Penaikan dan Penurunan Bendera berjalan baik, Ketua Purna Paskibraka Bener Meriah Beri Apresiasi - Dihari Kemerdekaan, 28 Napi Rutan Kelas B Bener Meriah Mendapat Remisi - Kapolres Bener Meriah Pimpin Inspektur Upacara HUT RI - Umah Pitu Ruang Bale Atu Start Karnaval Bener Meriah - Plh Bupati Bener Meriah Sidak RSUD Muyang Kute - SMP M Teritit Raih Juara I Lomba Baris-Berbaris - Plt Bupati Bener Meriah Promosikan Kopi Gayo di Tanah Suci Mekah - RRI Rimba Raya akan Mengudara Pada 11 September 2018 - Hiburan Tampil di Anjungan Bener Meriah Grup Didong ARITA Bawa Tema Sejarah Radio Rimba Raya - 11 Agustus Seniman Bener Meriah Tampil Didong - 432 Peserta Meriahkan Festival Pensil 2 Kabupaten - Foto-foto Anjungan Stand Bener Meriah Di Malam Hari - Peringati 17 Agustus 2018, Dinas Pendidikan Gelar Cerdas Cermat SMP Se-Kabupaten Bener Meriah. - Ismarissiska Jadi Plh Bupati Bener Meriah, Ada Apa? - Pelawak Gayo Dari Bener Meriah Raih Juara Tiga -

11 Agustus Seniman Bener Meriah Tampil Didong

10-08-2018 09:24:41

BANDA ACEH : Dijadwalkan, para Seniman Gayo Bener Meriah  akan tampil Didong di panggung utama pada PKA Ke-7 di Taman Ratu Safiatuddin,11 Agustus 2018 mendatang.

Berkaitan dengan penampilan tersebut, Ketua Himpunan Seni Gayo (HSG) Bener Meriah Sudirman SR mengharapkan agar dapat meramaikan panggung utama itu khususnya bagi masyarakat Gayo yang ada di Banda Aceh.

"Kami berharap, mari kita semarakkan kesenian ini, khususnya bagi seluruh masyarakat Gayo yang ada di Banda Aceh," kata Sudirman SR, saat ditemui wartawan di wisma Jeulingke pada Kamis, 9 Agustus 2018.

Tidak hanya penampilan Didong saja, namun dibalik Didong itu akan ada penampilan teaterikal dibawah binaan seniman Gayo M Isa Arita terkait peran radio Rimba Raya yang telah mengabarkan kepada dunia bahwa Indonesia masih ada.

M Isa Arita yang didampingi oleh ceh Arita Bujang, Baharuddin menerangkan bahwa, dalam penampilannya itu nantiya akan membawakan beberapa karangan syair mengenai radio Rimba Raya.

"Juga lagu berikutnya kita akan membawakan dan menunjukkan kesenian tradisional didong dari tanah Gayo, seperti menerangkan duduk melingkar dalam Didong, seperti rantai yang menunjukkan persatuan dan kesatuan masyarakat Gayo dalam kehidupan," tandas Arita.

Ia menambahkan, sengaja ia bersama Ceh lainnya mengambil tema radio Rimba Raya ini, dikarenakan begitu pentingnya peran radio Rimba Raya tersebut yang telah menyiarkan Indonesia masih ada dan berdaulat saat agresi militer Belanda tahun 1948-1948. []