Penaikan dan Penurunan Bendera berjalan baik, Ketua Purna Paskibraka Bener Meriah Beri Apresiasi - Dihari Kemerdekaan, 28 Napi Rutan Kelas B Bener Meriah Mendapat Remisi - Kapolres Bener Meriah Pimpin Inspektur Upacara HUT RI - Umah Pitu Ruang Bale Atu Start Karnaval Bener Meriah - Plh Bupati Bener Meriah Sidak RSUD Muyang Kute - SMP M Teritit Raih Juara I Lomba Baris-Berbaris - Plt Bupati Bener Meriah Promosikan Kopi Gayo di Tanah Suci Mekah - RRI Rimba Raya akan Mengudara Pada 11 September 2018 - Hiburan Tampil di Anjungan Bener Meriah Grup Didong ARITA Bawa Tema Sejarah Radio Rimba Raya - 11 Agustus Seniman Bener Meriah Tampil Didong - 432 Peserta Meriahkan Festival Pensil 2 Kabupaten - Foto-foto Anjungan Stand Bener Meriah Di Malam Hari - Peringati 17 Agustus 2018, Dinas Pendidikan Gelar Cerdas Cermat SMP Se-Kabupaten Bener Meriah. - Ismarissiska Jadi Plh Bupati Bener Meriah, Ada Apa? - Pelawak Gayo Dari Bener Meriah Raih Juara Tiga -

Pelawak Gayo Dari Bener Meriah Raih Juara Tiga

08-08-2018 14:04:12

Banda Aceh : Penampilan pelawak Gayo Udin & Rifin dengan bintang tamu Hayatun (atun) berhasil meraih juara III, pada cabang Cagok (lawak) pentas seni PKA Ke-7 dari 18 Kabupaten/ kota di Aceh yang berlangsung di taman Budaya Banda Aceh, Selasa (07/08/2018) kemarin.

Informasi yang diterima pada Rabu, 8 Agustus 2018, dari Kabid seni dan budaya dinas Pariwisata Kabupaten Bener Meriah, Sukri Thomas merasa bersyukur mendapatkan juara tiga.

"Penampilan Udin & Rifin dengan bintang tamu Hayatun (23) terbilang sukses mengingat dialog dalam pementasan lawak
menggunakan tiga bahasa yaitu bahasa Aceh, bahasa Gayo dan bahasa Indonesia," kata Sukri.

Kendatipun demikian tambahnya lagi, meski belum berhasil meraih juara 1 hal ini bisa di maklumi, mengingat group lawak asal Bener  Meriah ini tanpa ada persiapan yang matang. Mereka hanya di beritahu tentang tema dari pementasan lawak menyangkut masalah kopi.

Secara terpisah Arifin Muslim.S.Pd.I, saat di konfirmasi terkait hasil yang telah diraih, ia menjelaskan secara pribadi mereka merasa puas, "karena menurut kami sudah 10 tahun tidak pernah tampil lagi di pentas. Kemudian proses lawak ini terlahir secara spontanitas, tanpa ada scenario dan latihan," ungkapnya.

Kedepan Arifin berharap Pemkab Bener Meriah melalui dinas terkait agar lebih memperhatikan keberadaan lawak atau dalam istilah bahasa Aceh disebut Cagok itu.

Selain itu Arifin juga turut mengucapkan terimakasih kepada kepada Pemkab Bener Meriah, melalui Dinas Pariwisata, yang  telah mengikut sertakan cabang cagok (lawak) dari Bener Meriah, juga kepada dewan juri, serta rekan rekan dari media atas peran dan publikasinya.

Senada, Hayatun (Atun) mengakui bahwa baru kali ini ia bergabung dan langsung tampil di pentas cagok PKA ke 7 di kota Banda Aceh. "ni sesuatu yang luar biasa," tandasnya.

Berikut peringkat dan juara cabang Cagok dari masing masing kabupaten yaitu juara satu diraih oleh Kabupaten Bireuen, juara dua Banda Aceh, juara tiga Bener Meriah dan Juara empat Aceh Besar. []