Pemkab Bener Meriah Menerima Rancangan Qanun DEPIK dari Kompak - Prof Abubakar Karim SMKN 5 Bener Meriah Harus Punya Lab Bagus Dan Kebun Kopi - Payung Hukum Jelas, Masyarakat Tak Was-was Manfaatkan Kawasan Hutan - Ujian SKD CPNS Bener Meriah Berakhir, 924 Peserta Lulus - 313 Pahlawan Sampah Tinggalkan Kabupaten Bener Meriah - Bupati Larang Masyarakat Bener Meriah Rayakan Valentine Day - Mahasiswa KKN Unsyiah Hasilkan Dua Draft Qanun untuk Kecamatan Bener Kelipah - Raodah Sari Raih Nilai Tertingi 430 Ujian SKD CPNS Bener Meriah - RSUD Munyang Kute Bener Meriah Tambah Pelayanan Jantung dan Jiwa - Gedung Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Muyang Kute Diresmikan - Kapolres Bener Meriah, Insan Pers Mari Bersinergi dan Berkontribusi Positif - 20 Peserta Tidak Hadir Pada Hari Pertama Ujian SKD CPNS Bener Meriah - Bupati Secara Resmi Buka Tes SKD CPNS Bener Meriah - Besok Secara Resmi Tes CPNS Di Bener Meriah Dimulai, Penginapan Mulai Di Buru Peserta - Bupati Sarkawi Gelar Pertemuan dengan APSBM -

Pemkab Bener Meriah Menerima Rancangan Qanun DEPIK dari Kompak

14-02-2020 17:21:53

Redelong- Pemkab Bener Meriah menerima Rancangan Qanun (peraturan) Bupati  Bener Meriah Tentang Dana Insentif Pembinaan Kampung (DEPIK) dari koordinator District Coordinator Kolaborasi Masyarakat dan Pelayanan Untuk Kesejahteraan (KOMPAK) Bener Meriah, Muhammad Very. Rancangan qanun diterima Asisten II Sekdakab Bener Meriah Abdul Muis, Jum’at (14/2/2020) di ruang kerjanya. 

Rancangan Perbup DEPIK, menurut Muhamad Very, untuk mendorong  kinerja pemerintahan kampung di Kabupaten Bener Meriah lebih baik dalam mengelola Dana Desa (DD) maupun Alokasi Dana Kampung (ADK) serta berkontribusi kepada program-program tingkat kabupaten, provinsi dan nasional.

“Jika Rancangan Perbup ini nantinya disahkan, akan menjadi stimulus (rangsangan) bagi 233 Kampung yang ada di Bener Meriah untuk meningkatkan kinerja pelayanan publik, sehingga mendapat DEPIK“ ujar Very.

Lebih lanjut disampaikan Very, ada satu kategori utama dan delapan kategori kinerja dalam penilaian DEPIK. Adapun kategori utama adalah Penetapan APBKampung tepat waktu. Artinya kategori ini adalah syarat utama untuk ikut berkompetisi mendapatkan DEPIK. 

Kategori lainnya yang menentukan besaran perolehan DEPIK adalah Pemerintah, Perencanaan dan Penganggaran, Pelayanan Dasar, Administrasi kependudukan dan Pertanahan, Penangulangan kemiskinan, Sistem Informasi Desa (SID), Penegakan Syariat Islam dan Adat Istiadat, dan yang terakhir kategori Inovasi. Kampung yang berhak menerima DEPIK juga berdasarkan  perolehan skor masing-masing kategori kinerja  yang dipersentasekan dalam bobot dan nilai bobot, jelas Very.

Very mengatakan tujuan perbub DEPIK mewujudkan fungsi kampung sebagai penyelengara urusan pemerintah dan kepentingan masyarakat setempat, yaitu mensejahterakan masyarakat kampung melalui tata kelola pemerintahan yang baik.

Selain itu, mengakselerasikan penerapan prinsip-prinsip pemerintahan  yang baik bagi seluruh kampung di Bener Meriah, dan terwujudnya  pembangunan kampung berdasarkan kewenangan lokal kampung yang mendukung target kinerja pemerintahan Kabupaten. 

Untuk tahun ini, Sebut Very, kurang lebih 10 kampung di Bener Meriah yang telah masuk dalam kategori  utama yang akan bersaing nantinya mendapatkan Dana Insentif Pembeinaan Kampung dari Pemerintah daerah entah itu nanti bersumber dari APBK atau APBN.**(gn/fa/diskominfo-bm)