Bener Meriah Gelar Forum SKPK - Majelis Zikrullah Bener Meriah Beri Santunan Kepada 1500 Anak Yatim - Plt. Bupati Sambut Kepulangan Sanggar Bener Meriah dari India - Diseminasi Posyandu Terintegrasi Untuk Tim Penggerak PKK Kampung Tahun 2019 di Bener Meriah - BPBD Bener Meriah Berikan Edukasi Kebencanaan Kepada Anak Usia Dini - Plt Bupati Bener Meriah Serahkan Bantuan Pinjam Pakai Mesin Pengolah Kopi - Jelang Technical Metting, Masih Sempat Latihan - Plt. Bupati Bupati Bener Meriah: Tanah Gayo Akan Selalu Merindukan Ustadz Abdul Somad - Sempat Diguyur Hujan, Jamaah Tabligh Akbar Ustadz Abdul Somad Tetap Shalat Ashar Berjamaah - Musrenbang Tingkat Kecamatan Permata, Jalan dan Perkebunan Mendominasi Skala Prioritas Pembangunan - Peserta ABU International Dance Festival Diberangkatkan ke India - Hoax Itu Haram: Fatwa Ulama Aceh - 10 Penari Gayo ke India - Festival Durian di Bener Meriah, Seribu Durian Ledes - Plt Bupati Bener Meriah: Wisata Tidak Identik dengan Maksiat -

Trail Plt Bupati Bener Meriah

03-02-2019 01:05:02

Plt. Bupati Bener Meriah Blusukan ke 3 Kecamatan dengan Trail.

PINTU RIME GAYO (Humas) : Dengan menggunakan kendaraan roda dua jenis trail, Plt. Bupati Bener Meriah Tgk. H. Sarkawi bersama sejumlah anngota komunitas trail Bener meriah menjelajahi tiga kecamatan dalam daerah yang sedang dipimpinnya, yaitu kecamatan Timang Gajah, Gajah Putih dan Pințu Rime Gayo, Sabtu (2/2/2019).

Bergerak sekira pukul 10.00 WIB dari Pendopo Wakil Bupati Bener Meriah rombongan menuju objek wisata penadakian Burni Telong yang terletak di Kampung Rembune Kecamatan Timang Gajah. Di tempat ini Plt. Bupati Tgk H. Srkawi bertemu dengan sekelompok mahasiswa pencinta alam asal Kota Banda Aceh yang akan melakukan pendakian dan berencana bermalam di puncak salah satu gunung api aktif yang ada di bumi Aceh ini.

Kepada sekelompok mahasiswa ini Plt. Bupati Tgk. H. Sarkawi sempat memberikan.beberapa arahan agar para pendaki yang rencananya akan bermalam di selter tiga ini agar senantiasa menjaga norma-norma agama dan kearifan lokal. "Kita ingin wisata kita, wisata yang Islami dan syar'i, untuk itu kami berharap kepada seluruh pendaki terutama kepada gaet pendamping untuk selalu menjaga norma-norma dan kearifan lokal, sehingga para pendaki tidak melakukan hal-hal yang melanggar syari'at", sebut Tgk. H. Sarkawi.

Kepada kelompok pendaki juga Plt. Bupati Bener Meriah mempromosikan berbagai objek wisata lainnya yang ada di Bener Meriah, seperti Air Terjun Peteri Pintu di kawasan Kampung Bale Kecamatan Bukit, Air Terjun Reje Ilang di Kampung Meriah Jaya Kecamatan Gajah Putih dan wisata adu nyali Arung Jeram di Daerah Aliran Sungai (DAS) Krueng Peusangan kawasan kecamatan Gajah Putih dan Pintu Rime Gayo, salah satunya yang ada di Kampung Simpang Rahmat Kecamatan Gajah Putih.

Dari objek wisata Burni Telong rombongan kemudian bergerak menuju objek wisata Air Terjun Reje Ilang dan lokasi ini Plt. Bupati dan rombongan bertemu dengan komunitas bersepeda dari kalangan Civitas Akademika Universitas Syiah Kuala Darussalam Banda Aceh yang sedang menjelajahi Bener Meriah dengan menggunakan sepeda.

