Bupati Bener Meriah Baca Puisi Di Tugu Perjuangan Rimba Raya - Kasus Covid-19 Di Kabupaten Bener Meriah Sudah Terkendali - Asisten Pemerintahan dan Kesmas Antar Tugas Camat Bener Kelipah - MPU Kabupaten Bener Meriah Gelar Kegiatan Muzakarah Keagamaan HUKUM NIKAH DI QADHI LIAR DALAM PERSPEKTIF ISLAM DAN PERUNDANG-UNDANGAN - Pemkab Bener Meriah Salurkan 36 Ribu Masker Dari Pemerintah Aceh - Pemerintah Aceh Mulai Gebrak Masker di Bener Meriah - Meski Covid-19, Peringatan Hardikda Ke 61 Di Bener Meriah Berjalan Khitmat - Petugas Sensus Penduduk Tahun 2020 Harus Beri Edukasi Pada Masyarakat - Bener Meriah Dapat Bantuan Damkar Dari Mendagri - Kabupaten Bener Meriah Konfirmasi Penambahan 2 Kasus Positif Covid-19 - Petugas Gabungan Kabupaten Bener Meriah Sosialisasi Penggunaan Masker Di Pante Raya - Asisten II Abdul Muis, SE. MT Buka Konsultasi Publik I dan II Menggali Isu Strategis Lingkungan Hidup Dan Muatan RDTR, KLHS RDTR Perkotaan Bener Meriah - Satpol PP dan WH Bener Meriah Kembali Mensosialisasikan Penggunaan Masker - Hasil Test SWAB Tanggal 2 hingga 4 Agustus 2020, 6 Warga Bener Meriah Positif Covid-19 - Disdik Kabupaten Bener Meriah Rakor Dengan Kepsek SD, MIN Terkait Uji Coba KBM Tatap Muka -

Bupati Bener Meriah Baca Puisi Di Tugu Perjuangan Rimba Raya

09-09-2020 19:10:03

REDELONG : Bupati Bener Meriah Tgk. H. Sarkawi secara mengejutkan membacakan puisi yang diciptakannya ketika hendak menghadiri kegiatan dialog dan pagelaran budaya di Tugu Perjuangan Rimba Raya, yang terletak di Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah, Aceh, Rabu (09-09-2020)



Sebelum membacakan bait puisi yang diciptakannya itu, Bupati Tgk. H. Sarkawi menyampaikan, bahwa dirinya adalah orang latah yang ingin berpartisipasi dalam acara tersebut. ” para seniman semuanya mohon maaf ini orang latah yang kepingin tampil, tadi sebelum kemari saya berpikir untuk membuat sebait puisi, karena dulu saat saya masih SD sempat membuat bait-bait puisi sedikit-sedikit, jadi tadi saya berpikir coba saya asah balik, untuk mengasah kembali, kayaknya bisa muncul kembali hasil coretan-coretan puisi yang dulu,”ucap Tgk. H. Sarkawi.



Tanpa berbasa-basi lagi bupati mulai mengucapkan bait-perbait puisi yang dikarangnya saat diperjalanan ketika hendak menghadiri kegiatan dialog dan pegelaran budaya di Tugu Perjuangan Rimba Raya tersebut hingga selesai.



Usai Bupati Bener Meriah membacakan puisi ciptaannya, kemudian giliran Bupati Aceh Tengah Sabela Abubakar membacakan puisi karya seniman Gayo Fikar W Eda,  selepas Bupati Bener Meriah dan Aceh Tengah membacakan puisi, kemudian giliran seniman Gayo LK Ara dan Pasipers Letu Edwar, dan ditutup dengan sair didong dri cehBurak Terbang Zulkarnaen AR, Mahlil, Abdul Rahman. Momen tersebut merupakan momen bersejarah yang tidak mungkin mudah terlupakan.



Bupati Bener Meriah Tgk. H. Sarkawi sebelumnnya kepada wartawan menyebutkan,  kegiatan dialog dan pagelaran budaya yang dilakasanakan oleh RRI Takengon di tugu perjuangan Rimba Raya ini adalah sebuah kegiatan yang sangat positif, dan Pemkab Bener Meriah mendukung kegiatan ini sebagai bagaian dalam upaya untuk merepitasi sejarah dan keberadan tugu Radio Rimba Raya yang mana ini adalah radio perjuangan Republik Indonesia. ”Jadi marilah kita selalu memaknai nilai-nilai perjuangan pendahulu untuk konteks hari ini, kegiatan ini sekaligus untuk mensukseskan Radio Rimba Raya pada AFI Tahun 2020,”ujar Tgk. H. Sarkawi.



 



Sementara itu Bupati Aceh Tengah Sabela Abubakar menyampaikan, dukungannya dan mengharapkan kegiatan serupa jangan hanya berhenti sampai pada kegiatan hari ini, namun, kegiatn tersebut dijadikan sebagai agenda tahunan, ”Kita harap kegiatn ini menjadi agenda tahunan kita,”ucap Bupati Aceh Tengah itu.



Pantauan dilapangan kegiatan dialog dan pagelaran budaya Musikalisasipuisi dalam rangka memeriahkan HUT RI ke-75 dan HUT RRI ke-75 dihadiri oleh unsur Forkopimda Bener Meriah, Bupati Aceh Tengah beserta jajarannya, Kadis Parawisata Bener Meriah Irmansyah, S.STP, MSP, Kadis Kominfo Bener Meriah Kalisudin, S.Pt, Ketua TP-PKK Bener Meriah Nikmah beserta anggota, Kabag Humas Dan Protokol Setdakab Bener Meriah Hasyimi, dan para seniman Gayo, serta 9 grup musikalisasipuisi yang berasal dari Bener Meriah dan Aceh Tengah.(Irham Hakim)