Plt Bupati Bener Meriah Hadiri Maulid Nabi Muhammad SAW Di Menasah KMAP - Puluhan Pejabat Adminstrator Dan Pengawas Dilingkungan Pemkab Bener Meriah Dilantik - Sekda Drs. Ismarissiska, MM Membesuk Korban Tertabrak Kuda Pacuan - Asisten Pemerintahan Dan Kesejahteraan Provinsi Aceh Tutup Lomba Pacuan Kuda Tradisional - Perwakilan Keluarga Besar Presiden Jokowi, Saksikan Final Pacu Kuda HUT Bener Meriah - Ribuan Pengunjung Padati Pacuan Kuda HUT Bener Meriah - Kementerian Agraria Target 2025 Tanah di Seluruh Indonesia Bersertifikat - Hari Kedua Bener Meriah Dominasi Kemenangan Pacuan Kuda - Pacuan Kuda Diharapkan Bebas dari Pelanggaran Syari’at Islam - Fun Bike, Fun Walk, Karnaval Dan Sunat Masal Meriahkan HUT Ke-15 Bener Meriah - Plt Bupati Bener Meriah Tgk. H. Sarkawi Anjangsana ke Lapas Kelas IIB - Plt Bupati Bener Meriah Buka Perlombaan Pacuan Kuda Tradisional - Menteri Agraria Republik Indonesia Inspektur HUT Ke 15 Kabupaten Bener Meriah - Menteri Agraria Dan Tata Ruang Republik Indonesia Apresiasi Kinerja Pemkab Bener Meriah - SIDANG PARIPURNA MENYAMBUT HUT KE-15 KABUPATEN BENER MERIAH TAHUN 2019 -

Menghilang 18 Tahun, Kerangka Warga Bener Meriah Ditemukan Di Kebun Kopi

11-08-2018 11:46:35

REDELONG-LintasGAYO.co : Warga Kampung Kenawat Redelong, Kecamatan Bukit, Bener Meriah dikagetkan dengan penemuan kerangka manusia yang diketahui berjenis kelamin laki-laki, Kamis 14 Maret 2018 sekira pukul 15.32 Wib di perkebunan milik warga setempat.

Kerangka tersebut awalnya ditemukan oleh Rupita (30) saat memetik kopi di kebun milik salah seorang warga Kenawat Redelong. Sontak penemuan kerangka manusia tersebut mengangetkan warga dan langsung menghubungi Reje setempat dan kemudian diteruskan kepada personil Bhabinkamtibmas Polsek Bukit, Brigadir Zamzam.

Demikian disampaikan Kapolres Bener Meriah, AKBP Fahmi Irwan Ramli,SH.,SiK.,M.Si melalui Kapolsek Bukit AKP Hartana, S.Sos saat dikonfirmasi Jum’at 15 Maret 2018.

“Awalnya Rupita melihat adanya sebuah pakaian yang terbungkus kerangka manusia. Ia kaget dan langsung memberitahu kepada petani yang juga ikut memetik kopi di kebun tersebut,” kata Kapolsek.

Kejadian itu, katanya lagi, sontak mengundang perhatian warga lainnya. Salah seorang warga Jumiar dengan seksama memperhatikan pakaian yang ditemukan itu.

“Setelah diperhatikan, Jumiar kaget ternyata ciri-ciri pakaian sama persis dengan yang dikenakan oleh suaminya yang menghilang 18 tahun lalu,” kata Hartana.

Setelah mengecek dengan seksama, dipastikan kerangka tersebut adalah kerangka Harun Alrasyid yang menghilang 18 tahun yang lalu teoatnya di tahun 2000.

“Jumiar bercerita bahwa saat hilang suaminya mengenakan baju abu-abu, celana pendek bergaris biru. Dan mita cocokkan ternyata sama persis. Suaminya hilang, saat meninggalkan rumah tahun 2000 silam dan tak pernah kembali,” jelas Hartana.

Dilanjitkan, kerangka Harun Alrasyid kemudian dikebumikan dengan layak di TPU Kenawat Redelong

[Darmawan Masri]

 

 
 
 
 
Facebook Fans Page