Pansel Serahkan Berkas 15 Calon Anggota KIP Bener Meriah - TMMD Ke 103, Kodim 0106 Aceh Tengah Bener Meriah Buka Jalan Sepanjang 5.500 Meter - KORPRI Bener Meriah Gelar Porda ASN 2018 - Danrem dan Plt Bupati Bener Meriah Tinjau Lokasi TMMD 103 - Plt Bupati Bener Meriah Wisuda 1140 Santri - Pemuda Pancasila Bandar Serahkan Bantuan Tsunami Palu Donggala - Pemkab Bener Meriah Ikuti Sidang APBK Perubahan Dengan DPRK - Sebanyak 256 Orang Ikuti MTQ Ke-7 Bener Meriah - Sebanyak 11 Juta lebih Pemkab Kumpulkan Dana Korban Untuk Palu - Abuya Syarqawi Akan Buka MTQ Ke-7, Ini Jadwalnya - Peringatan Milad Dayah Terpadu Bustanil Arifin Ke 18 - Kemenag Bener Meriah Gelar Bimbingan Perkawinan Pra Nikah - Pemkab Bener Meriah Fasilitasi Roadshow KPK, Gerak Aceh Dan Gerak Gayo - Sistem Informasi Desa (SID) Penunjang Potensi Desa - Pelayanan Adminduk di Bener Meriah Kembali Normal -

Menghilang 18 Tahun, Kerangka Warga Bener Meriah Ditemukan Di Kebun Kopi

11-08-2018 11:46:35

REDELONG-LintasGAYO.co : Warga Kampung Kenawat Redelong, Kecamatan Bukit, Bener Meriah dikagetkan dengan penemuan kerangka manusia yang diketahui berjenis kelamin laki-laki, Kamis 14 Maret 2018 sekira pukul 15.32 Wib di perkebunan milik warga setempat.

Kerangka tersebut awalnya ditemukan oleh Rupita (30) saat memetik kopi di kebun milik salah seorang warga Kenawat Redelong. Sontak penemuan kerangka manusia tersebut mengangetkan warga dan langsung menghubungi Reje setempat dan kemudian diteruskan kepada personil Bhabinkamtibmas Polsek Bukit, Brigadir Zamzam.

Demikian disampaikan Kapolres Bener Meriah, AKBP Fahmi Irwan Ramli,SH.,SiK.,M.Si melalui Kapolsek Bukit AKP Hartana, S.Sos saat dikonfirmasi Jum’at 15 Maret 2018.

“Awalnya Rupita melihat adanya sebuah pakaian yang terbungkus kerangka manusia. Ia kaget dan langsung memberitahu kepada petani yang juga ikut memetik kopi di kebun tersebut,” kata Kapolsek.

Kejadian itu, katanya lagi, sontak mengundang perhatian warga lainnya. Salah seorang warga Jumiar dengan seksama memperhatikan pakaian yang ditemukan itu.

“Setelah diperhatikan, Jumiar kaget ternyata ciri-ciri pakaian sama persis dengan yang dikenakan oleh suaminya yang menghilang 18 tahun lalu,” kata Hartana.

Setelah mengecek dengan seksama, dipastikan kerangka tersebut adalah kerangka Harun Alrasyid yang menghilang 18 tahun yang lalu teoatnya di tahun 2000.

“Jumiar bercerita bahwa saat hilang suaminya mengenakan baju abu-abu, celana pendek bergaris biru. Dan mita cocokkan ternyata sama persis. Suaminya hilang, saat meninggalkan rumah tahun 2000 silam dan tak pernah kembali,” jelas Hartana.

Dilanjitkan, kerangka Harun Alrasyid kemudian dikebumikan dengan layak di TPU Kenawat Redelong

[Darmawan Masri]