Melestarikan Hutan, Penerapan Nilai Adat Gayo Dalam Bahan Ajar Mulok - Pelantikan Tastafi Bener Meriah, Abu Mudi Mesra Harap Tanggung Jawab - Hari Santri Wujud Pengakuan Negara Ke Ulama, Abuya Sarkawi Saya Bangga Jadi Santri! - Sejumlah Pelayan Masyarakat di Bener Meriah Dapat Tiket Umrah Gratis - Pansel Serahkan Berkas 15 Calon Anggota KIP Bener Meriah - TMMD Ke 103, Kodim 0106 Aceh Tengah Bener Meriah Buka Jalan Sepanjang 5.500 Meter - KORPRI Bener Meriah Gelar Porda ASN 2018 - Danrem dan Plt Bupati Bener Meriah Tinjau Lokasi TMMD 103 - Plt Bupati Bener Meriah Wisuda 1140 Santri - Pemuda Pancasila Bandar Serahkan Bantuan Tsunami Palu Donggala - Pemkab Bener Meriah Ikuti Sidang APBK Perubahan Dengan DPRK - Sebanyak 256 Orang Ikuti MTQ Ke-7 Bener Meriah - Sebanyak 11 Juta lebih Pemkab Kumpulkan Dana Korban Untuk Palu - Abuya Syarqawi Akan Buka MTQ Ke-7, Ini Jadwalnya - Peringatan Milad Dayah Terpadu Bustanil Arifin Ke 18 -

Distanbun Aceh : Penyaluran Bibit Sudah Sesuai Aturan

04-10-2018 11:28:51

BENER MERIAH – Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh telah melaksanakan kegiatan penyaluran bibit sesuai dengan aturan pada Kegiatan Rehabilitasi dan Pengembangan Tanaman Perkebunan Rakyat Pekerjaan Pengadaan Bibit Kopi Untuk Peremajaan Kawasan Perkebunan Kopi di Kabupaten Bener Meriah.

Kegiatan dengan nilai HPS Rp. 925.650.000,- (Sembilan Ratus Dua Puluh Lima Juta Enam Ratus Lima Puluh Ribu Rupiah) dan dengan nilai kontrak sebesar Rp. 879.750.000,- (Delapan Ratus Tujuh Puluh Sembilan Juta Tujuh Ratus Lima Puluh Ribu Rupiah).

Kegiatan tersebut disalurkan kepada 9 (Sembilan) Kelompok Tani yang ada pada Kecamatan Bener Kelipah dengan jumlah bibit sebanyak 170.000 batang siap salur. Adapun kelompok tani yang menerima adalah Kelompok Tani Cempege, Buge Ara, Sara Rasa, Ketier, Cemerlang, Musara, Musara Ate, Bagi Rasa, dan Tunes Mude.

Sumber bibit berasal dari penangkaran kopi di Kabupaten Aceh Tengah dengan Varietas Unggul/G1. Dan bibit yang disalurkan semua sudah bersertifikat dan berlabel yang sudah diperiksa dan dikeluarkan oleh UPTD Balai Benih dan Peralatan Mesin Perkebunan Distanbun Aceh.

“Terkait adanya pernyataan bahwa “Petani Buang Bibit Bantuan” yang menyatakan diantaranya bahwa sekitar 70% bibit bantuan dibuang, petani menolak bibit bantuan, mereka pilih bibit penangkar lokal, nilai proyek sekitar 1,2M, bibit bercampur dengan Ateng Super dan lainnya. Maka dengan ini Kami menolak dan membatah semua pemberitaan tersebut yang tidak benar,” demikian disampaikan oleh Ir. Nurlaila sebagai PPTK (Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan) pada Distanbun Aceh.

Menurutnya berita tersebut sangat merugikan pihaknya dan tidak sesuai dengan fakta di lapangan.

“Dari awal kami sudah informasikan kepada Dinas Pertanian Kabupaten Bener Meriah dan masyarakat penerima manfaat, bila ada yang tidak sesuai maka bibit harus ditolak dan diganti dengan yang sesuai spek. Tapi dari beberapa kali kami turun lapangan dan informasi dari petugas lapangan, Kepala BPP, Distan BM dan juga dari masyarakat tidak ada bibit yang dibuang bahkan mereka menerima dengan senang hati bahkan kalau bisa ditambah lagi untuk tahun – tahun berikutnya,” tegas Nurlaila.

Ia juga menegaskan kembali bahwa bibit yang diterima oleh masyarakat sudah sesuai dengan dokumen kontrak dan spesifikasi teknis karena sudah melalui pengawasan yang berlapis, mulai dari petugas lapangan, Kepala BPP, Dinas Pertanian Kabupaten Bener Meriah, Tim UPTD Benih, Tim Distanbun Provinsi dan Tim PHO.

” Insya Allah semua sesuai dengan aturan. Bahkan ketika Tanggal 1 Oktober Kami bersama unsur Tim Distanbun Provinsi, Dinas Pertanian BM, Kepala BPP, dan Petugas lapangan serta unsur Perusahaan dan Panangkar ke lapangan tidak ditemui bibit yang dibuang. Bahkan dari hasil identifikasi dan turun lapangan tersebut, secara bersama-sama dan sukarela, semua perwakilan kelompok bersama unsur terkait sudah membuat surat pernyataan untuk membantah pemberitaan tersebut ,” tambah Nurlaila.

Hal senada Kepala Bidang Perkebunan Distan BM Syahrinsyah, SP menyatakan bahwa hasil tinjauan lapangan  dan selama mendampingi kegiatan ini tidak ada bibit yang dibuang oleh masyarakat.

” Kami sangat mendukung kegiatan ini dan kami juga melihat bahwa bibit yang disalurkan sudah sesuai dengan apa yang seharusnya. Untuk itu kami berharap, jangan ada lagi informasi yang tidak tepat disampaikan kepada masyarakat karena bisa membingungkan,” harap Syahrinsyah.

 

loc. fhoto; Nosar Baru

Bahkan sebelumnya, dia mengaku  sudah ingatkan kepada masyarakat dan juga perusahaan, bila ada bibit yang tidak sesuai harus diganti. Ada beberapa bibit yang sudah diganti itupun karena rusak didalam angkutan dan ketika pembagian ada berebut.

“Tetapi itu semua sudah ditangani dan terselesaikan dengan baik. Bahkan masyarakat sangat senang menerima bibit bantuan yang diberikan Distanbun Aceh melalui perusahaan,” demikian disampaikan Kepala Bidang Perkebunan Distan BM Syahrinsyah, SP. (*) [https://lensapost.net/distanbun-aceh-penyaluran-bibit-sudah-sesuai-aturan/]