SMK Negeri 5 Bener Meriah Kembangkan Inovasi Cascara Kopi - Bukit Oregon Tingkem Siap Dikembangkan Jadi Destinasi Wisata - Ribuaan Jamaah Hadiri Zikir Akbar Rateb Seribe Di Pondok Baru - Pemkab Bener Meriah Kerja Sama Pengolahan Sampah Jadi Pupuk - Kunjungi Puncak Oregon Tingkem, Bupati dan Anggota DPRK Bener Meriah Takjub - Silaturrahmi Eksekutif dan Legislatif Bener Meriah Diskusi Bahas Pembangunan - Bupati Bener Meriah: Membangun Tanpa Data Bagai Berjalan Tanpa Tujuan - Milenial Bener Meriah Ditingkatkan Kesadaran Bela Negara - Inovasi PRK Kampung Pondok Gajah Hendak Diadopsi Disdukcapil Pidie Jaya dan Gayo Lues - Bupati Bener Meriah: Santri Berkontribusi Rawat Perdamaian Dunia - BKMT Bener Meriah Pengajian Akbar ke-4 di Kecamatan Permata - Sesuai SE Mendagri RI, Bupati Himbau Masyarakat Bener Meriah Doa Bersama - Air Terjun Tansaran Bidin Bener Meriah Masuk Nominasi Surga Tersembunyi Terpopuler API 2019 - Pemkab dan DPRK Bener Meriah Siap Susun Rancangan Qanun Perlindungan Kopi Arabika Gayo - Sekda Aceh Kunjungan Kerja Ke Bener Meriah: ASN Jangan Mengeluh -

SMK Negeri 5 Bener Meriah Kembangkan Inovasi Cascara Kopi

31-10-2019 11:27:49

Redelong- SMK Negeri 5 Bener Meriah mengembangkan cascara kopi yang sedang diproses oleh para murid-muridnya.

"Prosesnya secara manual, dimana saat ini kami sedang melakukan proses pemisahan kulit kopi yang merah dengan bijinya. Kemudian kulit kopi merah tersebut dibersihkan dan dijemur untuk bahan cascara kopi itu," kata Kepala SMK Negeri 5 Bener Meriah, Sabirin Amin, S. Pd.

Sekolah yang berada di Kampung Ayu Ara, Kecamatan Permata, Kabupaten Bener Meriah itu memiliki ltiga jurusan, yakni jurusan Otomotif, Pariwisata/Tata busana dan APHP (Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian).

Sabirin menuturkan, untuk jurusan Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian (APHP) Dinas Pendidikan Provinsi Aceh mengamanahkan SMK Negeri 5 Bener Meriah khusus mengembangkan komoditi kopi. Hal ini sesuai dengan geografis Tanah Gayo yang merupakan penghasil kopi terbaik di dunia itu.

Kepsek SMK 5 Bener Meriah itu menyebutkan, awalnya kita lihat di Internet bagaimana proses membuat cascara kopi, dan kemudian ide itu kita sampaikan pada murid-murid untuk mencoba dikembangkan di SMK ini. Sebelumnya SMK 5 Bener Meriah juga telah memproduksi beberapa jenis bubuk kopi di antaranya Wine, Natural, Honey, Semi wash, full wash, dan dalam waktu dekat Cascara kopi

Ke depan kita harus mampu bersaing dalam bidang usaha dan industri apalagi di Bener Meriah saat ini masih banyak sarjana yang belum mendapatkan pekerjaan yang layak sehingga banyak pengangguran ditambah lagi pemerintah sedang melakukan rasionalisasi bagi tenaga kerja yang honorer, kata Sabirin.


Oleh sebab itu, tambah Sabirin, kita berpikir untuk generasi yang akan datang sehingga kita memberikan edukasi serta pemahaman bahwa ke depan kita jangan tergantung hanya bekerja di pemerintahan, namun kita harus mencoba membuka usaha secara mandiri.

"Saya berharap pada peserta didik SMKN 5 Bener Meriah, untuk belajar dan memahami tentang pengolahan kopi, sebab jutaan orang saat ini menikmati kopi, tidak hanya di lokal, namun internasional juga penikmat kopi Gayo," ucap Sabirin.

Untuk itulah, sebagai orang Gayo harus mengerti dan memahami pengolahan kopi arabika gayo yang baik dengan cita rasa tinggi, jangan sampai orang luar yang lebih memahami kopi Gayo dari pada kita sendiri.

Sabirin juga berharap pada pemerintah Kabupaten Bener Meriah, agar memberikan  bantuan sarana prasarana khusus tentang pengolahan kopi. Misalnya mesin pengupas kulit, huller dari gabah ke biji, dan alat roasting, gurinder, mesin packing, siler, dan exspresso.*(gn/fa)