diselenggarakan Forum Pendidikan Mahasiswa Aceh Tengah (Fopmat).

Ketua Panitia, Rahmi Wahyuni menyampaikan, tahap pertama peserta di uji kemampuannya untuk menjawab kisi-kisi soal ujian dalam pelaksanaan SBMPTN, selanjutnya peserta juga dibekali pengetahuan segala aspek seleksi SBMPTN.

“Memberikan penjelasan kepada adik-adik semua tentang aspek perguruan tinggi negeri, kemudian memberikan gambaran tentang bagaimana kisi-kisi soal SBMPTN dan memberi trik bagaimana agar lolos di SBMPTN,”ujar Rahmi Wahyuni, Minggu (28/1/2018)

Ditambahkan Ketua Panitia, pelaksanaan peningkatan pengetahuan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN), di Kabupaten Aceh Tengah dilaksanakan di SMP Negeri 1 Takengon, sedangkan di Kabupaten Bener Meriah di SMA Negeri 1 Bukit.

Kegiatan yang sama juga akan dilaksanakan di Kabupaten Aceh Tenggara pada 31 januari 2018 mendatang, dengan jumlah peserta mencapai 150 orang.

Sementara itu Bupati Aceh Tengah, Shabela Abubakar turut hadir dan membuka kegiatan mengharapkan simulasi menjadi tolok ukur kemampuan siswa sebelum mengikuti SBMPTN sebenarnya.

Bupati juga memotivasi generasi muda untuk tidak berfikir menjadi PNS, namun berfikir bagaimana cara menjadi seorang yang sukses tanpa harus menjadi PNS.

"Walaupun simulasi harus diikuti dengan sungguh-sungguh, karena hasilnya jadi tolok ukur kemampuan siswa sebelum SBMPTN," kata Shabela. (Sn/AA) 

(Sumber : rri.co.id)


 
 
 
 
Facebook Fans Page