Kepala DPMK Bener Meriah Gagas Pengelolaan Pelaporan Dana Desa Terintegrasi SID - Sebanyak 101 Peserta Ikuti Rakor PID Di Kabupaten Bener Meriah - Bupati Bener Meriah Buka Forum Rapat Koordinasi Pelayanan Publik - Bener Meriah Siap Jadi Tuan Rumah Cabor Paralayang pada PON 2024 - Tgk. Sarkawi Dampingi Ketua FASI Tinjau Lokasi Para Layang di Bener Meriah - Dinas Pendidikan Bener Meriah Bangun Gedung Aula - Bupati Bener Meriah Lepas Kontigen Porda Korpri Aceh 2019 - Penyuluhan Pecegahan KDRT Bagi Pasangan Pengantin Baru - Pemkab Bener Meriah Gelar Karnaval Meriahkan Tahun Baru Islam 1 Muharam 1441 H - Kemenag Bener Meriah Siap Sambut dan Jemput Jemaah Haji - Pengurus PMI Kabupaten Bener Meriah Periode 2019-2024 Dilantik - Pelaku Sejarah Pendiri Bener Meriah Hadir Dalam FGD Review RT/RW Kabupaten Bener Meriah - Masyaraka Blang Pulo dan Sinar Jaya Paya Ringkel Gelar Kanduri Sambut Satu Muharam Hijriah - Dinas Pendidikan Bener Meriah Gelar Sosialisasi Penyelengaraan Pendidikan Keluarga - Bupati Bener Meriah Tinjau Pelaksanaan Pilkades Serentak Tahun 2019 -

Kepala DPMK Bener Meriah Gagas Pengelolaan Pelaporan Dana Desa Terintegrasi SID

10-09-2019 20:30:30


Redelong- Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Kabupaten Bener Meriah, drh. Sofyan menggagas rancangan pelaporan dana desa yang terintegrasi dengan Sistem Informasi Desa (SID). Hal ini dinilainya akan mampu mengatasi berbagai persoalan dalam pengelolaan dana desa.

Persoalan itu antara lain lambatnya pelaporan dana desa, besarnya biaya yang harus dikeluarkan desa, dan tak efisiennya pelaporan dana desa yang harus mengentri ulang laporan dana desa di tingkat kabupaten.

"Melihat kondisi itu, muncul gagasan untuk merancang pelaporan dana desa secara terintegrasi melalui website. Berhubung desa-desa sudah menjalankan Sistem Informasi Desa (SID), nantinya dalam pengelolaan pelaporan dana desa cukup melalui web SID yang akan disediakan fiturnya," kata drh. Sofyan, di sela Sosialisasi Pengelolaan Dana Desa Terintegrasi Berbasis Sistem Informasi Desa", di Gedung Empu Beru, Komplek Perkantoran Pemda Bener Meriah, Aceh, Selasa (10/9/2019).

Drh. Sofyan menjelaskan, dengan pelaporan dana desa berbasis SID ini, akan banyak manfaat yang didapat, di antaranya, laporan dana desa bisa cepat dan akurat, desa tidak perlu membawa hardcopy dan softcopy laporan ke kabupaten yang memakan biaya, operator kabupaten pun lebih mudah merekap dana desa. "Pelaporan dana desa ini akan terintegrasi secara menyeluruh dari tingkat desa, kecamatan, hingga kabupaten," katanya.

Rancangan pengelolaan pelaporan dana desa yang berbasis SID ini merupakan proyek perubahan (proper) drh. Sofyan yang sedang mengikuti Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) 2019, yang digelar Lembaga Administrasi Negara (LAN) di Banda Aceh.

Ia berharap, untuk jangka panjang, rancangan pelaporan dana desa yang terintegrasi dalam web SID ini, bisa diimplementasikan menyeluruh di Bener Meriah.

Fitur ini lanjut dia, akan memudahkan pengelolaan dana desa dengan cepat, akurat, transparan, terintegrasi, juga memudahkan akses informasi bagi masyarakat luas. Selain itu, bisa menjadi data atau bahan pertimbangan pemerintah (kabupaten) dalam prioritas pembangunan kampung/desa.

Untuk jangka pendek, pelaporan dana desa berbasis SID ini sementara diimplementasikan di dua kecamatan, yaitu Kecamatan Gajah Putih dan Timang Gajah hingga Oktober 2019. Kemudian akan dievaluasi dan diseminarkan.

Kegiatan "Sosialisasi Pengelolaan Dana Desa Terintegrasi Berbasis Sistem Informasi Desa" tersebut bersamaan dengan kegiatan Rapat Koordinasi Tim Inovasi Desa yang diadakan DPMK Bener Meriah, di lokasi yang sama.

Kegiatan tersebut diikuti para Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat, Pendamping Desa (PD), Pendamping Lokal Desa (PLD), Tim Pelaksana Inovasi Desa (TPID), perwakilan dari kecamatan, dan pokja Tim Inovasi Kabupaten (TIK) yang berasal dari beberapa OPD di lingkungan Kabupaten Bener Meriah. (fa)