Pemkab Bener Meriah Izinkan Shalat Idul Adha Berjamaah Warga Wajib Patuhi Protokol Kesehatan - Bener Meriah Terima Penghargaan Atas Capaian MKJP Tertinggi - Pelajar SMA I Bukit Ikuti Bimbingan Perkawinan Pra Nikah - Cegah Pernikahan Dini DP3AKB Gelar Penyuluhan Generasi Berencana Terhadap Santri - Apel Gelar Pasukan Dalam Rangka Operasi Patuh Seulawah Tahun 2020 Polres Bener Meriah. - Legislatif dan Eksekutif Bener Meriah Gelar Sidang Paripurna Pertangung Jawaban APBD Tahun Anggran 2019 - Satu Pasien Probable Covid-19 Dirujuk Ke RSU Zainal Abidin Banda Aceh - Bupati Bener Meriah Berikan Penghargaan Umroh Gratis kepada Relawan Covid-19 Asal Tanah Gayo Terima - Gempa berkekuatan 4.2 SR Guncang Aceh Tengah dan Bener Meriah - Camat Bukit Pimpin Tim Gabungan Tertipkan Pedagang Yang Berjualan di Badan Jalan - MPD Lakukan Monitoring Protokol Kesehatan Sekolah Minggu Kedua Berlangsung - Penyerahan Bantuan Ketahanan Pangan di Siner Jaya Paya Ringkel - Mhd Saleh, Program Diperuntukkan untuk Masyarakat Dipergunakan Secara Maksimal - Sekda Bener Meriah Hadiri Rapat Banggar Pertanggung Jawaban Pelaksanaan APBD 2019 - Dukungan untuk Kemenangan Radio Rimba Raya dalam Penghargaan API Terus Mengalir -

Pemkab Bener Meriah Izinkan Shalat Idul Adha Berjamaah Warga Wajib Patuhi Protokol Kesehatan

27-07-2020 10:05:23

REDELONG – Pemerintah Kabupaten Bener Meriah memperbolehkan umat Islam untuk melaksanakan shalat Idul Adha 1441 Hijriah secara berjamaah.



Bupati Bener Meriah, Tgk H Sarkawi yang dikonfirmasi Serambinews.com, Sabtu (25/7/2020) menyampaikan, Shalat Idul Adha berjamaah sudah kita buatkan selebaran, itu wajib dipatuhi oleh setiap panitia pelaksanaan Shalat Idul Adha di kampung-kampung dalam wilayah Kabupaten Bener Meriah.




“Kita masih memperbolehkan Shalat Idul Adha, tapi wajib hukumnya bagi setiap desa yang melaksanakan Shalat Id mematuhi protokol kesehatan,” ujar Bupati.



Lanjut Bupati, pelaksanaan Shalat Idul Adha dan penyembelihan hewan kurban, meskipun diperbolehkan, namun pelaksanaannya tetap wajib mematuhi dan memperhatikan protokol kesehatan. 



“Sekali lagi saya tegaskan, bagi panitia penyelenggara Shalat Id dan panitia penyembelihan hewan kurban wajib patuhi protokol kesehatan dan tidak boleh lengah sedikitpun,” tutup Bupati.(*)



Sumber : aceh.tribunnews.com