Kasus Covid-19 Di Kabupaten Bener Meriah Sudah Terkendali - Asisten Pemerintahan dan Kesmas Antar Tugas Camat Bener Kelipah - MPU Kabupaten Bener Meriah Gelar Kegiatan Muzakarah Keagamaan HUKUM NIKAH DI QADHI LIAR DALAM PERSPEKTIF ISLAM DAN PERUNDANG-UNDANGAN - Pemkab Bener Meriah Salurkan 36 Ribu Masker Dari Pemerintah Aceh - Pemerintah Aceh Mulai Gebrak Masker di Bener Meriah - Meski Covid-19, Peringatan Hardikda Ke 61 Di Bener Meriah Berjalan Khitmat - Petugas Sensus Penduduk Tahun 2020 Harus Beri Edukasi Pada Masyarakat - Bener Meriah Dapat Bantuan Damkar Dari Mendagri - Kabupaten Bener Meriah Konfirmasi Penambahan 2 Kasus Positif Covid-19 - Petugas Gabungan Kabupaten Bener Meriah Sosialisasi Penggunaan Masker Di Pante Raya - Asisten II Abdul Muis, SE. MT Buka Konsultasi Publik I dan II Menggali Isu Strategis Lingkungan Hidup Dan Muatan RDTR, KLHS RDTR Perkotaan Bener Meriah - Satpol PP dan WH Bener Meriah Kembali Mensosialisasikan Penggunaan Masker - Hasil Test SWAB Tanggal 2 hingga 4 Agustus 2020, 6 Warga Bener Meriah Positif Covid-19 - Disdik Kabupaten Bener Meriah Rakor Dengan Kepsek SD, MIN Terkait Uji Coba KBM Tatap Muka - Forkopimda Kabupaten Bener Meriah Ikuti Rakor Dengan Presiden RI Tentang Penanganan Covid-19 -

Kasus Covid-19 Di Kabupaten Bener Meriah Sudah Terkendali

09-09-2020 19:02:14

REDELONG (KOMINFOBM) : Setelah sempat mengalami peningkatan yang cukup signifikan (outbreak) kasus pada akhir Juli sampai dengan Agustus 2020 yang lalu. Kondisi Covid-19 di Kabupaten Bener Meriah saat ini sudah mulai terkendali. Tercatat tidak ada penambahan pasien konfirmasi positif Covid-19, suspek atau probable di Kabupaten Bener Meriah. Hingga saat ini total 44 konfirmasi positif covid-19 dan kesemuanya sudah dinyatakan sembuh.



 



Meskipun demikian, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bener Meriah masih terus bekerja maksimal untuk melakukan upaya deteksi dini, pencegahan dan penanganan Covid-19. “Dalam kondisi seperti ini, sosialisasi tentang pencegahan Covid-19 seperti kewajiban menggunakan masker terus kita galakkan, selain itu Pemerintah Kabupaten Bener Meriah juga memperkuat pelaksaan protokol kesehatan di Fasilitas Publik” Demikian disampaikan Khalisuddin, S.Pt Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bener Meriah.



 



Terkait dengan Rancangan Peraturan Bupati Bener Meriah tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 sebagai turunan dari Inpres Nomor 6 Tahun 2020 yang juga mengatur sanksi bagi pelanggar protokol kesehatan, Khalisudin menyampaikan bahwa draft Perbub tersebut masih dalam tahap konsultasi dan Supervisi dari Biro Hukum Sekretariat Daerah Aceh “Kita berharap Perbub ini bisa segera ditetapkan sehingga penerapan disiplin pencegahan Covid-19 di Kabupaten Bener Meriah memiliki dasar hukum dan ini semua kita lakukan dengan tujuan agar Bener Meriah bisa aman dari Covid-19”



 



Kedepan salah satu PR besar dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bener Meriah adalah memperkuat komunikasi risiko terkait pencegahan dan penanganan Covid-19 kepada masyarakat. Hal ini perlu dilakukan untuk mencegah kejadian miskomunikasi antara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dengan masyarakat seperti yang terjadi beberapa hari yang lalu di RSU Munyang Kute terulang lagi. “Kami akan coba melibatkan tokoh agama, tokoh masyarakat, influencer dari kalangan muda untuk menyampaikan pesan-pesan pencegahan dan kewaspadaan Covid-19 kepada masyarakat” tutup Khalisudin.



 



Selain itu Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bener Meriah juga sedang mengembangkan inovasi Sistem Informasi Terpadu Penangananan Covid-19 Kabupaten Bener Meriah yang bertujuan untuk membangun database yang terpadu dan mempermudah administrasi pelaporan Covid-19 di Kabupaten Bener Meriah.(**)