Bener Meriah Gelar Forum SKPK - Majelis Zikrullah Bener Meriah Beri Santunan Kepada 1500 Anak Yatim - Plt. Bupati Sambut Kepulangan Sanggar Bener Meriah dari India - Diseminasi Posyandu Terintegrasi Untuk Tim Penggerak PKK Kampung Tahun 2019 di Bener Meriah - BPBD Bener Meriah Berikan Edukasi Kebencanaan Kepada Anak Usia Dini - Plt Bupati Bener Meriah Serahkan Bantuan Pinjam Pakai Mesin Pengolah Kopi - Jelang Technical Metting, Masih Sempat Latihan - Plt. Bupati Bupati Bener Meriah: Tanah Gayo Akan Selalu Merindukan Ustadz Abdul Somad - Sempat Diguyur Hujan, Jamaah Tabligh Akbar Ustadz Abdul Somad Tetap Shalat Ashar Berjamaah - Musrenbang Tingkat Kecamatan Permata, Jalan dan Perkebunan Mendominasi Skala Prioritas Pembangunan - Peserta ABU International Dance Festival Diberangkatkan ke India - Hoax Itu Haram: Fatwa Ulama Aceh - 10 Penari Gayo ke India - Festival Durian di Bener Meriah, Seribu Durian Ledes - Plt Bupati Bener Meriah: Wisata Tidak Identik dengan Maksiat -

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Kampung Bukit Pepanyi

15-12-2018 13:34:17

Gambar mungkin berisi: 3 orang, orang tersenyum, keramaianGambar mungkin berisi: 1 orang Gambar mungkin berisi: 1 orang, dalam ruangan

Bukit Pepanyi, Masyarakat Kampung Bukit Pepanyi Kecamatan Wih Pesam Kabupaten Bener Meriah memperingati Maulid Nabi di Meunasah Al-Ikhlas Dusun Jadi Rejo Barat, Bukit Pepanyi Minggu (09/12/2018). Masyarakat tampak antusias untuk mengikuti seluruh rangkaian acara walaupun hanya duduk di bawah tenda yang di sediakan oleh panitia  di karenakan kapasitas meunasah Al ikhlas yang tidak begitu luas untuk menampung masyarakat kampung yang hadir dalam acara tersebut.

Dalam kesempatan ini RejeKampung Bukit Pepanyi menyampaikan dalam laporannya bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan berdasarkan Musyawarah masyarakat kampung beserta para tokoh masyarakat dan ada sedikit keterlambatan dalam pelaksanaan kegiatan peringatan tersebut dikarenakan banyaknya kegiatan yang dilakukan di Kampung Bukit Pepanyi

Dalam sambutannya M. Yusuf selaku Reje Kampung mengatakan kegiatan maulid tidak hanya dibatasi pada tanggal 12 Rabiul Awal yang telah ditetapkan secara kalender, namun peringatan tersebut dapat diperingati kapanpun sebagai perwujudan rasa cinta kepada Rasulullah SAW.

“lahirnya rasulullah adalah lahirnya kemuliaan, kebaikan, keteladanan, keadaban bagi umat manusia. Jadi lahirnya Rasulullah SAW adalah lahirnya pintu gerbang yang menghubungkan kita antara langit dan bumi, antara kita hamba dengan Allah SWT,” terang M. Yusuf

M. Yusuf menambahkan selain memperingati hari lahir nabi kegiatan tersebut juga ajang silaturahmi antara masyarakat demi menciptakan hubungan yang lebih baik di dalam bermasyarakat. Kegiatan peringatan tersebut juga diisi tausyiah oleh Tgk. Sholihuddin yang Berasal dari Kampun Pondok Kresek, Kabupaten Bener Meriah

 

 

 

(admin web)

 


 
 
 
 
Facebook Fans Page