Disdukcapil Bener Meriah Kekurangan Blangko E-KTP dan Tinta Cetak KIA - Diguyur Hujan, Masyarakat Tetap Antusias Saksikan Pertunjukan Rakyat Bahaya Narkoba - Bersama Diskominsa Aceh, Diskominfo Bener Meriah Gelar Pertunjukan Rakyat Bahaya Narkoba - Melalui Seni, Jauhi Narkoba - Kesbangpol Kabupaten Bener Meriah Gelar Sosialisasi Bahaya Narkoba Bagi Pelajar SMA - Mahasiswa Kedokteran Gigi Universitas Syiah Kuala Adakan Pengobatan Gratis Bagi Masyarakat Bener Meriah - Jalin Kerjasama dengan Bank Bantuan Program Kartu Petani Mulia (KPM) Tahap II Akan Segera Disalurkan - Aparatur Kampung di Bener Meriah Diikutsertakan Sebagai Peserta BPJS Ketenagakerjaan - Dinas Pendidikan Kabupaten Bener Meriah Bekerjasama dengan IHF Gelar Pelatihan Pendidikan Holistik Berbasis Karakter - Lantik 8 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Bupati Bener Meriah Minta Para Kadis Lebih Peka - Satpol PP Bener Meriah Razia ASN Yang Berkeliaran Pada Jam Kerja - Pemkab Bener Meriah Lepas Kafilah MTQ Aceh Ke--XXXIV - KONI Bener Meriah Siapkan Diri untuk Musorkab dan Pemilihan Ketua Umum - Penerima Bansos PKH dan BPNT di Bener Meriah akan di Tempel Stiker Rumah Tangga Miskin - Mandala, Pimpin Kembali RAPI Kabupaten Bener Meriah Periode 2019-2023 -

Diguyur Hujan, Masyarakat Tetap Antusias Saksikan Pertunjukan Rakyat Bahaya Narkoba

05-10-2019 13:51:11

 

Redelong- Dinas Komunikasi dan Persandian Aceh kerja sama dengan Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bener Meriah mengadakan pertunjukan rakyat menyampaikan penyuluhan bahaya narkoba dengan tema “Jauhi Narkoba, Tingkatkan Iman dan Taqwa”, Jumat malam (5/10/2019) di Pondok Baru, Kecamatan Bandar, Bener Meriah.

Penyuluhan dikemas dengan pertunjukan rakyat berupa seni tradisional Tanoh Gayo. Juhri, seniman yang berstatus ASN Bener Meriah, dengan syair Gayonya mampu menghipotis ratusan penonton. Meskipun diguyur hujan deras, penonton tak bergerak dari tempat duduknya.

Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Bener Meriah, Irmansyah, S.STP., M.Sos. dalam sambutannya mengatakan penyuluhan tersebut sangat tepat diselenggarakan. Karena di Pondok Baru baru saja ditangkap gembong narkoba. Walaupun yang bersangkutan bukan orang Bener Meriah dan tidak ada hubungannya dengan acara ini.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Sekdakab Bener Meriah, Khairun Aksa. Dalam arahannya, ia menyampaikan tentang efek negatif akibat kecanduan Narkoba; akan mencuri harta orang tuanya demi membeli narkoba; merusak kesehatannya; dan hilangnya semangat. 

Senada dengan Sekdakab Bener Meriah, Kasat Narkoba Polres Bener Meriah, Iptu. Muhammad Daud, SH, menyampaikan efek dari Narkoba, yaitu meningkatnya kriminalitas, turunnya kadar keimanannya, hidupnya suka menyendiri dan berhalusinasi, dan biasanya rajin jadi pemalas.

 "Bila hal ini terjadi dalam keluarga, kami harapkan kepada keluarga agar melapor kepada kami Polres Bener Meriah supaya bisa kita rehabilitasi. Tapi bila kami tangkap, ini harus melalui proses hukum," himbau Kasat Narkoba.

Lebih lanjut Kasat narkoba mengatakan, di Bener Meriah, ancaman dari bahaya narkoba tidak hanya dari ganja. Namun, sabu juga banyak dan telah merasuki semua kalangan, demikian tutupnya

Pertunjukan rakyat "bahaya narkoba" tersebut dilaksanakan pada dua lokasi berbeda. Selain di Pondok Baru (Jumat malam, 4/10/2019), juga dilaksanakan di SMPN 1 Bukit pada Sabtu Malam (5/10/2019).  Acara dimulai ba'da Isya dan berakhir sekitar pukul 23.30 WIB. *(zur/fa)