Renovasi Atap Ruang Server LPSE, Website LPSE Di Nonaktifkan Sementara - Camat Bandar Tandatangani Deklarasi Kampung Anti Narkoba Dan Bebas Asap Rokok - Bendungan Sumber Air Jelobok Resmi Memiliki Qanun Perlindungan - Tahun 2020, Kabupaten Bener Meriah Akan Gelar Dua Kali Even Pacuan Kuda - Sudah Rekaman, Namun 11 Ribuan Warga Bener Meriah Belum Miliki KTP Elektronik - Sejumlah Kelompok Ternak di Bener Meriah Terima Bantuan Sapi - DPMK Bener Meriah Gelar Rapat Koordinasi TIK Dan PID - SMK N 5 Bener Meriah Gandeng Pengusaha Kopi Dari Jakarta Kembangkan Pengolahan Kopi - Pemda Bener Meriah Serukan Beberapa Larangan Meriahkan Tahun Baru Masehi 2020 - Dinsos Aceh Salurkan Bantuan Logistik Sandang Dan Pangan Ke Pintu Rime Gayo - Polres Bener Meriah Bersama Pemda Bener Meriah Tandatangani MoU Seleksi Pembinan dan Pelatihan Seleksi Anggota Polri - BPBD Bener Meriah Serahkan Bantuan Logistik Pada Camat Pintu Rime Gayo - Sebanyak 674 Pelamar CPNS DI Bener Meriah Tidak Memenuhi Syarat Administrasi - Pemkab Bener Meriah Luncurkan Kartu Petani Mulia - Pemkab Bener Meriah Meriahkan Hari Ibu Ke-91 dengan Jalan Santai -

Renovasi Atap Ruang Server LPSE, Website LPSE Di Nonaktifkan Sementara

10-01-2020 15:33:24

Redelong– Website Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kabupaten Bener Meriah beberapa hari tidak dapat diakses. Hal itu lantaran ruangan penyimpanan server LPSE bagian atapnya bocor.

“Kita sengaja matikan server LPSE, karena rembesan air hujan dari lantai dua keruang server, jadi kalau aktif server arus masuk takut terjadi korsleting dan bisa lebih parah rusaknya,“ Kata Kasubag LPSE Bener Meriah, Miko, Jum’at (10/1/2020).

Miko menambahkan, karena server itu harganya sangat mahal, untuk server aja mencapai 300 ratus juta rupiah belum lagi alat-alat lannya. “kalau komplit harganya mencapai 500 juta. Guna menghindari kerusakan dan kerugian untuk sementara kita matikan server tersebut," jelas Miko.

Sementara itu Kabag LPSE Bener Meriah Fitranullah menyampaikan, beberapa hari ini kita sedang memperbaiki (renovasi)  atap yang bocor tersebut dan sekarang juga masih dikerjakan para tukang kemungkian beberapa hari ini sudah siap.

“Ini masih dalam proses renovasi atap ruangan  yang bocor, insya allah dalam empat (4) hari ke depan sudah siap dan website LPSE sudah dapat diakeses kembali,“ pungkas Fitranullah.

Sebelumnya salah seorang rekanan (kontraktor) Bakri, yang telah mendaftar mengikuti tender mengeluhkan tidak dapat diaksesnya website LPSE Bener Meriah tersebut.  

 “Website LPSE Bener Meriah sudah beberapa hari ini tidak dapat dibuka, padahal batas waktu evaluasi adminstrasi, kualifikasi, teknis dan harga yang dimulai pada 02 Januari 2020 dan sampai 13 Janurari 2020 nanti,“ papar Bakri.

Bakri menambahkan, setelah tanggal 13 masa akhir  evaluasi admistrasi, kualifikasi, teknis dan harga mereka akan mengumumkan hasil pengumuman pemenang tendernya. Jika website LPSE itu tidak dapat diakses atau dibuka kita khawatir akan terjadi tidak transparansi  pengumuman secara terbuka, tandas Bakri.*(gn)