Plt Bupati Bener Meriah Hadiri Maulid Nabi Muhammad SAW Di Menasah KMAP - Puluhan Pejabat Adminstrator Dan Pengawas Dilingkungan Pemkab Bener Meriah Dilantik - Sekda Drs. Ismarissiska, MM Membesuk Korban Tertabrak Kuda Pacuan - Asisten Pemerintahan Dan Kesejahteraan Provinsi Aceh Tutup Lomba Pacuan Kuda Tradisional - Perwakilan Keluarga Besar Presiden Jokowi, Saksikan Final Pacu Kuda HUT Bener Meriah - Ribuan Pengunjung Padati Pacuan Kuda HUT Bener Meriah - Kementerian Agraria Target 2025 Tanah di Seluruh Indonesia Bersertifikat - Hari Kedua Bener Meriah Dominasi Kemenangan Pacuan Kuda - Pacuan Kuda Diharapkan Bebas dari Pelanggaran Syari’at Islam - Fun Bike, Fun Walk, Karnaval Dan Sunat Masal Meriahkan HUT Ke-15 Bener Meriah - Plt Bupati Bener Meriah Tgk. H. Sarkawi Anjangsana ke Lapas Kelas IIB - Plt Bupati Bener Meriah Buka Perlombaan Pacuan Kuda Tradisional - Menteri Agraria Republik Indonesia Inspektur HUT Ke 15 Kabupaten Bener Meriah - Menteri Agraria Dan Tata Ruang Republik Indonesia Apresiasi Kinerja Pemkab Bener Meriah - SIDANG PARIPURNA MENYAMBUT HUT KE-15 KABUPATEN BENER MERIAH TAHUN 2019 -

11 Agustus Seniman Bener Meriah Tampil Didong

10-08-2018 09:24:41

BANDA ACEH : Dijadwalkan, para Seniman Gayo Bener Meriah  akan tampil Didong di panggung utama pada PKA Ke-7 di Taman Ratu Safiatuddin,11 Agustus 2018 mendatang.

Berkaitan dengan penampilan tersebut, Ketua Himpunan Seni Gayo (HSG) Bener Meriah Sudirman SR mengharapkan agar dapat meramaikan panggung utama itu khususnya bagi masyarakat Gayo yang ada di Banda Aceh.

"Kami berharap, mari kita semarakkan kesenian ini, khususnya bagi seluruh masyarakat Gayo yang ada di Banda Aceh," kata Sudirman SR, saat ditemui wartawan di wisma Jeulingke pada Kamis, 9 Agustus 2018.

Tidak hanya penampilan Didong saja, namun dibalik Didong itu akan ada penampilan teaterikal dibawah binaan seniman Gayo M Isa Arita terkait peran radio Rimba Raya yang telah mengabarkan kepada dunia bahwa Indonesia masih ada.

M Isa Arita yang didampingi oleh ceh Arita Bujang, Baharuddin menerangkan bahwa, dalam penampilannya itu nantiya akan membawakan beberapa karangan syair mengenai radio Rimba Raya.

"Juga lagu berikutnya kita akan membawakan dan menunjukkan kesenian tradisional didong dari tanah Gayo, seperti menerangkan duduk melingkar dalam Didong, seperti rantai yang menunjukkan persatuan dan kesatuan masyarakat Gayo dalam kehidupan," tandas Arita.

Ia menambahkan, sengaja ia bersama Ceh lainnya mengambil tema radio Rimba Raya ini, dikarenakan begitu pentingnya peran radio Rimba Raya tersebut yang telah menyiarkan Indonesia masih ada dan berdaulat saat agresi militer Belanda tahun 1948-1948. []


 
 
 
 
Facebook Fans Page