Komunitas bersepeda yang beranggotakan para dosen dan ASN dijajaran Unsyiah ini, kepada Plt. Bupati Bener Meriah begitu puas dengan perjalanannya terlebih lebih setelah melihat keindahan dan eksotisme Air Terjun Reje Ilang sambil menikmati nikmati durian yang saat ini sedang panen.

Kepada komunitas pesepeda ini dan sejumlah wisatawan di Air Terjun Reje Ilang ini, Plt. Bupati Tgk. H. Sarkawi kembali menyampaikan hal-hal yang senada dengan apa yang disampaikannya ketika berada di objek wisata Burni Telong Sebelumnya.

Ba'da Dzuhur, masih dengan mengenderai motor trail Plt. Bupati dan rombongan melanjutkan jelajahnya ke rumah Muhammad Amin RG Aman Sengeda (72) warga Dusun Transat Kampung Arul Gading yang rumahnya terbakar akibat dirusak kawanan Gajah liar dan terjadi arus pendek dari jaringan instslasi listrik yang mengakibatkan rumah tersebut ludes terbakar beserta seluruh isinya.

Menurut Pak Amin yang didampingi Kepala Dusun Transat Saiful Bahri, beruntung pada saat kejadian beliau bersama keluarganya pada malam kejadian tidak berada di rumahnya itu. "Kami saat malam itu tidak ada di rumah dan tidur rumah saudara di Alur Gading, karena khawatir akan amukan gajah yang memang hampir setiap malam mondar-mandir dan merusak tanaman warga, akibatnya seluruh isi rumah hangus terbakar dan hanya tinggal yang melekat dibadan", tuturnya.

Menurut laki-laki yang sudah berusia lanjut ini, beliau tinggal berdua dengan isterinya di tempat ini, sementara anak-anaknya sudah berkeluarga dan hidup mandiri, disinggung tentang kesehariannya menurut Kadus Saiful Bahri menyebutkan Pak Amin disamping merawat tanaman kopinya yang masih berhasil banyak karena masih berumur setahunan itu hanya mengandalkan dari tanaman tumpang sari di kebun miliknya berupa cabe dan sayur-sayuran yang dijualnya ke pasar Arul Gading dan Singah Mulo dengan gerobak dorong.

Kepada Plt. Bupati Bener Meriah Tgk. H. Sarkawi, Pak Amin bercerita bahwa berbagai bantuan tanggap darurat dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan bantuan masa panik dari Dinas Sosial Kabupaten Bener Meriah sudah diterimanya sesaat setelah kejadian itu, "namun yang sangat mendesak yang saya butuhkan adalah gerek dorong dan semprot", papar dan harap Muhammad Amin keoada Plt. Bupati Tgk. Sarkawi.

"Kalau tak ada semprot, maka tanaman sayur-sayuran saya dimakan hama, Pak Bupati dan kalau tidak ada gerek dorong, maka saya harus "bekemek" (panggul:red)", keluh Pak Amin.

Menyikapi keluhan itu, Plt. Bupati Abuya Sarkawi secara spontan menyerahan bantuan untuk pembelian gerek dorong dan semprot serta kebutuhan pupuk dan pestisida lainnya sesuai kebutuhan kepada Pak Amin yang diterimannya penuh suka cita yang tergambar dari raut wajahnya yang telah keriput termakan usia itu.

Menyangkut dengan bantuan lainnya, Plt. Bupati Tgk. H. Sarkawi berjanji akan mempelajari lebih jauh, bantuan apa dan sumber mana yang dapat di alokasikan sesuai aturan bila ada dan memungkinkankan, termasuk mengkoordinasikannya dengan Baitul Mal Kabupaten Bener Meriah, karena Pak Amin sendiri bersama isterinya sudah tergolong usia lanjut dan kurang mampu dari segi ekonomi.

Blusukan berlanjut ke Kampung Pancar Jelobok dan Pantan Sinaku Kecamatan Pintu Rime Gayo melihat kondisi langsung infra struktur jalan yang dikeluhkan warga. "Saya ingin melihat langsung kondisi jalan menuju dua kawasan ini yang selalu saya sering mendapat laporan dari Camat, Reje Kampung dan sejumlah warga yang selalu menyampaikan keluhannya", sebut Abuya Sarkawi.

tidak langsung itu memang benar adanya". " Untuk tindaklanjutnya saya akan berkoordinasi dengan dinas dan instansi terkait", tambah Abuya Sarkawi.

