Plt Bupati Bener Meriah Hadiri Maulid Nabi Muhammad SAW Di Menasah KMAP - Puluhan Pejabat Adminstrator Dan Pengawas Dilingkungan Pemkab Bener Meriah Dilantik - Sekda Drs. Ismarissiska, MM Membesuk Korban Tertabrak Kuda Pacuan - Asisten Pemerintahan Dan Kesejahteraan Provinsi Aceh Tutup Lomba Pacuan Kuda Tradisional - Perwakilan Keluarga Besar Presiden Jokowi, Saksikan Final Pacu Kuda HUT Bener Meriah - Ribuan Pengunjung Padati Pacuan Kuda HUT Bener Meriah - Kementerian Agraria Target 2025 Tanah di Seluruh Indonesia Bersertifikat - Hari Kedua Bener Meriah Dominasi Kemenangan Pacuan Kuda - Pacuan Kuda Diharapkan Bebas dari Pelanggaran Syari’at Islam - Fun Bike, Fun Walk, Karnaval Dan Sunat Masal Meriahkan HUT Ke-15 Bener Meriah - Plt Bupati Bener Meriah Tgk. H. Sarkawi Anjangsana ke Lapas Kelas IIB - Plt Bupati Bener Meriah Buka Perlombaan Pacuan Kuda Tradisional - Menteri Agraria Republik Indonesia Inspektur HUT Ke 15 Kabupaten Bener Meriah - Menteri Agraria Dan Tata Ruang Republik Indonesia Apresiasi Kinerja Pemkab Bener Meriah - SIDANG PARIPURNA MENYAMBUT HUT KE-15 KABUPATEN BENER MERIAH TAHUN 2019 -

Plt Bupati Bener Meriah Buka Perlombaan Pacuan Kuda Tradisional

11-01-2019 08:48:29

REDELONG : Plt Bupati Bener Meriah Tgk. H. Sarkawi membuka secara resmi membuka perlombaan pacuan kuda tradisional pada hari ulang tahun ke-15 Bener Meriah di lapangan Sengeda, Senin (7-1-2019)

Dalam amanatnya, Plt Bupati Bener Meriah Tgk. H. Sarkawi menyampikan, pemerintah terus berbenah melakukan pelayanan-pelayanan terbaik yang bisa kita berikan kepada masyarakat, "dan hal terbaik yang telah diberikan oleh pendahulu kita, akan kita lanjutkan bersama-sama untuk memajukan negeri ini, negeri bertuah, negeri Bener Meriah yang mudah-mudahan di anugrahi keberkahan oleh ALLAH SWT."ucap Tgk. H. Sarkawi.

Plt Bupati Bener Meriah itu menambahkan, di usianya yang ke-15 tahun, Kabupaten Bener Meriah ingin melengkapi kebutuhan serta keinginan masyarakat untuk melaksanakan penyelenggaraan event besar yang tidak lepas dari nilai-nilai budaya Gayo seperti kesenian Didong, Tari Guel dan Tari Saman, dan yang tidak ketinggalan adalah pacuan kuda tradisional.

Kesemua jenis budaya ini kata Abuya, saling melengkapi dari masa ke masa, dan merupakan tradisi hasil peninggalan nenek moyang pendahulu kita, karena urang Gayo kaya akan seni budaya, apalagi pacu kude, yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari perjalanan serta peradaban masyarakat Gayo. Penyelenggaraan pacuan kuda tradisional sebagai kebudayaan yang telah mengakar di Gayo ini tidak boleh dicemari dengan sikap-sikap tidak terpuji. "Tidak boleh ada perjudian, tidak boleh ada peredaran miras dan narkoba, dan tidak boleh ada sesajen atau klenik supaya kudanya menang, yang penting adalah bagaimana kita melaksanakan pacuan kuda ini dengan penuh persaudaraan, persaingan yang sehat, dan tentunya menyenangkan."Harap Plt Bupati Bener Meriah itu.

Katanya lagi, pacuan kuda adalah event paling utama untuk memeriahkan hari ulang tahun Kabupaten Bener Meriah yang ke-15 ini, karena itu kami menghimbau para peserta dapat mengikuti perlombaan ini dengan semangat sportivitas yang tinggi. Kepada jajaran panitia, kami berharap pada saat adzan berkumandang, segera hentikan seluruh aktivitas pacuan kuda, sebagai pertanda kita menghargai nilai-nilai keagamaan yang islami.

Disisilain Plt Bupati Bener Meriah Tgk. H. Sarkawi mengucapkan terimakasih kepada Menetri Agraria Indonesia yang telah memberikan sertipikat tanah geratis kepada 1500 masyarakat Bener Meriah, "mudah-mudahan tahun depan bapak Menteri berkenan ditahun depan memberikan 10 kalilipat dari tahun ini."harap Tgk. H. Sarkawi.

Pantauan dilapangan, untuk race pertama langsung dilepas oleh Meneteri Agraria Republik Indonesia Sofyan Djalil.(Humas Bener Meriah)


 
 
 
 
Facebook Fans Page