Kegiatan Pokdarwis Tingkem Satu Pohon, Sejuta Harapan Diapresiasi - Produksi Jagung Meningkat, Sejumlah Kelompok Tani Minta Perluasan Lahan - Pokdarwis Tingkem Gelar Kegiatan "Satu Pohon, Sejuta Harapan" di Destinasi Wisata Bukit Origon - Bupati Bener Meriah Akan Keluarkan Qanun Larangan Berburu Burung - Renovasi Atap Ruang Server LPSE, Website LPSE Di Nonaktifkan Sementara - Camat Bandar Tandatangani Deklarasi Kampung Anti Narkoba Dan Bebas Asap Rokok - Bendungan Sumber Air Jelobok Resmi Memiliki Qanun Perlindungan - Tahun 2020, Kabupaten Bener Meriah Akan Gelar Dua Kali Even Pacuan Kuda - Sudah Rekaman, Namun 11 Ribuan Warga Bener Meriah Belum Miliki KTP Elektronik - Sejumlah Kelompok Ternak di Bener Meriah Terima Bantuan Sapi - DPMK Bener Meriah Gelar Rapat Koordinasi TIK Dan PID - SMK N 5 Bener Meriah Gandeng Pengusaha Kopi Dari Jakarta Kembangkan Pengolahan Kopi - Pemda Bener Meriah Serukan Beberapa Larangan Meriahkan Tahun Baru Masehi 2020 - Dinsos Aceh Salurkan Bantuan Logistik Sandang Dan Pangan Ke Pintu Rime Gayo - Polres Bener Meriah Bersama Pemda Bener Meriah Tandatangani MoU Seleksi Pembinan dan Pelatihan Seleksi Anggota Polri -

Kegiatan Pokdarwis Tingkem Satu Pohon, Sejuta Harapan Diapresiasi

14-01-2020 17:55:03

Redelong- Kegiatan "Satu Pohon, Sejuta Harapan" di Puncak Burni Origon yang digagas Pokdarwis Tingkem, Kecamatan Bukit, Bener Meriah, Aceh, diapresiasi Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Bener Meriah melalui sekretarisnya Kamaruddin,
Minggu (12/1/2020).

“Selama ini masih banyak masyarakat yang bicara peduli lingkungan, tapi begitu diajak berkorban untuk lingkungan, hanya suaranya yang lantang. Kepedulian pada lingkungan tidak cukup dengan kata-kata, tapi harus dilakukan dengan perbuatan, sehingga akan berdampak langsung untuk kehidupan masyarakat penghuni bumi dan Kami sangat bangga dengan adanya kegiatan positif seperti ini" ujar Kamaruddin di sela kegiatan tersebut.

Ia berharap agar dalam mengelola objek wisata di Burni Origon menerapkan kearifan lokal. 

"Ini adalah tanggung jawab kita semua kedepannya. Akhir - akhir ini sering terjadi Bencana alam, ini seolah menjadi bukti, bahwa kita tidak boleh mengabaikan kelestarian alam apalagi merusaknya. Hikmah penting dari bencana alam adalah pembelajaran bagi kita, khususnya masyarakat Bener Meriah agar semakin tahu betapa pentingnya merawat dan melestarikan alam," pungkasnya.* (Andi/fa