Saat perjalanan pulang Plt. Bupati dan rombongan juga menyempatkan diri menyambangi rumah milik Imam Kampung Uning Mas Tgk. Syahrial yang terletak Dusun Wihni Kulus, Kampung Arul Cincin, Kecamatan Pintu Rime Gayo Kabupaten Bener Meriah yang juga ludes dilalap si jago merah, Rabu (30/1/2019) sekira pukul 07:30 WIB yang lalu. (Humas Setdakab Bener Meriah/Sukur)

Plt. Bupati Bener Meriah Blusukan ke 3 Kecamatan dengan Trail.

PINTU RIME GAYO (Humas) : Dengan menggunakan kendaraan roda dua jenis trail, Plt. Bupati Bener Meriah Tgk. H. Sarkawi bersama sejumlah anngota komunitas trail Bener meriah menjelajahi tiga kecamatan dalam daerah yang sedang dipimpinnya, yaitu kecamatan Timang Gajah, Gajah Putih dan Pințu Rime Gayo, Sabtu (2/2/2019).

Bergerak sekira pukul 10.00 WIB dari Pendopo Wakil Bupati Bener Meriah rombongan menuju objek wisata penadakian Burni Telong yang terletak di Kampung Rembune Kecamatan Timang Gajah. Di tempat ini Plt. Bupati Tgk H. Srkawi bertemu dengan sekelompok mahasiswa pencinta alam asal Kota Banda Aceh yang akan melakukan pendakian dan berencana bermalam di puncak salah satu gunung api aktif yang ada di bumi Aceh ini.

Kepada sekelompok mahasiswa ini Plt. Bupati Tgk. H. Sarkawi sempat memberikan.beberapa arahan agar para pendaki yang rencananya akan bermalam di selter tiga ini agar senantiasa menjaga norma-norma agama dan kearifan lokal. "Kita ingin wisata kita, wisata yang Islami dan syar'i, untuk itu kami berharap kepada seluruh pendaki terutama kepada gaet pendamping untuk selalu menjaga norma-norma dan kearifan lokal, sehingga para pendaki tidak melakukan hal-hal yang melanggar syari'at", sebut Tgk. H. Sarkawi.

Kepada kelompok pendaki juga Plt. Bupati Bener Meriah mempromosikan berbagai objek wisata lainnya yang ada di Bener Meriah, seperti Air Terjun Peteri Pintu di kawasan Kampung Bale Kecamatan Bukit, Air Terjun Reje Ilang di Kampung Meriah Jaya Kecamatan Gajah Putih dan wisata adu nyali Arung Jeram di Daerah Aliran Sungai (DAS) Krueng Peusangan kawasan kecamatan Gajah Putih dan Pintu Rime Gayo, salah satunya yang ada di Kampung Simpang Rahmat Kecamatan Gajah Putih.

Dari objek wisata Burni Telong rombongan kemudian bergerak menuju objek wisata Air Terjun Reje Ilang dan lokasi ini Plt. Bupati dan rombongan bertemu dengan komunitas bersepeda dari kalangan Civitas Akademika Universitas Syiah Kuala Darussalam Banda Aceh yang sedang menjelajahi Bener Meriah dengan menggunakan sepeda.

Komunitas bersepeda yang beranggotakan para dosen dan ASN dijajaran Unsyiah ini, kepada Plt. Bupati Bener Meriah begitu puas dengan perjalanannya terlebih lebih setelah melihat keindahan dan eksotisme Air Terjun Reje Ilang sambil menikmati nikmati durian yang saat ini sedang panen.

Kepada komunitas pesepeda ini dan sejumlah wisatawan di Air Terjun Reje Ilang ini, Plt. Bupati Tgk. H. Sarkawi kembali menyampaikan hal-hal yang senada dengan apa yang disampaikannya ketika berada di objek wisata Burni Telong Sebelumnya.

