Melestarikan Hutan, Penerapan Nilai Adat Gayo Dalam Bahan Ajar Mulok - Pelantikan Tastafi Bener Meriah, Abu Mudi Mesra Harap Tanggung Jawab - Hari Santri Wujud Pengakuan Negara Ke Ulama, Abuya Sarkawi Saya Bangga Jadi Santri! - Sejumlah Pelayan Masyarakat di Bener Meriah Dapat Tiket Umrah Gratis - Pansel Serahkan Berkas 15 Calon Anggota KIP Bener Meriah - TMMD Ke 103, Kodim 0106 Aceh Tengah Bener Meriah Buka Jalan Sepanjang 5.500 Meter - KORPRI Bener Meriah Gelar Porda ASN 2018 - Danrem dan Plt Bupati Bener Meriah Tinjau Lokasi TMMD 103 - Plt Bupati Bener Meriah Wisuda 1140 Santri - Pemuda Pancasila Bandar Serahkan Bantuan Tsunami Palu Donggala - Pemkab Bener Meriah Ikuti Sidang APBK Perubahan Dengan DPRK - Sebanyak 256 Orang Ikuti MTQ Ke-7 Bener Meriah - Sebanyak 11 Juta lebih Pemkab Kumpulkan Dana Korban Untuk Palu - Abuya Syarqawi Akan Buka MTQ Ke-7, Ini Jadwalnya - Peringatan Milad Dayah Terpadu Bustanil Arifin Ke 18 -

Kemenag Bener Meriah Gelar Bimbingan Perkawinan Pra Nikah

27-09-2018 12:49:18

harianfikiransumut.com - Bener Meriah : Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bener Meriah melalui Seksi Bimbingan Masyarakat Islam, menggelar kegiatan Bimbingan Perkawainan Pra Nikah Angkatan V (Lima), acara tersebut berlangsung bertempat di Aula Kantor tersebut, Rabu (26/9/2018).

Kepala Kementerian Agama Kabupaten Bener Meriah, Saidi Bentara, S. Ag., MA, menyampaikan, "Bahwa acara Bimbingan Perkawainan Pra Nikah ini akan dilaksanakan selama dua hari (26-27/9/2018) yang akan diikuti oleh 80 orang calon pengantin dan sebagai pemateri dari Dinas Kesehatan dan sejumlah tokoh Agama", ungkap Saidi.

Sementara itu Plt. Bupati Bener Meriah Abuya Tgk. H. Sarkawi yang diwakili oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Drs. Mukhlis, juga menyampaikan dalam arahannya, Ia menjelaskan betapa pentingnya keikhlasan dan kesabaran dalam menjalin sebuah keluarga, perlu adanya saling pengertian dan memaklumi kelemahan masing-masing dan saling menutupi kelemahan satu sama lain.

Lebih lanjut Drs. Mukhkis menambahnya, "untuk mewujudkan keluarga yang langgeng, sakinah mawwaddah dan wa rahmah, maka suami dan isteri harus saling setia, saling percaya dan menjadikan Allah SWT sebagai sandaran dengan berpegang teguh pada ajaran agama dan menjaga keharmonisan keluarga besar dari kedua belah pihak", jelas Mukhlis. (Dasa)

 

Sumber : harianfikiransumut.com