Apel Pagi, Sesuai Arahan Bahwa Laporan Harus Sesuai Mekanisme dan Tanggung Jawab. - Serahkan Bantuan Dalam Rangka Menyambut HUT Bhayangkara ke-74 - Peringati Harganas Tahun 2020, Pemkab Bener Meriah Gelar Donor Darah - Bener Meriah Zona Hijau, Tapi Jangan Terlena - Sambut Hari Bhayangkara Ke-74 Polres Bener Meriah Gelar Kegiatan Rapid Test. - BKMT Bener Meriah Santuni Para Mualaf - Diskominfo Bener Meriah Gelar Pelatihan Online - Pemkab Bener Meriah Berikan Santunan Sembako Untuk Para Mualaf - Asisten II Setdakab Bener Meriah Hadiri Sosialisasi Dan Konsultasi Publik Studi AMDAL PLTA Samar Kilang - PMI Bener Meriah Salurkan Bantuan Korban Kebakaran - Siapkan Regulasi, Bener Meriah Pertimbangkan untuk Buka Sekolah Tatap Muka - Seluruh Kampung di Kecamatan Bener Kelipah Terima BLT-DD Tahap ke-2 - Ke-6 Kalinya Bener Meriah Terima WTP Secara Berturut-Turut - Serba Serbi Kegiatan Dalam Rangka Memperingati Hari Bhayangkara Ke-74 Tahun. - Pegawai Pengadilan Negeri Simpang Tiga Redelong Jalani Rapid Test -

dampak negatif penafsiran al-quran secara liberal

29-06-2020 11:46:19

Banda Aceh – Kamis (11/3/2020), Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh menimbang bahwa telah muncul dan berkembang ditengah-tengah masyarakat penafsiran Al-Qur’an yang tidak mengindahkan kaedah-kaedah penafsiran yang ma’ruf dan cenderung pada penafsiran secara bebas (liberal). Maka MPU Aceh memandang perlu menetapkan fatwa tentang Dampak Negatif Penafsiran Al-Qur’an Secara Liberal.





Dalam Sidang Paripurna Ulama yang berlangsung sejak 9 hingga 11 Maret 2020, di aula Tgk. H. Abdullah Ujong Rimba. MPU Aceh telah menetapkan beberapa poin penting yang tercantum dalam Rancangan Fatwa tentang Dampak Negatif Penafsiran Al-Quran Secara Liberal tersebut. Dalam rancangan fatwa tersebut disebutkan bahwa Penafsiran AL-Quran wajib mengikuti kaedah-kaedah tafsir yang ma’ruf dikalangan jumhur ulama. “Penafsiran Al-Quran secara liberal adalah upaya memahami dan menjelaskan makna Al-Quran secara bebas dan mengabaikan kaedah-kaedah tafsir yang ma’ruf”, sebut H. Murni, SE., MM, Kepala Sekretariat MPU Aceh saat membacakan Rancangan Fatwa.



Disebutkan pula dalam rancangan fatwa tersebut Penafsiran Al-Quran secara liberal, tekstual dan kontekstual semata-mata adalah tidak dibenarkan dan hukumnya haram. Penafsiran Al-Quran secara bebas (liberal) berdampak pada sesat-menyesatkan dan menjurus kepada murtad.



Pada poin Taushiyahnya, diharapkan kepada Pemerintah untuk menertibkan peredaran kitab-kitab tafsir yang menyimpang. Sementara itu kepada masyarakat diharapkan untuk menghindari membaca tafsir-tafsir Al-Quran yang bertentangan dengan kaedah-kaedah tafsir. Diharapkan juga kepada lembaga-lembaga pendidikan untuk tidak mengembangkan pembelajaran yang menggunakan metode-metode tafsir liberal.



Dalam rancangan fatwa ini turut dirincikan kriteria-kriteria setiap Penafsir Al-Quran (Mufassir) yaitu : Beriman dan beraqidah Ahlussunnah Waljama’ah, Memiliki tujuan yang baik (Shihhah al-maqshid), Memahami kaedah-kaedah bahasa Arab (Lughah, Nahwu, saraf, Isytiqaaq, Ma’ani, Bayan dan Badi’) secara baik dan benar, Memahami Ilmu Qiraat, Memahami Fiqh dan Ushul Fiqh, Memahami Asbabul Nuzul dan Qishah, Memahami Nasikh dan Mansukh, serta Memahami hadis yang menjadi mubayyin.



Dalam Khutbah Ikhtitam Ketua MPU Aceh, Tgk. H. M. Daud Zamzamy menyampaikan rasa syukur telah sukses melaksanakan Sidang Paripurna Ulama kedua dan Sidang Paripurna Khusus kali ini. “Kita telah melaksanakan dua sidang, sidang pleno yang pertama kita membahas penafsiran Al-Qur’an dan yang kedua sidang khusus. Dalam sidang khusus kita memilih anggota MPU Aceh antar waktu ganti Alm. Abu Muslim dan anggota MPU utusan Lhokseumawe”, ucapnya saat menutup Sidang Paripurna Ulama II Tahun 2020.



Ketua MPU Aceh yang juga lebih akrab disapa Abu Daud ini berharap agar dengan adanya anggota MPU Aceh yang baru ini, dapat membantu kinerja MPU Aceh berjalan semakin baik. “Ini tenaga-tenaga yang sangat membantu kita. Alhamdulillah dengan bertambah anggota yang muda di MPU Aceh ini, Insyaallah MPU ini akan berjalan semakin baik lagi dimasa akan datang”, harapnya.