Plt Bupati Bener Meriah Hadiri Maulid Nabi Muhammad SAW Di Menasah KMAP - Puluhan Pejabat Adminstrator Dan Pengawas Dilingkungan Pemkab Bener Meriah Dilantik - Sekda Drs. Ismarissiska, MM Membesuk Korban Tertabrak Kuda Pacuan - Asisten Pemerintahan Dan Kesejahteraan Provinsi Aceh Tutup Lomba Pacuan Kuda Tradisional - Perwakilan Keluarga Besar Presiden Jokowi, Saksikan Final Pacu Kuda HUT Bener Meriah - Ribuan Pengunjung Padati Pacuan Kuda HUT Bener Meriah - Kementerian Agraria Target 2025 Tanah di Seluruh Indonesia Bersertifikat - Hari Kedua Bener Meriah Dominasi Kemenangan Pacuan Kuda - Pacuan Kuda Diharapkan Bebas dari Pelanggaran Syari’at Islam - Fun Bike, Fun Walk, Karnaval Dan Sunat Masal Meriahkan HUT Ke-15 Bener Meriah - Plt Bupati Bener Meriah Tgk. H. Sarkawi Anjangsana ke Lapas Kelas IIB - Plt Bupati Bener Meriah Buka Perlombaan Pacuan Kuda Tradisional - Menteri Agraria Republik Indonesia Inspektur HUT Ke 15 Kabupaten Bener Meriah - Menteri Agraria Dan Tata Ruang Republik Indonesia Apresiasi Kinerja Pemkab Bener Meriah - SIDANG PARIPURNA MENYAMBUT HUT KE-15 KABUPATEN BENER MERIAH TAHUN 2019 -

Kemenag Bener Meriah Gelar Bimbingan Perkawinan Pra Nikah

27-09-2018 12:49:18

harianfikiransumut.com - Bener Meriah : Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bener Meriah melalui Seksi Bimbingan Masyarakat Islam, menggelar kegiatan Bimbingan Perkawainan Pra Nikah Angkatan V (Lima), acara tersebut berlangsung bertempat di Aula Kantor tersebut, Rabu (26/9/2018).

Kepala Kementerian Agama Kabupaten Bener Meriah, Saidi Bentara, S. Ag., MA, menyampaikan, "Bahwa acara Bimbingan Perkawainan Pra Nikah ini akan dilaksanakan selama dua hari (26-27/9/2018) yang akan diikuti oleh 80 orang calon pengantin dan sebagai pemateri dari Dinas Kesehatan dan sejumlah tokoh Agama", ungkap Saidi.

Sementara itu Plt. Bupati Bener Meriah Abuya Tgk. H. Sarkawi yang diwakili oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Drs. Mukhlis, juga menyampaikan dalam arahannya, Ia menjelaskan betapa pentingnya keikhlasan dan kesabaran dalam menjalin sebuah keluarga, perlu adanya saling pengertian dan memaklumi kelemahan masing-masing dan saling menutupi kelemahan satu sama lain.

Lebih lanjut Drs. Mukhkis menambahnya, "untuk mewujudkan keluarga yang langgeng, sakinah mawwaddah dan wa rahmah, maka suami dan isteri harus saling setia, saling percaya dan menjadikan Allah SWT sebagai sandaran dengan berpegang teguh pada ajaran agama dan menjaga keharmonisan keluarga besar dari kedua belah pihak", jelas Mukhlis. (Dasa)

 

Sumber : harianfikiransumut.com

 


 
 
 
 
Facebook Fans Page