Ba'da Dzuhur, masih dengan mengenderai motor trail Plt. Bupati dan rombongan melanjutkan jelajahnya ke rumah Muhammad Amin RG Aman Sengeda (72) warga Dusun Transat Kampung Arul Gading yang rumahnya terbakar akibat dirusak kawanan Gajah liar dan terjadi arus pendek dari jaringan instslasi listrik yang mengakibatkan rumah tersebut ludes terbakar beserta seluruh isinya.

Menurut Pak Amin yang didampingi Kepala Dusun Transat Saiful Bahri, beruntung pada saat kejadian beliau bersama keluarganya pada malam kejadian tidak berada di rumahnya itu. "Kami saat malam itu tidak ada di rumah dan tidur rumah saudara di Alur Gading, karena khawatir akan amukan gajah yang memang hampir setiap malam mondar-mandir dan merusak tanaman warga, akibatnya seluruh isi rumah hangus terbakar dan hanya tinggal yang melekat dibadan", tuturnya.

Menurut laki-laki yang sudah berusia lanjut ini, beliau tinggal berdua dengan isterinya di tempat ini, sementara anak-anaknya sudah berkeluarga dan hidup mandiri, disinggung tentang kesehariannya menurut Kadus Saiful Bahri menyebutkan Pak Amin disamping merawat tanaman kopinya yang masih berhasil banyak karena masih berumur setahunan itu hanya mengandalkan dari tanaman tumpang sari di kebun miliknya berupa cabe dan sayur-sayuran yang dijualnya ke pasar Arul Gading dan Singah Mulo dengan gerobak dorong.

Kepada Plt. Bupati Bener Meriah Tgk. H. Sarkawi, Pak Amin bercerita bahwa berbagai bantuan tanggap darurat dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan bantuan masa panik dari Dinas Sosial Kabupaten Bener Meriah sudah diterimanya sesaat setelah kejadian itu, "namun yang sangat mendesak yang saya butuhkan adalah gerek dorong dan semprot", papar dan harap Muhammad Amin keoada Plt. Bupati Tgk. Sarkawi.

"Kalau tak ada semprot, maka tanaman sayur-sayuran saya dimakan hama, Pak Bupati dan kalau tidak ada gerek dorong, maka saya harus "bekemek" (panggul:red)", keluh Pak Amin.

Menyikapi keluhan itu, Plt. Bupati Abuya Sarkawi secara spontan menyerahan bantuan untuk pembelian gerek dorong dan semprot serta kebutuhan pupuk dan pestisida lainnya sesuai kebutuhan kepada Pak Amin yang diterimannya penuh suka cita yang tergambar dari raut wajahnya yang telah keriput termakan usia itu.

Menyangkut dengan bantuan lainnya, Plt. Bupati Tgk. H. Sarkawi berjanji akan mempelajari lebih jauh, bantuan apa dan sumber mana yang dapat di alokasikan sesuai aturan bila ada dan memungkinkankan, termasuk mengkoordinasikannya dengan Baitul Mal Kabupaten Bener Meriah, karena Pak Amin sendiri bersama isterinya sudah tergolong usia lanjut dan kurang mampu dari segi ekonomi.

Blusukan berlanjut ke Kampung Pancar Jelobok dan Pantan Sinaku Kecamatan Pintu Rime Gayo melihat kondisi langsung infra struktur jalan yang dikeluhkan warga. "Saya ingin melihat langsung kondisi jalan menuju dua kawasan ini yang selalu saya sering mendapat laporan dari Camat, Reje Kampung dan sejumlah warga yang selalu menyampaikan keluhannya", sebut Abuya Sarkawi.

tidak langsung itu memang benar adanya". " Untuk tindaklanjutnya saya akan berkoordinasi dengan dinas dan instansi terkait", tambah Abuya Sarkawi.

Saat perjalanan pulang Plt. Bupati dan rombongan juga menyempatkan diri menyambangi rumah milik Imam Kampung Uning Mas Tgk. Syahrial yang terletak Dusun Wihni Kulus, Kampung Arul Cincin, Kecamatan Pintu Rime Gayo Kabupaten Bener Meriah yang juga ludes dilalap si jago merah, Rabu (30/1/2019) sekira pukul 07:30 WIB yang lalu. (Humas Setdakab Bener Meriah/Sukur)


 
 
 
 
Facebook Fans Page