Apel Pagi, Sesuai Arahan Bahwa Laporan Harus Sesuai Mekanisme dan Tanggung Jawab. - Serahkan Bantuan Dalam Rangka Menyambut HUT Bhayangkara ke-74 - Peringati Harganas Tahun 2020, Pemkab Bener Meriah Gelar Donor Darah - Bener Meriah Zona Hijau, Tapi Jangan Terlena - Sambut Hari Bhayangkara Ke-74 Polres Bener Meriah Gelar Kegiatan Rapid Test. - BKMT Bener Meriah Santuni Para Mualaf - Diskominfo Bener Meriah Gelar Pelatihan Online - Pemkab Bener Meriah Berikan Santunan Sembako Untuk Para Mualaf - Asisten II Setdakab Bener Meriah Hadiri Sosialisasi Dan Konsultasi Publik Studi AMDAL PLTA Samar Kilang - PMI Bener Meriah Salurkan Bantuan Korban Kebakaran - Siapkan Regulasi, Bener Meriah Pertimbangkan untuk Buka Sekolah Tatap Muka - Seluruh Kampung di Kecamatan Bener Kelipah Terima BLT-DD Tahap ke-2 - Ke-6 Kalinya Bener Meriah Terima WTP Secara Berturut-Turut - Serba Serbi Kegiatan Dalam Rangka Memperingati Hari Bhayangkara Ke-74 Tahun. - Pegawai Pengadilan Negeri Simpang Tiga Redelong Jalani Rapid Test -

Kampung Suku WIh Ilang dan TIM Kecamatan Bandar laksanakan Sosialisasi Ketahahan Pangan

29-06-2020 15:13:18

Suku Wih Ilang- sosialisasi ketahanan Pangan oleh TIM kecamatan Bandar yang dilaksanakan di menasah Kampung Suku WIh Ilang, jum’at (19/06/2020).



Sosialisasi ini adalah salah satu langkah TIM kecamatan Bandar yang terdiri dari Staf pegawai Kecamatan, Pendamping Desa, Pendamping Lokal Desa dan Penyuluh Pertanian, dalam menjelaskan program kabupaten Bener Meriah tentang ketahanan pangan yang bersumber dari dana desa tahun anggaran 2020. Dalam musyawarah tersebut dihadiri oleh Banta (sekretaris) Kampung, Petue, babinsa, aparatur pemerintahan dan Masyarakat Kampung Suku Wih Ilang.



Bapak m yusuf Sebagai Tim Menjelaskan bahwa Ketahan Panga ini Merupakan Slah satu Program Kabupaten Bener Meriah untuk mengantisipasi kekurangan pangan.



“ program ketahanan pangan ini merupakan salah satu cara kabupaten bener meriah untuk mengantisipasi kekurangan pangan yang disebabkan oleh virus corona. Sebagaimana ungkapan/ istilah orang tua dahulu” beras padi tungket imen, gadung kepile peger ni keben”. Ucapnya



“Dalam program ketahanan pangan ini masyarakat diberikan bibit dan pupuk senilai Rp.500.000,- dan petunjuk teknis (Juknis) yang sudah diberikan kepada seluruh Reje (Kepala) kampung. Jadi program ini tidak memberikan uang cash tapi bentuk barang”.Tambahnya.



Selanjutnya dari hasil sosialisasi ini akan diadakan musyawarah khusus setelah dilakukan pendataan oleh kepala dusun, sehingga pemerintah kampung dapat menentukan jenis/ komoditas pilihan masyarakat dan jumlah dana desa yang akan digunakan untuk program ketahanan pangan tahun 2020. (Operator Web)