Pansel Serahkan Berkas 15 Calon Anggota KIP Bener Meriah - TMMD Ke 103, Kodim 0106 Aceh Tengah Bener Meriah Buka Jalan Sepanjang 5.500 Meter - KORPRI Bener Meriah Gelar Porda ASN 2018 - Danrem dan Plt Bupati Bener Meriah Tinjau Lokasi TMMD 103 - Plt Bupati Bener Meriah Wisuda 1140 Santri - Pemuda Pancasila Bandar Serahkan Bantuan Tsunami Palu Donggala - Pemkab Bener Meriah Ikuti Sidang APBK Perubahan Dengan DPRK - Sebanyak 256 Orang Ikuti MTQ Ke-7 Bener Meriah - Sebanyak 11 Juta lebih Pemkab Kumpulkan Dana Korban Untuk Palu - Abuya Syarqawi Akan Buka MTQ Ke-7, Ini Jadwalnya - Peringatan Milad Dayah Terpadu Bustanil Arifin Ke 18 - Kemenag Bener Meriah Gelar Bimbingan Perkawinan Pra Nikah - Pemkab Bener Meriah Fasilitasi Roadshow KPK, Gerak Aceh Dan Gerak Gayo - Sistem Informasi Desa (SID) Penunjang Potensi Desa - Pelayanan Adminduk di Bener Meriah Kembali Normal -

ADAT KAMPUNG

08-08-2018 11:21:43

Rakip  ; Satu Kampung Tidak Boleh Menikah

Kute lintang : Sebagai kampung adat Kampung Kute Lintang adalah salah satu kampung yang masih menjunjung tinggi adat yang sudah ada sejak dahulu, yaitu tidak boleh menikah dengan satu kampung ini disampaikan oleh Tokoh Pemangku Adat pada selasa  07 -08- 2018 di Kute Lintang.

Sekitar hari Minggu 15 Agustus  2018 ada sepasang remaja  Mesum / berduaan didalam rumah salah satu warga sehingga warga menjadi heboh, dan selanjutnya sepasang warga tersebut dibawa kemenasah untuk dinikahkan dan akhirnya disuruh pergi/ diparak dengan ketentuan bila kembali kekampung tersebut  akan dipotong kerbau untuk masyarakat.

Usman salah satu warga setempat mengatakan  “ Sebelum kejadian sepasang remaja tersebut, usman dan warga setempat sudah mencurigai gerak gerik sipelaku dalam beberapa minggu ini, setelah sudah pas untuk ditangkap maka kami menangkap kedua warga tersebut dalam  keadaan sudah tidak berpakaian lagi disalah satu rumah warga yang tidak berpenghuni, ungkap usman,

Description: https://tse1.mm.bing.net/th?id=OIP.hkAPmGhwoxHYZFSSQUyDUwHaFS&pid=15.1&P=0&w=222&h=159

Setelah penangkapan itu  kedua remaja itu digiring kejalan raya dan dinaikkan ke mobil angkutan,

Salah satu aparat desa trisno mengatakan, kejadian ini sudah kesekian kalinya terjadi dan diharapkan dengan kejadian yang berulang ulang ini tidak ada lagi kejadian seperti ini

“ini kejadian kesekian kalinya di desa kami semoga tidak terulang lagi” kata trisno