Klarifikasi Atas Penggalan Video Seorang Ibu Yang Menangis Meraung dan Berguling-guling - Kasus Penambahan Positif Covid-19 Kabupaten Bener Meriah - Bertambah Lagi, 6 Warga Bener Meriah Terkonfirmasi Positif Covid-19 - Pemkab Bener Meriah Izinkan Shalat Idul Adha Berjamaah Warga Wajib Patuhi Protokol Kesehatan - Bener Meriah Terima Penghargaan Atas Capaian MKJP Tertinggi - Pelajar SMA I Bukit Ikuti Bimbingan Perkawinan Pra Nikah - Cegah Pernikahan Dini DP3AKB Gelar Penyuluhan Generasi Berencana Terhadap Santri - Apel Gelar Pasukan Dalam Rangka Operasi Patuh Seulawah Tahun 2020 Polres Bener Meriah. - Legislatif dan Eksekutif Bener Meriah Gelar Sidang Paripurna Pertangung Jawaban APBD Tahun Anggran 2019 - Satu Pasien Probable Covid-19 Dirujuk Ke RSU Zainal Abidin Banda Aceh - Bupati Bener Meriah Berikan Penghargaan Umroh Gratis kepada Relawan Covid-19 Asal Tanah Gayo Terima - Gempa berkekuatan 4.2 SR Guncang Aceh Tengah dan Bener Meriah - Camat Bukit Pimpin Tim Gabungan Tertipkan Pedagang Yang Berjualan di Badan Jalan - MPD Lakukan Monitoring Protokol Kesehatan Sekolah Minggu Kedua Berlangsung - Penyerahan Bantuan Ketahanan Pangan di Siner Jaya Paya Ringkel -

Klarifikasi Atas Penggalan Video Seorang Ibu Yang Menangis Meraung dan Berguling-guling

31-07-2020 20:43:40

Redelong - Terkait penggalan video yang menggambarkan seorang ibu yang menanggis meraung-raung dan berguling-guling di lantai salah satu Puskesmas yang sempat viral di medsos baru-baru ini yang mengakibatkan keresahan masyarakat Bener Meriah, Aceh, dan menggiring opini negatif terhadap kinerja petugas medis dan pelayanan rumah sakit yang buruk. Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bener Meriah dalam hal ini memberikan klarifikasinya sebagai berikut.



Hasil penelusuran dan informasi dari pihak terkait terhadap video tersebut yaitu, petugas medis di Blang Rakal dan pihak Dinas Kesehatan Bener Meriah serta pihak Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Bener Meriah bahwa penggalan video tersebut terjadi pada Kamis, 30 Juli 2020 di Puskesmas Blang Rakal, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Bener Meriah. Adapun fakta dan kronologi kejadian video tersebut bahwa ibu di dalam video tersebut dicurigai terpapar covid-19 karena beliau memiliki riwayat kontak erat dengan pasien yang telah dikonfirmasi positif covid-19, suami dari ibu yang ada di dalam video tersebut.



Untuk pencegahan penularan covid -19, tim medis dan tim covid-19 membawa ibu tersebut ke rumah sakit dan hendak memeriksa (tes swab-red). Akan tetapi, saat hendak diperiksa ibu tersebut menolak dan berusaha menghindar. Ekspresi penolakan yang keras dari ibu tersebut terlihat sebagaimana di dalam video dengan menangis meraung dan berguling-guling. Sementara si bapak di dalam video berusaha menenangkan dan membujuk untuk mau diperiksa.



Demikian klarifikasi sementara yang bisa kami sampaikan. Hal-hal lebih lanjut akan disampaikan kembali setelah kami cek dan cros cek (tabayyun). Dengan klarifikasi ini, kami imbau masyarakat Bener Meriah untuk menahan diri untuk berkomentar negatif atau menyebarkan informasi yang salah demi keamanan, ketertiban, dan ketenangan daerah yang kita cintai ini.



Untuk masyakarat kita ketahui bahwa petugas medis, Rumah Sakit, Puskesmas, Dinas Kesehatan, Tim Gugus Covid-19 di wilayah Pemerintah Kabupaten Bener Meriah sedang berjuang sungguh-sungguh (bahkan sampai kena korban yang terpapar covid) untuk menangani pasien dan pencegahan penularan covid.(**)